Friday, October 30, 2009

Filosofi Wortel, telur dan kopi

Filosofi 
Wortel, telur dan kopi




Wortel, telur dan kopi merupakan benda yang tidak asing bagi telinga kita. Wortel merupakan salah satu jenis sayur yang banyak mengndung vitamin A, telur banyak mengandung protein dan kopi yang merupakan kegemaran Mbah Surip banyak mengandung kafein. Wortel, telur dan kopi ternyata mengandung filosofi yang sangat dalam. Penjelasannya adalah sebagai berikut:


Teman-teman tentu tahu kondisi apa yang akan terjadi apabila Wortel, telur dan kopi direbus ke dalam sebuah air mendidih.

Wortel yang tadinya keras, setelah direbus ke dalam air yang mendidih akan menjadi lunak.
Telur yang pada awalnya lunak, setelah direbus dalam air akan menjadi keras.
 Kopi yang awalnya berupa benda padat berbentuk bubuk, setelah direbus dalam air mendidih akan hilang  tetapi airnya berubah warna seperti kopi, dan memiliki rasa dan aroma seperti kopi pula
Air  tidak bisa mengubah bubuk kopi, justru bubuk kopi yang bisa mengubah air. Semakin panas airnya, semakin mantaff aroma kopinya.



Apabila kita bayangkan air yang mendidih adalah suatu persoalan kehidupan...

Kita bisa seperti wortel: 
Pada awalnya kita orang yang kuat dan tegar, akan tetapi setelah diuji dengan suatu permasalahan hidup kita menjadi lembek, lunak dan lemah. Tidak ada semangat lagi untuk mengarungi kehidupan

Kita bisa seperti telur:
Pada awalnya kita seorang yang lembut dan peka terhadap lingkungan sekitar. Akan tetapi, setelah mendapatkan persoalan hidup, kita berubah menjadi seseorang yang keras dan tanpa perasaan. Hati kita menjadi beku.

Kita bisa seperti bubuk kopi:
Persoalan dan permasalahan hidup tidak akan mampu mengubah diri kita, justru kita yang mampu merubah masalah kehidupan menjadi bukan masalah. Semakin banyak dan besar masalah yang kita hadapi, kita akan semakin tegar dan semakin dewasa. Kita mampu membuat hidup kita menjadi indah dari kesukaran yang kita hadapi.

Silahkan bertanya kepada Kata Hati teman-teman semua, apakah kita ingin seperti Wortel, telur ataukah bubuk kopi?


(ide cerita dari modul pelatihan PNPM MP)



44 comments:

  1. kalau saya memilih kopi aja kayaknya bagus tuch folisofinya,... walaupun warnanya hitam

    ReplyDelete
  2. kalo diriku tetep milih soewoeng aja deh soewoeng sesoewoeng soewoengnya

    ReplyDelete
  3. Filosofi kopi sangat bagus ya. Dengan ujian hidup justru mampu memberi aroma pada sekelilingnya

    ReplyDelete
  4. kalo pilih kopi .. agk jadi tambah item gak ya ... xixixixi ...

    filosofi kopi bagus keknya ;)

    ReplyDelete
  5. kayaknya sama2 penggemar kopi nich...

    ReplyDelete
  6. filosofi yang mantap juga...
    ga pernah kepikiran saya juga nih

    ReplyDelete
  7. semula kirain mao dijadiin bwt bahan makanan mas
    ternyata...
    boleh..boleh juga
    inspiratif sangad

    ReplyDelete
  8. yang pasti saya punya wortel dan telur!
    Kopi? Ah, udah hitam, pahit lagi!

    ReplyDelete
  9. Tentunya saya ingin seperti bubuk kopi.

    Dan bener banget, segala yang kita alami sebenarnya bertujuan untuk menempa dan mendewasakan kepribadian kita.

    Salah satu ciri orang yang dewasa ialah mereka yang bijak, lembut, dan peka mata hatinya.

    ReplyDelete
  10. waw mantap pencerahannya, mempunyai arti yang tinggi, makasih pencerahannya sabhabat.

    ReplyDelete
  11. wah, mantab benar filosofinya, mas pencerah, kalau bisa sih jadi seperti bubuk kopi, tapi repotnya suka diaduk-aduk pakai sendok sama para pencandu kopi. sakit juga, kan?

    ReplyDelete
  12. selain philosopinya bagus..kopi juga enak he3

    ReplyDelete
  13. Saya lebih suka gula melambangkan keikhlasan. Bayangkan saja. Kopi+Air+Gula = Wedang Kopi. Jeruk+Es+Gula = Es Jeruk. Teh+Air+Gula = Wedang Teh.....
    Gula nggak pernah disebut meski jelas merubah rasa. Meski begitu gula nggak pernah protes kok... :D

    ReplyDelete
  14. filosofi kopi?
    koyo bukune Dewi Lestari..
    *ora promosi lho*

    ReplyDelete
  15. Filosopi yg menakjubkan ..

    Salam :)

    ReplyDelete
  16. wouw...nice post mas
    aku mau jd 'bubuk kopi' aja yg ttp tegar menghadapi setiap persoalan hidup, menguraikannya shg hidup ini indah utk dinikmati. :D

    ReplyDelete
  17. jadi mana ja dech asal bisa selamat dunia akhirat

    ReplyDelete
  18. kalo gitu jadi kpi aja dech,,eenak tuh bs ngilangin ngantukk hehee

    ReplyDelete
  19. jada apa aja dech yang penting halal ^_^

    ReplyDelete
  20. aku pernah dengar hal tersebut dari guru pembina konseling di sekolahku..
    emang sukar kalau disuruh milih...
    tak ada satupunorang yang mau kalau disuruh milikh salah satu..
    hidup itu balance...
    hehehehehe
    salam kenal ja kak..
    tuker link sekalian kalau mau...

    ReplyDelete
  21. kalau saya lagi kepengin minum kopi ditemani sebutir telur mas

    ReplyDelete
  22. wortel yang dipadu dengan telor disajikan bersama kopi disajikan hangat2...
    wahhahahaha

    ReplyDelete
  23. aku wes tau diajari ngene malah karo bank dunia je mas... kekeke

    ReplyDelete
  24. dari ketiga poin tersebut saya paling suka telur, telur kecuali kopi. tapi kalao filosifinya kek gini semua pasti bakal ingin menjadi kopi.

    ReplyDelete
  25. Kemarin Google melakukan update Page Rank, http://upex.blogspot.com/ naik ke peringkat 2. Makasih utk dukungannya sob...
    Tp, koq link ku ga ada di blog km ya sob???
    Link km masih ak pasang di "TEMAN UPEX" lho...
    Tlg di cek lg...
    Makasih...

    ReplyDelete
  26. Wortel suka, telur kagak (suka timbul jerawat) hihihi

    ReplyDelete
  27. maunya sih bisa seperti kopi, tapi itu sulit ..
    sulit sekali bahkan ..


    Cara Membuat Website

    ReplyDelete
  28. jadi kopi dong... ada tambahan mas. kopi ketika dikumpulkan dengan barang busuk, kopi mampu menghilangkan aroma tidak sedapnya. mantab khan.

    ReplyDelete
  29. kalo yang pernah saya denger, wortelnya tu, diganti ama kentang, kan ampir sama aja ya ? he he he

    ReplyDelete
  30. sudah merasakan semuanya. kalau bisa kita semua bisa mengalami ke 3 hal diatas biar kita kedepannya bisa lebih bijaksana lagi dalam menghadapi suatu permasalahan.

    ReplyDelete
  31. TELUR DAN KOPI MAKANAN DAN MINUMAN FAVORIT SAYA MAS

    ReplyDelete
  32. semoga aku bisa selayaknya kopi :)

    ReplyDelete
  33. pengennya sih jadi kopi, tapi ngga tau kenapa belakangan malah jadi wortel.. :'(

    ReplyDelete
  34. boleh jd kopi asal dikasih susu... :D

    ReplyDelete
  35. kopi emaank kesukaan gw... tiada hari tanpa ngopi..

    ReplyDelete
  36. aku lah sang bubuk kopi itu , folosofinya lebih bagus diantara ketiganya

    tapi ada komentator yang ngeselin sambil spam kurang ajar

    ReplyDelete
  37. @shinta : setuju dah ama dirimu
    abang pencerah ini filosoft apa PNS sih >?

    ReplyDelete
  38. filosofinya bagus membuat kita lebih bisa intropeksi diri

    ReplyDelete

Silahkan berkomentar dengan sopann dan bertanggung jawab