Wednesday, February 29, 2012

Biografi Hoegeng

Biografi Hoegeng


Di dalam beberapa kesempatan, Gus Dur pernah berkata, "Di Indonesia, hanya ada tiga polisi yang jujur, yaitu polisi tidur, patung polisi dan Hoegeng".

Hoegeng yang disebut-sebut oleh Gus Dur sebenarnya adalah Jendral Hoegeng Imam Santoso, mantan Kapolri yang lahir di Pekalongan pada tanggal 14 Oktober 1921. Beliau menamatkan pendidikan dasarnya di HIS pada tahun 1934 dan dilanjutkan menempuh pendidikan di MULO hingga 1937 dan mengenyam pendidikan di AMS Westers Klasiek.  Setelah itu, dia belajar ilmu hukum di Rechts Hoge School Batavia tahun 1940.

Karier kemiliteran Hoegeng muda di dapat setelah beliau mengikuti latihan kemiliteran Nippon (1942) dan Koto Keisatsu Ka I-Kai (1943). Jabatan pertama yang di embannya adalah sebagai Wakil Kepala Polisi Seksi II Jomblang Semarang pada tahun 1944 dan setahun kemudian di angkat menjadi Kepala Polisi Jomblang dan Komandan Polisi Tentara Laut Jawa Tengah. Tahun 1950, Hoegeng mengikuti Kursus Orientasi di Provost Marshal General School pada Military Police School Port Gordon, George, Amerika Serikat. Dari situ, dia menjabat Kepala DPKN Kantor Polisi Jawa Timur di Surabaya (1952). Lalu menjadi Kepala Bagian Reserse Kriminil Kantor Polisi Sumatera Utara (1956) di Medan. Tahun 1959, mengikuti pendidikan Pendidikan Brimob dan menjadi seorang Staf Direktorat II Mabes Kepolisian Negara (1960), Kepala Jawatan Imigrasi (1960), Menteri luran Negara (1965), dan menjadi Menteri Sekretaris Kabinet Inti tahun 1966. Setelah Hoegeng pindah ke markas Kepolisian Negara kariernya terus menanjak. Di situ, dia menjabat Deputi Operasi Pangak (1966), dan Deputi Men/Pangak Urusan Operasi juga masih dalam 1966. Jabatan terakhir beliau adalah Kepala Kepolisian Negara pada 5 Mei 1968 yang selanjutnya berubah menjadi Kapolri.

Beberapa hal yang menonjol selama Hoegeng bertugas antara lain pewajiban penggunaan helm bagi pengendara sepeda motor, di mana pada saat itu penggunaan helm bagi pemotor merupakan hal yang baru bagi masyarakat indonesia.
Beliau pernah juga membuat kehebohan pada saat di tunjuk sebagai Kepala Reskrim Sumatra Utara di Medan. Saat pertama kali sampai di Medan, beliau tidak mau menempati rumah dinasnya dan memilih tinggal di hotel setelah tahu jika perabotan yang ada dalam rumah dinasnya berasal dari cukong-cukong pengusaha yang sering memanfaatkan oknum-oknum polisi demi kepentingan mereka. Selanjutnya beliau mau mendiami rumah dinas tersebut setelah semua isi (perabot) yang tidak jelas sumbernya di keluarkan dan di letakkan di pinggir jalan.
Dalam suatu kesempatan, Hoegeng pernah menyuruh ajudannya untuk mengembalikan motor yang tiba-tiba di kirim oleh perusahaan motor baru ke garasi rumahnya. Bahkan satu hari sebelum di angkat sebagai Kapala Jawatan Imigrasi beliau memerintahkan istrinya yang saat itu memiliki usaha penjualan bunga untuk menutup tokonya. Beliau takut jika semua yang berhubungan dengan imigrasi akan membeli bunga di toko istrinya dan itu akan memberikan kerugian pada toko-toko bunga lainnya.


Hoegeng diberhentikan dari Kapolri oleh Presiden Soeharto karena berani mengungkap kasus penyelundupan mobil mewah lewat Pelabuhan Tanjung Priok yang di dalangi oleh Robby Tjahyadi atau Sie Tjie It dan di duga melibatkan keluarga cendana. Beliau semakin di kucilkan oleh pemerintahan orde baru setelah terlibat dalam lahirnya Petisi 50 yang mengkritik Soeharto karena menafsirkan Pancasila terlalu sempit dan mempromosikan kerja sama ABRI dengan Golkar.

Pada tanggal 14 Juli 2004, akhirnya Beliau di panggil ke haribaanNya di RSCM karena menderita sakit stroke dan Pendarahan Lambung. Jendral yang sangat termasyhur itu akhirnya di makamkan di TPU Gintama , Bojong Gede Bogor, bukan di taman makam pahlawan layaknya pahlawan-pahlawan yang lain.
(dari berbagai sumber)

56 comments:

  1. singkat padat, dan jelas.. dadi kelingan, suwun kang

    ReplyDelete
  2. Ini adalah salah satu polisi terbaik Indonesia :)

    ReplyDelete
  3. Kini masihkah ada yang seperti beliau?.

    ReplyDelete
  4. Kalau sekarang beliau yang memimpin, pasti terjadi banyak perubahan di dalam tubuh polri.

    ReplyDelete
  5. ini polisi yang kata orang paling jujur itu ya. hanya ada 3 polisi jujur, patung polisi, polisis tidur dan hoegeng. Keren.

    ReplyDelete
  6. your post is nice.. :)
    keep share yaa, ^^
    di tunggu postingan-postingan yang lainnya..

    jangan lupa juga kunjungi website dunia bola kami..
    terima kasih.. :)

    ReplyDelete
  7. postingan yang sangat menarik :)
    sangat bermanfaat.. ^_^
    keep posting yaa..

    ingin barang bekas lebih bermanfaat ?
    kunjungi website kami, dan mari kita beramal bersama.. :)

    ReplyDelete
  8. saya malah batu tahu lhoo..salam kenall ya,,Hoegeng haru ditiru donkk,kalau tetangga saya yg bernama sougeng pa kah sama gak ya sama HOegeung,,soalnya dia juga TNI

    ReplyDelete
  9. andai banyak Hoegeng di era baru ini...

    ReplyDelete
  10. saya sebagai warga kota pekalongan sangat terharu dan simpatik sifat beliau, di zaman sekarang susah sekali polisi yg sosok nya seperti beliau

    ReplyDelete
  11. Seandainya ada banyak wakil rakyat seperti hoegeng. bisa saja negara ini akan menjadi negara yang besar.

    ReplyDelete
  12. dah lama ndak baca tulisan ttg pak Hoegeng :)

    ReplyDelete
  13. nice :)
    saya senang mengikuti postingan anda
    postingan yang menarik .

    salam kenal yya dan sempatkan mampir ke
    website kami.

    ReplyDelete
  14. i love ur post, keep share^^
    mampir balik ke website kami yaa...
    berbagi pada sesama dengan mengunjungi http://hapeduli.hajarabis.com/

    ReplyDelete
  15. Salut pada tindakan & idealisme beliau. Sayang, idealismenya malah membuat dia disingkirkan oleh atasannya sendiri...

    ReplyDelete
  16. jaman sekarang siapa ya yang bisa dijadikan teladan di kepolisian???

    ReplyDelete
  17. memang polisi yang jujur adalah pak hoegeng dan polisi tidur

    ReplyDelete
  18. belum ad penerus sosok beliau :(

    ReplyDelete
  19. jaman sekarang ini, siapakah kiranya yang mau menjadi penerusnya?

    ReplyDelete
  20. rasanya sekarang belum ada penerusnya ya

    ReplyDelete
  21. dulu pernah baca sedikit biografinya, beliau memang orang yang hebat, nice post sob...salam.

    ReplyDelete
  22. salam kenal pak Hoegoeng.. serius, saya baru tahu sosok beliau setelah baca postingan disini..

    ReplyDelete
  23. hormat buat pak hugeng, hebat juga yah gusdur cuma ada tiga polisi tidur patung polisi dan pak hugeng hehehehe...gitu aja ko repot

    ReplyDelete
  24. apakah masih ada sosok seperti beliau?

    ReplyDelete
  25. info yang sangat bermanfaat sekali ini gan..

    ReplyDelete
  26. sosok beliau pasti sangat baik sekali , ada kah yang seperti dia di jaman sekarang .

    ReplyDelete
  27. Saya kebetulan sudah pernah membaca buku yg mengisahkan tentang beliau...
    Melihat pribadi beliau dan kemudian membandingkan dengan polisi2 sekarang seolah saya berada dialam mimpi saat membaca buku tersebut...

    ReplyDelete
  28. terimakasih atas informasinya
    bermanfaat bagi saya
    semoga bermanfaat bagi kita semua

    ReplyDelete
  29. terimakasih atas informasinya
    bermanfaat bagi saya

    ReplyDelete
  30. Saya kebetulan sudah pernah membaca buku yg mengisahkan tentang beliau...

    ReplyDelete
  31. Salam Hormat u ALm Pak Hoegeng...

    ReplyDelete
  32. terima kasih atas info nya sangat menarik dan sangat bermanfaat buat para pembacanya,,

    ReplyDelete
  33. di banding sekarang tidak ada yang begitu,tapi kalau polisi tidur banyak hehehee

    ReplyDelete
  34. salam hormat pak hugeng,seandainya masih ada orang yang seperti bp sampai hari ini negara indonesia pasti tidak ada yang macem-macem

    ReplyDelete
  35. polisi yang paling jujur sekarang ya polisi tidur ga ada yang lain

    ReplyDelete
  36. bunda sangat senang sekali jika saat ini ada polisi seperti pak hoegeng

    ReplyDelete
  37. saya berharap ada polisi-polisi generasi baru yg seperti beliau...selamat jalan jendral...

    ReplyDelete
  38. pada zaman skrang sangat langka
    sosok polisi sperti beliau

    ReplyDelete
  39. pada kenyataannya, memang tidak ada polisi yang benar-benar jujur. dari awal masuk menjadi polisi saja sudah tidak jujur. :v

    ReplyDelete

Silahkan mencela, menghina, atau memuji.
Beeebassss
Matur tengkyu semua