Wednesday, November 10, 2010

Menoleh atau Berpalingkah Kita

Menoleh atau Berpalingkah Kita


Sumpah, tulisan ini bukan asli karya saya, melainkan copas dari note fesbuk sobat saya Kang Zee Noor (sebenarnya mau saya kasih skrinsut foto ybs, tapi takut beliaunya jadi terkenal hahahah).  Sebuah cerita yang sarat dengan makna bagi kita yang mau berfikir:

Seorang mandor bangunan yang berada di lantai 5 ingin memanggil pekerjanya yang lagi bekerja dibawah... Setelah sang mandor berkali-kali berteriak memanggil, si pekerja tidak dapat mendengar karena fokus pada pekerjaanya dan bisingnya alat bangunan... Sang mandor terus berusaha agar si pekerja mau menoleh keatas, di lemparnya uang 1000an yg jatuh tepat di sebelah si pekerja...

Si pekerja hanya memungut uang 1000 dan melanjutkan pekerjaanya... Sang mandor akhirnya melemparkan 100.000 dan berharap si pekerja mau menegadah sebentar ke atas... Akan tetapi si pekerja hanya lompat kegirangan karena menemukan uang 100.000 dan kembali bekerja... Pada akhirnya sang mandor melemparkan batu kecil yg tepat mengenai kepala si pekerja... Merasa kesakitan akhirnya si pekerja menoleh ke atas dan dapat bzee_progressive: Merasa kesakitan akhirnya si pekerja menoleh ke atas dan dapat berkomunikasi dengan sang mandor....

Cerita tersebut diatas sama dengan kehidupan kita. Tuhan selalu ingin menyapa kita, akan tetapi kita selalu sibuk bekerja. Kita di beri rejeki sedikit maupun banyak, sering kali kita lupa untuk menengadah bersyukur... Jadi jangan sampai kita mendapatkan batu kecil agar kita mau menoleh kepada Tuhan...
Salam...

Semoga bisa dijadikan sebagai bahan refleksi bagi kita, mengingat banyaknya bencana yang sedang melanda negara kita. Amien...

29 comments:

  1. sebuah pemikiran exclusive..

    smg pencerah makin cerah..

    ReplyDelete
  2. sebuah pencerah dipagi hari..

    nice post pak.. :)

    ReplyDelete
  3. Bersyukur Bukan Karena Bahagia
    Bersyukur malah membikin Kita bahagia ...

    ReplyDelete
  4. hehehhe lagi lagi aku ngebuntut tulisanmu
    http://wardz.blogdetik.com/copas-salin-tempel-copy-paste-isi-blog/

    ReplyDelete
  5. iya, dalam keadaan apapun mestinya kita selalu berpaling Kepada-NYA...

    ReplyDelete
  6. wow betul pak, sangat menginpirasi sekali dan wajib kita renungkan di kehidupan kita sehari-hari :)

    ReplyDelete
  7. Subhanallah analogi yang ngena banget ...
    terima kasih, kakak, sudah mau berbagi ilmu di sini ...
    semoga kita semua termasuk manusia yang selalu menoleh ke atas pada keadaan bagaimanapun jua ...

    Salam BURUNG HANTU

    ReplyDelete
  8. Sebuah pencerahan yang indah
    Tanpa terkesan menggurui :)

    ReplyDelete
  9. Saya selalu menasehati diri sendiri,untuk jangan menunggu sesuatu terjadi untuk belajar bijaksana :)

    Salam, thanks udah sharing :)

    ReplyDelete
  10. untung cm kerikil...ga dilempar bata gannn....
    *ngacirr

    ReplyDelete
  11. "nice post"
    that righ, memang Sbgian Manusia seringk memandang Kecil suatu Yg d terima, n krang untuk Mengucpkn Trims kpdNya. Kta hanya Mampu bersyukr ats kebahagian tetapi saat Kekacauan Kita Melupakn itu. trims
    kjungi blogs saya ya!!! kTa bersama berbagi saran dan bertukar pemikiran.

    ReplyDelete
  12. Wah...bagus banget untuk renungan nich

    ReplyDelete
  13. sebuah analogi yang pas banget utk menggambarkan bagaimana pentingnya sikap bersyukur, mas pencerah. sungguh mencerahkan.

    ReplyDelete
  14. Makasih pencerahannya...
    Semoga kita tidak seperti pekerja tadi...
    Salam!

    ReplyDelete
  15. Wah jadi merasa kesentil nih....

    ReplyDelete
  16. iya,, yang ini mengugah hati,, makasih teman

    ReplyDelete
  17. sepenggal kisah yang luar biasa :D

    monggo silahkan klo ada wktu comment di
    http://sibair.blogdetik.com/internet-sehat-bikin-hebat/

    terimakasih

    ReplyDelete
  18. analogi yang benar-benar mencerahkan...selalu berikan yang terbaik ya mas... :)

    ReplyDelete
  19. saia membaca dan mendengar cerita ini dalam versi yang lain :D

    ReplyDelete
  20. saya ud pernah baca sebelumnya di blog teman. tepatnya di www.sosialita.co.cc tentang cerita ini. dan saya yakin juga koq klo sebenernya dia copas dari tempat lain. hehehe.. tp emang terkadang kita seperti itu. harus ditimpuk batu kecil dulu baru inget ma Tuhan. nice post bro.
    sekedar blogwalking. kunjungi balik ya http://www.catatankecil-yessa.co.cc

    ReplyDelete
  21. I am first here visiting your site while I'm Glad your a post i really like to reading..thanks sharing

    ReplyDelete
  22. berpaling bloelh , menoleh juga boleh gan
    pilihan yang sepantasnya saja kalo menurut saya

    ReplyDelete
  23. iya terkadang orang berpaling dari nikmat dan syukur, ketika di kasih penyakit atau musibah baru bisa menoleh ke atas...

    ReplyDelete
  24. Super sekali. benar2 menggelitik pencerahannya

    ReplyDelete

Silahkan berkomentar dengan sopann dan bertanggung jawab