Thursday, April 10, 2014

Pesawat Kepresidenan Republik Indonesia

Pesawat Kepresidenan 
Republik Indonesia


Bukanlah menjadi rahasia jika Presiden SBY saat ini belum memiliki pesawat kepresidenan yang merupakan pesawat terbang dinas bagi Presiden. Meskipun dulu sempat di siarkan berita tentang pembelian pesawat kepresidenan yang di luar dugaan menuai polemik di masyarakat namun seiring berjalannya waktu tiba2 nongol juga Pesawat Kepresidenan yang ternyata memang sudah dipesan dari dulu.

Pesawat Boeing Bussiness Jet 2 Green yang akan menjadi pesawat dinas presiden tersebut datang pada hari ini 10 April 2014 dan mendarat dengan sukses di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur. Pesawat senilai Rp820 miliar dengan warna dominan biru muda ini memiliki beberapa fitur keamanan yang canggih, salah satunya anti serangan rudal. 

Pesawat Kepresidenan mulai dibuat pada 2011 di Seattle, Amerika Serikat. Pesawat dengan kapasitas 50 penumpang ini memiliki panjang sayap 30,7 meter, tinggi 13,5 meter, dan panjang badan 38 meter. Di tubuh pesawat terdapat tulisan "Republik Indonesia", lambang Garuda Pancasila, dan lambang lembaga Kepresidenan. Di bagian ekor, terdapat lambang bendera Merah Putih. 

Berikut spesifikasi lengkap pesawat kepresidenan Boeing Bussiness Jet 2 Green.
Mesin : 2 Mesin CFM56-7
Sejarah pesawat : pembuatan dilakukan sejak tahun 2013 (Date Manufacture)
Kemampuan Terbang: Ketinggian Maksimum 41.000 Feet.
Endurance (Daya Jelajah) 10 Jam.
Kecepatan Jelajah Maksimum : 0,785 Mach.
Kecepatan Maksimum : 0,85 Mach
Jangkauan Jelajah Maksimum : 4.620 Nm / 8.556 Km
Ukuran pesawat
1. Rentan Sayap : 35,79 Meter
Panjang Badan : 38 Meter
Tinggi Pesawat : 12,50 Meter
Data Muat : 4 VVIP Clas Meeting Room,
2 VVIP Clas (State Room)
12 Executive Area
44 Staff Area

Berikut penampakan pesawat kepresidenan yang dirangkum dari berbagai sumber:

Sunday, March 30, 2014

Kehilangan Tempat Bermain

 Kehilangan Tempat Bermain


Dulu waktu masih kecil, yang namanya permainan anak-anak begitu sering dilakukan. Ada yang namanya nekeran (stin), jamuran, gobag sodor, jepitan, bentik, dakon, sudah manda, lompat tali, jetungan, ingklo, gamparan dan lain sebagainya. Dan hampir semua anak bisa memainkan permainan yang bersifat kolosal ini demi kebersamaan.

Beda halnya sekarang, anak-anak lebih mengenal pleistesyen alias PS, nitendo, time zone, kids fun, fantasia dan permainan lainnya yang rata-rata bersifat soliter. Gimana mau tahu permainan tradisional diatas, la wong lahan yang biasa digunakan untuk bermain saja sudah hilang. Lapangan-lapangan semakin terdesak, apalagi lahan pekarangan termasuk halaman yang dulunya jadi tempat berkumpul dan bermainnya anak-anak.

Beruntunglah bagi manusia yang tinggal di pedesaan karena meskipun sedikit setidaknya masih ada lahan terbuka yang bisa digunakan untuk tempat bermain anak-anak. Bagi yang tinggal dikota, untuk mengatasi kejenuhan sementara waktu dengan bermain di tempat-tempat yang dipaksanakan untuk wahana permainan anak-anak di mall ataupun wahana permainan modern lainnya. 

Dan waktu libur adalah pelampiasan yang tepat untuk pergi ke luar kota mencari tempat yang lapang dan enak untuk area bermain. Tak heran mereka rela bermacet-macet ria untuk pergi ke pantai untuk sekedar main pasir, ke gunung melihat pemandangan alam, ke taman, tempat permainan air ataupun kebun binatang asal anak-anak mereka bisa bermain.

Semoga kita terus peduli dengan kebutuhan bermain anak-anak kita


Monday, March 10, 2014

Fortuner Diesel Berpenggerak 4x4

Seiring dengan semakin ketatnya persaingan SUV kelas  menengah membuat Toyota yang merupakan salah satu pabrikan mobil paling besar di Indonesia mulai berbenah.  
Pertengahan tahun ini, direncanakan Toyota akan mengenalkan Fortuner diesel berpenggerak 4x4. Hal itu akan dilakukan mengingat selama ini Toyota hanya memasarkan Fortuner dalam dua pilihan mesin, 2.5 liter diesel dan 2.7 liter bensin. 

Ingin tahu kebenaran berita ini...?   Kita tunggu saja tanggal mainnya

Saturday, March 1, 2014

Antoine Griezmann

Di dalam dunia sepakbola, tiap tahun muncul ratusan orang bibit baru meskipun yang terkespos media hanya beberapa orang saja.  Dan dalam bulan februari 2014 ini, salah satu bintang baru yang menjadi sorotan media adalah Antoine Griezmann.  Pemain muda Perancis kelahiran 21 Mar 1991 ini mencuat saat Real Sociedad menaklukkan Barcelona, 22 Februari 2014 dengan mencetak satu gol dan satu assist yang membuat Barca takluk 1-3.

Akselerasi dan larinya yang cepat membuat pemain dengan  posisi utama di sayap kiri atau penyerang ini  membuat pelatih Prancis, Didier Deschamps  tak ragu untuk memanggil Griezmann  dalam  laga persahabatan kontra Belanda, 15 Maret 2014

Kegemilangan Griezmann  yang tampil konsisten di  La Liga musim ini membuat banyak klub top Eropa meminatinya.   Pemain 22 tahun ini telah mencetak 15 gol di La Liga, hanya kalah dari gol Cristiano Ronaldo dan Diego Costa. Menurut surat kabar Catalan, Sport, setidaknya ada 4 klub yang mengincar tanda tangan pemain ini. Klub-klub tersebut adalah Juventus, Paris Saint-Germain, Real Madrid, dan Arsenal.

Semoga saja permainan Antoine Griezmann semakin matang sehingga bisa menjadi bintang dan mampu mengangkat Perancis di kancah sepakbola internasional


Berita terkait:


Friday, February 21, 2014

Sadap Jokowi


Dalam dunia intelejen, sadap menyadap adalah hal yang biasa dan hampir semua negara melakukan. Dan di beberapa negara, menyadap warga negara legal untuk dilakukan selama berkaitan dengan keselamatan negara atau penduduknya.

Akhir-akhir ini, berita tentang sadap menyadap menjadi tontonan yang datang silih berganti. Berawal dari bocornya berita intelejen australia yang menyadap presiden SBY dan pejabat-pejabat lain di Indonesia, kini beredar kabar bahwa Jokowi juga disadap.  Seorang tokoh partai pengusung Jokowi dalam pilgub DKI mengeluarkan pernyataan di media bahwa pihaknya menemukan tiga alat sadap di rumah dinas Jokowi, di Menteng, Jakarta Pusat. Alat sadap itu ditemukan di ruang tamu, ruang makan, dan kamar tidur Jokowi. Tiga alat sadap itu ditemukan setelah PDI-P melakukan penggeledahan di rumah Jokowi.(http://indonesiasatu.kompas.com). Jokowi sendiri ketika dikonfirmasi hanya tersenyum saja dan mengatakan bahwa sebenarnya berita itu terjadi akhir tahun kemarin dan ditanggapi dengan biasa saja.

Dan kalau kita jeli, sebenarnya penyadapan terjadi juga pada diri kita, bahkan kegiatan itu dilakukan selama 24 jam sehari. Dari kita bangun sampai tidur lagi ternyata kita di sadap oleh malaikat yang mencatat semua kebaikan dan keburukan kita. Jadi setuju dengan Pak Jokowi, biasa sajalah kita menskapinya, gak pelu dilebih-lebihkan.

Thursday, February 13, 2014

Mrie Ge-Es

Dalam salah satu syair disebutkan bahwa salah satu tombo ati  adalah berkumpul dengan orang sholeh mungkin hal itu dimaksudkan agar kita bisa mendapatkan manfaat terutama bisa mencontoh kesolehan orang yang kita kumpuli tersebut. Walaupun kita termasuk golongan yang tidak memungkinkan menyandang gelar sholeh, minimal kita dianggap sholeh karena berkumpul dengan orang-orang tersebut.
 
Dan itu bukan hanya berlaku untuk orang sholeh saja, tapi untuk orang-orang yang lain termasuk budayawan. Sekedar nostalgila hampir satu tahun yang lalu, ketika ada peresmian Jalan Kampung SEMBADA UKIR dan Taman Baca Masyarakat (TBM) Nafa 2, Desa Petekeyan, Tahunan, Jepara, saia diberi kesempatan untuk bertemu dan berkumpul dengan seorang budayawan dan motivator yang cukup terkenal dan insya allah juga sholeh Mas Prie GS

Semoga saja kesuksesan  dan kemampuan Mas Prie GS bisa menular ke orang disebelahnya, meskipun hanya 90 atau 99,99% sehingga saia dapat laku seperti beliau. Aamiien.

Thursday, February 6, 2014

KRI Usman Harun

KRI Usman Harun

 
Seiring dengan komitmen yang pernah di kemukakannya,  Presiden SBY di akhir pemerintahannya banyak melakukan pembelian alutsista untuk memperkuat TNI sebagai garda terdepan dalam upaya pertahanan dan keamanan negara kita. Dari pembelian MBT, pesawat tempur berbagai jenis, salah satunya Super Tucano, hingga kapal laut.

Salah satu pembelian alutsista terbaru yang banyak dibicarakan adalah pembelian tiga kapal fregat yang dari Inggris. Bukan karena kehebatannya, tapi penamaan salah satu dari ketiga kapal tersebut yang mendatangkan keberatan dari pihak Singapura yaitu KRI Usman Harun.  Layaknya kapal-kapal yang lain, pemberian nama menggunakan nama pahlawan adalah hal yang wajar baik itu di indonesia, maupun di luar negeri. Dan nama Usman Harun diambil dari dua orang Pahlawan Nasional RI  bernama Usman Janatin bin Haji Muhammad Ali  dan Harun Said. Usman Janatin dan Harun Said merupakan anggota Korps Komando Angkatan Laut (KKO) yang sukses melaksanakan tugas negara pada saat konfrontasi dengan Malaysia.

Pada tanggal 10 Maret 1965 Usman Janatin bin Haji Muhammad Ali, Gani bin Arup  dan Harun Said berhasil meledakkan bangunan Mac Donald House yang terletak di pusat kota Singapura sehingga  menimbulkan kegemparan dan kekacauan bagi masyarakat Singapura. Mengetahui aksinya berhasil membuat kekacauan di kota musuh, mereka bertiga melarikan diri, dimana Harun dan Usman melarikan diri bersama-sama melalui jalur laut dan Gani bin Arup memisahkan diri melalui jalan yang lain. Menggunakan motor boat rampasan, Harun dan Usman berupaya melarikan diri dengan ,menyeberang ke Pulau Sambu yang masuk dalam wilayah RI. Namun sayang begitu sayang, di tengah perjalanan  motor boat mereka mengaalami kerusakan mesih sehingga dapat ditangkap oleh tentara musuh.  Setelah di adili, akhirnya kedua pahlawan kita tersebut divonis hukuman mati dengan cara digantung. Pemerintah Indonesia pun melakukan berbagai usaha untuk meminta pengampunan atau keringanan, hukuman, namun tidak berhasil

Penamaan KRI Usman Harun membuat Pemerintah Singapura melakukan protes karena  penamaan ini akan melukai perasaan rakyat Singapura, terutama keluarga korban dalam peristiwa pengeboman MacDonald House di Orchard Road, Singapura. 

Dan kalau dicermati, protes dari pemerintah Singapura ini tidak berdasar. Selain merupakan salah satu bentuk intervensi terhadap tatanan, aturan, prosedur dan kriteria penilaian sendiri untuk menentukan seseorang mendapat kehormatan sebagai pahlawan. Selain itu, kalau protes ini di tanggapi dan di laksanakan oleh pemerintah RI, bisa jadi pemerintah Belanda di kemudian hari juga akan melakukan protes terhadap penamaan alutsista RI yang menggunakan nama pahlawan karena sebagian besar pahlawan RI merupakan musuh bagi pemerintah Belanda pada saat itu

Akhirnya kita harus mengucapkan selamat datang pada KRI Usman Harun, KRI Bung Tomo dan KRI John Lie