Tuesday, January 17, 2012

Toilet Ekslusif untuk Dewan Pemikir Rakyat

Toilet Ekslusif  untuk Dewan Pemikir Rakyat



Sebelum membaca tulisan ini, perlu diketahui oleh teman-teman bahwa saia tidak sedang membahas kelakuan Dewan Perwakilan Rakyat yang katanya terhormat. Saia hanya ingin mengulas kelakuan dari Polit Biro perpolitikan di negara  yang bertajuk Republik Antah Barantah yaitu mereka yang dusuk di Dewan Pemikir Rakyat.

Berbeda dengan Dewan Perwakilan Rakyat yang ada di negara kita, DPR Republik Antah Barantah ini sangat menikmati kerja mereka sesuai dengan nama dan tupoksi yang sudah di atur yaitu memikirkan rakyat. Sebagai seorang Pejuang Pemikir dan pemikir pejuang, setiap hari mereka hanya di beri tugas untuk berfikir, berfikir dan berfikir saja. Semua permasalahan yang di hadapi rakyat langsung mereka pikirkan, baik secara sendiri maupun bersama-sama melalui sidang maupun rapat.

Dan perlu teman-teman ketahui, ternyata ada tempat yang paling sering digunakan oleh Dewan Pemikir Rakyat di negara Antah Barantah untuk bertugas yaitu TOILET. Rupanya dengan setiap hari merenung dan menghabiskan waktu di toilet, pemikiran mereka menjadi lebih tajam, aktual dan terpercaya. Berbeda dengan sidang-sidang yang biasa dilakukan oleh bangsa-bangsa di negara lain, hampir 90 % sidang yang dilakukan oleh DPR negara Antah Barantah dilakukan di tolet masing-masing dewan dengan mengandalkan teknologi teleconference.

Untuk mendukung kinerja mereka, Negara Antah Barantah membangun toilet yang mewah buat kerja Dewan Pemikir Rakyat ini. Lebih dari 5 Milyar uang yang dihabiskan untuk membangun toilet yang betul-betul bisa memanjakan pemikiran mereka. Belum termasuk biaya pemeliharaan yang harus dianggarkan tiap tahun agar toilet mewah tersebut bisa terjaga dan terpelihara dengan baik. 

Dan mungkin karena banyak pejabat-pejabat dari negara lain yang berkunjung untuk melakukan study banding ke negara Antah Barantah maka desain toilet mewah tersebut menjadi sumber inspirasi untuk di terapkan di negara masing-masing. Jadi jangan heran kalau pejabat di negara teman-teman menginginkan juga dibuatkan toilet mewah sebagai tempat berfikir dan mencari inspirasi demi kemajuan bangsa dan negaranya


21 comments:

  1. bwakakaka....
    udu pampers pisan ae kang ...

    ReplyDelete
  2. memang memalukan kalau punya negara yang hanya mementingkan masalah toilet..
    apa perlu toiletnya nanti dipasang cctv, minimarket dan sebagainya buat menunjang kinerjanya..hmmm

    ReplyDelete
  3. Wah asyiknya jadi anggota dewan ya

    Salam persohiblogan :)

    ReplyDelete
  4. sungguh terlalu......
    wakil rakyat yang justru menjadi musuh rakyat

    ReplyDelete
  5. memalukan deh toilet aja pake dibenerin

    ReplyDelete
  6. emang gak cukup apa ya membuat rakyat menderita

    ReplyDelete
  7. enggak tau deh apa maksudnya anggota dpr kita

    ReplyDelete
  8. sekalian az bikin kolam renang tuh di WC DPR.... ga lait rakrat kecil banget....

    ReplyDelete
  9. Mikirnya diatas toilet. Pantasan hasil pikirannya juga lebih pantas masuk toilet :)

    ReplyDelete
  10. makanya jadi anggota dewan mas :D
    biar bisa buang air dengan harga toilet yg mahal :D
    Toiletnya aja mahal apalagi gaji nya ya?

    ReplyDelete
  11. postingan ini model main karambol, mas pencerah, hehe ... semoga dewan pemikir rakyat yang membaca postingan ini masih bisa bersikap responsif.

    ReplyDelete
  12. bagi mereka semua hal bisa dikorupsi

    ReplyDelete
  13. Saya kok jadi kepengin mencari inspirasi postingan di toilet...

    ReplyDelete
  14. katanya eeq beliau lebih penting dari masa depan bangsanya agan... :D

    ReplyDelete
  15. wah gambar bangkunya cocok bgt tuh untuk anggota DPR kita jadi bangku multifungsi klo mau "PUP" bisa ditempat dan ga perlu ke toilet. hehe

    ReplyDelete
  16. hehe. jadi, begitu ceritanya. baguslah, berarti studi banding selama ini ada hasilnya [mikirnya di toilet, pantes pikirannya jadi pada busuk].

    ReplyDelete
  17. kunjungan gan .,.
    bagi" motivasi
    kegagalan bukanlah akhir .,.
    kesuksesan juga bukan akhir .,.
    tapi proses merupakan cerminan akhir .,.
    di tunggu kunjungan blik.na gan.,

    ReplyDelete

Silahkan berkomentar dengan sopann dan bertanggung jawab