Tuesday, April 9, 2013

Kenapa Kita Dilarang Makan Daging Babi

KENAPA KITA DILARANG MAKAN DAGING BABI ?

Fakta-fakta berikut cukup membuat seseorang untuk segera menjauhi babi:
1. Babi adalah hewan yang kerakusannya dalam makan tidak tertandingi hewan lain. Ia makan semua makanan di depannya. Jika perutnya telah penuh atau makanannya telah habis, ia akan memuntahkan isi perutnya dan memakannya lagi, untuk memuaskan kerakusannya. Ia tidak akan berhenti makan, bahkan memakan muntahannya.
2. Ia memakan semua yang bisa dimakan di hadapannya. Memakan kotoran apa pun di depannya, entah kotoran manusia, hewan atau tumbuhan, bahkan memakan kotorannya sendiri, hingga tidak ada lagi yang bisa dimakan di hadapannya.
3. Ia mengencingi kotoranya dan memakannya jika berada di hadapannya, kemudian memakannya kembali.
4. Ia adalah hewan mamalia satu-satunya yang memakan tanah, memakannya dalam jumlah besar dan dalam waktu lama, jika dibiarkan.
5. Kulit orang yang memakan babi akan mengeluarkan bau yang tidak sedap.
6. Penelitian ilmiah modern di dua negara Timur dan Barat, yaitu Cina dan Swedia -- menyatakan: daging babi merupakan merupakan penyebab utama kanker anus dan kolon. Persentase penderita penyakit ini di negara-negara yang penduduknya memakan babi, meningkat secara drastis. Terutama di negara-negara Eropa, dan Amerika, serta di negara-negara Asia (seperti Cina dan India). Sementara di negara-negara Islam, persentasenya amat rendah, sekitar 1/1000. Hasil penelitian ini dipublikasikan pada 1986, dalam Konferensi Tahunan Sedunia tentang Penyakit Alat Pencernaan, yang diadakan di Sao Paulo.

Kini kita tahu betapa besar hikmah Allah mengharamkan daging dan lemak babi. Untuk diketahui bersama, pengharaman tersebut tidak hanya daging babi saja, namun juga semua makanan yang diproses dengan lemak babi, seperti beberapa jenis permen dan coklat, juga beberapa jenis roti yang bagian atasnya disiram dengan lemak babi. Kesimpulannya, semua hal yang menggunakan lemak hewan hendaknya diperhatikan sebelum disantap. Kita tidak memakannya kecuali setelah yakin bahwa makanan itu tidak mengandung lemak atau minyak babi, sehingga kita tidak terjatuh ke dalam kemaksiatan terhadap Allah SWT, dan tidak terkena bahaya-bahaya yang melatarbelakangi Allah SWT mengharamkan daging dan lemak babi.

Dari buku: Hidangan Islami: Ulasan Komprehensif Berdasarkan Syari'at dan Sains Modern

8 comments:

  1. pasti ada hikmah dibalik sebuah larangan, meski tidak terjangkau oleh akal kita...

    ReplyDelete
  2. kalo yang makan kambing nanti resikonya kena stroke

    ReplyDelete
  3. kalau rokok? ada berapa penyakit yg disebabkan olehnya?
    hukumnya gimana?

    ReplyDelete
  4. Luarbisa dampaknya ya. . .semoga yang msih makan babi bisa segera memahami. .
    Salam kenal

    ReplyDelete
  5. setiap yg dilarang pasti ada hikmah di dalamnya

    ReplyDelete
  6. ada hikmat yang tersirat dan tersurat

    ReplyDelete
  7. karena daging babi sangat dilarang dan diharamkan menurut agama islam ,

    ReplyDelete

Silahkan berkomentar dengan sopann dan bertanggung jawab