Sunday, October 11, 2009

Lima Jenis Manusia

Lima jenis Manusia



Bagi teman-teman semua, terutama yang beragama Islam pasti tahu kalau ada 5 jenis hukum yang dikenai dalam setiap tindakan yang kita, yaitu wajib, sunnah, mubah, makruh dan yang terakhir haram.

Wajib adalah sesuatu yang harus kita lakukan dimana bila kita tidak melaksanakan kita akan berdosa, sunnah adalah sesuatu yang apabila dilakukan kita mendapat pahala namun apabila tidak dilakukan kita rugi. Mubah adalah perbuatan yang boleh kita lakukan dan kita tidak akan mendapatkan pahala atau berdosa jika melakukannya. Apabila suatu perbuatan dilakukan kita akan rugi namun apabila tidak memberi pengaruh  apa-apa maka disebut makruh. sedangkan yang terakhir adalah haram dimana apabila kegiatan tersebut kita lakukan kita akan berdosa, namun apabila tidak kita lakukan kita akan mendapat pahala.

Alkisah, yang namanya manusia juga terbagi menjadi 5, yaitu:
1. Manusia Wajib
Seseorang disebut sebagai manusia wajib apabila dia sangat diperlukan oleh lingkungannya. Apabila dia tidak ada di lingkungannya, maka lingkungannya akan hancur.

2. Manusia Sunnah
Seseorang disebut sebagai manusia sunah apabila dia diperlukan oleh lingkungannya, tetapi tidak diperlukan dengan sangat. Apabila dia berada di lingkungannya dia akan mampu memberikan manfaat, tetapi apabila dia tidak ada lingkungannya akan biasa-biasa saja.

3. Manusia Mubah
Manusia mubah adalah manusia biasa. Ada atau tidak di lingkungannya dia tidak akan memberikan perubahan apa-apa.

4. Manusia Makruh
Manusia makruh merupakan kebalikan manusia sunah. Apabila dia berada di lingkungannya, maka lingkungannya akan rugi, namun apabila dia tidak ada, lingkungannya biasa saja


5. Manusia Haram
Seseorang disebut manusia haram apabila dia tidak dikehendaki oleh lingkungannya. Apabila dia ada, maka lingkungannya akan rusak dan apabila dia tidak ada, maka lingkungannya akan menjadi bagus dan maju.

Marilah kita merenung sejenak untuk bertanya pada kata hati kita. Sebenarnya kita ini termasuk jenis manusia yang mana. Tidak harus  bertanya kepada orang lain, atau menunggu Fatwa dari MUI untuk menjawab pertanyaan ini. Semua jawaban ada dalam diri kita sendiri.

(renungan ini saya dapat saat kuliah yang katanya bersumber dari Emha Ainunnajib)

44 comments:

  1. (maaf) izin mengamankan PERTAMA dulu. Boleh kan?!
    Renungan besar buat kita semua, nih. Manusia yang golongan mana, kita?

    ReplyDelete
  2. Semoga tidak termasuk Manusia Mugholadzoh atau Muqofafah...

    ReplyDelete
  3. Smpeyan masuk yang mana mas? :D

    ReplyDelete
  4. @alamendah: ayo yang mana kang? hehehehe

    @Marsudiyanto: nopo niku pakdhe? kok yoyo najis...

    @nahdi: pinginnya yang nomer satu kang, tapi paling baru yang tengah....

    ReplyDelete
  5. Semoga selalu bisa naik kelas dari 5 kelas jenis manusia tersebut diatas...amiin

    ReplyDelete
  6. Aku masuk jenis manusia apa yach Bro ?| :D

    ReplyDelete
  7. Aku masuk mubah aja dech, kemana2 bisa

    ReplyDelete
  8. Semoga kita gak termasuk dalam golongan manusia haram...

    ReplyDelete
  9. Semoga kita termasuk manusia wajib ini...

    Oya Untuk Bni belum ada mas...adanya Mandiri. Tapi mandiri itu rekening pribadi saya :), namun kalau mas mau silahkan menggunakan Rek Mandiri saya

    No.rek : 130-000-794-2579
    Atas Nama : YASIRLI AMRI

    Setelah itu tolong konfirmasi ke email saya (arie.ajha@gmail.com)...makasih sudah tertarik dengan langkah untuk negeriku.

    ReplyDelete
  10. Bisa jadi bahan introspeksi ini :)

    ReplyDelete
  11. Hmmm...kayaknya harus jadi manusia wajib deh.hehehe

    Salam kenal.

    ReplyDelete
  12. MANUSIA turun kemuka BUMI sejatinya membawa AMANAT SUCI dari ALLAH

    ReplyDelete
  13. Salam Cinta Damai dan Kasih Sayang
    ‘tuk Sahabatku terchayaaaaaaaank
    I Love U fuuulllllllllllllllllllllllllllll

    ReplyDelete
  14. kira kira, aku termasuk jenis yang mana ya
    hmmm

    ReplyDelete
  15. walah, jadi inget nasib para pengikut mazab teorisiyah, mas pencerah. jasad mereka ditolak dimakamkan di kampung halaman. termasuk jenis manusia apakah mereka, mas?

    ReplyDelete
  16. jawab sendiri aja deh, ga perlu nunggu Fatwa MUI.
    hehehe...
    jalan terus

    ReplyDelete
  17. semoga kita tidak menjadi manusia yang haram terhadap lingfkungan kita ;)

    ReplyDelete
  18. beghhh..aku termasuk yang mana ya???huehueheu...pengen jadi yang Wajib tapi kayanya gag punya kapasitas untuk itu..huhu,,,
    Chalief

    ReplyDelete
  19. hmmm...jd berpikir saya termasuk yg mana ya? yah, yg penting berusaha menjadi lebih baik dari hari ke hari saja lah..

    ReplyDelete
  20. semoga kita semua termasuk orang wajib..

    agar bisa bermanfaat bagi lingkungan dimana kita berpijak...

    ReplyDelete
  21. jangan jangan diriku manusia sampah

    ReplyDelete
  22. ehmm.. kl saya masuk yang mana yah??? kayaknya yg manusia sunnah.. tapi kl d kantor.. tapi nggak tahu juga dhing... Salam kenalll.. Pemalang dmn Mas? kbetulan kantor saya br ada kerjasama dg Perhutani Pemalang..

    ReplyDelete
  23. Saya nunggu fatwa MUI aja.. Soal'e mau beli apa2 harus ada label MUI, mau puasa ama lebaran nunggu MUI :)

    ReplyDelete
  24. HATI adalah UKURAN yang PASTI.. tapi seberapa banyak yang mengenali suara hatinya

    ReplyDelete
  25. Seberapa banyak MANUSIA hidup mengenali DIRI sebenar DIRInya

    ReplyDelete
  26. info yang menarik mas...
    selama ini saya taunya hanya haram dan halal

    ReplyDelete
  27. mas maksudnya ini apa...?? bisa dijelaskan seperti apa contohnya:
    "Manusia makruh merupakan kebalikan manusia sunah. Apabila dia berada di lingkungannya, maka lingkungannya akan rugi, namun apabila dia tidak ada, lingkungannya biasa saja"

    ReplyDelete
  28. saya ogah mas...ga pengen jadi manusia haram.
    btw, kalo seseorang seperti miyabi datang ke indonesia cuman pengen berlibur doang bisa dikatakan haram ga mas...??

    ReplyDelete
  29. Waduh saya mah nggak berani mengkategorikan diri termasuk manusia yang mana, biarlah 'Sang Grand Jury' yang menentukan.

    ReplyDelete
  30. Hmm, saya mau menjadi manusia sunnah dulu ah. Thx berat buat refleksinya mas.

    ReplyDelete
  31. Membaca ini saya kok miris...
    rasanya aku kok belum masuk di rangking atas... hiks

    ReplyDelete
  32. Saya sedang merenung sob...
    Termasuk manusia yang manakah diriku??
    Alhamdulillah...

    ReplyDelete
  33. jiahhh lo gitu ane manusia makruh dong.. Y_Y

    ReplyDelete
  34. pingin nya jadi manusia wajib.. :)

    ReplyDelete
  35. manusia haram?? gag mau ane jd kek gitu... lbh baek kayak sekarang mubah moga bisa jd manusia sunnah aminn... klo manusia wajib keknya kagag bisa hehe...

    ReplyDelete
  36. iya bener banget tuh ternyata banyak ya

    ReplyDelete

Silahkan berkomentar dengan sopann dan bertanggung jawab