Wednesday, April 22, 2009

Mobil Murah, sebuah Blunder Pemerintah

Mobil Murah: Sebuah Blunder Pemerintah


Baru saja saya baca berita dari detik, pemerintah sedang merengek-rengek kepada produsen mobil untuk memproduksi mobil murah. Berbagai kebijakan telah dipersiapkan sebagai upaya melobi para produsen tersebut.

Saya sendiri jadi bingung dengan pejabat-pejabat pemerintahan itu. Kemungkinan besar mereka tidak pernah bermain catur atau permainan otak yang lain. Terbukti, dalam membuat kebijakan mereka tidak pernah berfikir untuk waktu yang akan datang. Atau justru pikiran mereka memang dangkal sehingga tidak mampu berfikir beberapa langkah ke depan.

Apabila hal itu jadi kenyataan, bisa dibayangkan apabila dikemudian hari jalan-jalan kita semakin penuh dengan mobil. Kemacetan semakin merajalela, polusi semakin menjadi, kecelakaan meningkat dan lain sebagainya. Pemerintah tidak akan mampu mengimbangi pertambahan jumlah mobil dengan pembangunan jalannya. Atau mungkin mereka akan menggusur permukiman, perkantoran dan bangunan lain untuk dibangun jalan. Orang-orang akan seperti keong karena mereka akan tinggal dimobil yang bisa dibawa kemana-mana.

Harusnya pemerintah menekan jumlah mobil dengan menggalakkan angkutan umum yang berkualitas dan sarana prasarana penunjangnya. Busway, subway, monorel, car free day dan lain-lain merupakan solusi kritis bagi kita semua. Semoga kehidupan kita semakin berkualitas dengan berkurangnya kemacetan

21 comments:

  1. Apa bener berita itu mas? Makin gila aja para pejabat negara kita ini.

    ReplyDelete
  2. atu lagi yang mesti digalakin (tapi jangan galak-galak yak?!).

    iaitu: baektuworek. b2w.

    ReplyDelete
  3. Belum kepikiran beli, meskipun harganya murah...
    (rak nduwe nggon)

    ReplyDelete
  4. seharusnya transportasi publik yang di benahi

    ReplyDelete
  5. walah, lha kok ya ndak melihat jalan2 raya di kota besar toh, mas pencerah? pemerintah iki piye toh? masyarakay negeri ini kan terkenal konsumtifnya. lha wong harga mobil sethikruk aja jalanan dah macet, apalagi kalau ada mobil murah. bisa2 setiap gang ndak bisa dilewati.

    ReplyDelete
  6. Biar dikata murah...ga napsu mo beli mobil lagi.....mo jalan kaki aja kalo bisa biar itung itung olah raga(kalo bisa)

    ReplyDelete
  7. wah wedyaaan tenan...!!!


    -tuku ah...:d

    ReplyDelete
  8. sarana umum aja yg ditambah & dikembangkan sebaik2nya
    tapi harus betul2 bebas asap rokok

    ReplyDelete
  9. Lho, baru tau saya soal itu. Setuju deh ama pendapat mas. Gak bisa komen banyak nih.

    ReplyDelete
  10. aneh aneh aja pemikiran mereka

    ReplyDelete
  11. Menurut saya ini ... oknum-oknum yang pingin memperkaya diri sendiri ... dengan melobi kan dia dapat komisi dari produsen mobil ... gila

    ReplyDelete
  12. iya nih setujuh .. makin macet aja deh

    ReplyDelete
  13. beneran ini beritanya ??? dah makin kacau aja nich....

    ReplyDelete
  14. Makin padet aja deh jakarta,,,, huuuuuuuuhhhhh

    ReplyDelete
  15. Aetuju mas, bener banget. Kalau mobil jadi murah, bakal makin banyak yang beli mobil. Wah jadi tambah macet tuh

    ReplyDelete
  16. iyah mustinya pemerintah lebih menekankan ke sarana transportasi umum...

    supaya rada bagusan dikit,

    ReplyDelete
  17. terlalu konsumtif, pengeluaran bukan utk produksi

    ReplyDelete
  18. Mobil mahal aja jalan macet
    Apalagi kalo murah :D

    ReplyDelete
  19. kalau dikasih moboil2an mau nggak yah.???

    ReplyDelete
  20. jadi tambah macet jalanan. saya setuju sekali jika digalakkan sarana transportasi umum yang murah dan nyaman.

    ReplyDelete

Silahkan berkomentar dengan sopann dan bertanggung jawab