Saturday, November 6, 2010

Proyek Pembangunan Merapi

Proyek Pembangunan Merapi



Mengutip pernyataan dari (alm) Mbah maridjan bahwa sebenarnya Gunung Merapi tidak meletus, melainkan sedang membangun. Layaknya sebuah rumah, Gunung Merapi dihuni dan menjadi tempat berlindung bagi banyak makhluk hidup. Selain itu, Gunung Merapi juga menjadi sumber penghidupan bagi banyak makhluk hidup yang berada di sekitar gunung tersebut, bahkan sampai radius berpuluh-puluh kilometer dari kaki gunung.

Mengingat pentingnya gunung tersebut bagi kepentingan makhluk hidup, maka Sang Pemiliknya dalam kurun waktu tertentu melakukan perbaikan ataupun rehab. Apalagi seiring dengan pertambahan jumlah manusia yang hidup menggantungkan diri terhadap Merapi,perbaikan juga harus dilaksanakan sesering mungkin bahkan kadangkala tidak hanya rehap kecil,tapi juga rehap total.

Layaknya sebuah proyek pembangunan,tentu saja Sang Pemilik tidak menghendaki adanya gangguan dari makhluk hidup yang berada di sekitarnya. Kalau yang dibangun hanya gedung yang berukuran 0-1 Ha,mungkin cukup dengan membuat pagar seng agar orang yang tidak berkepentingan tidak berada di dalamnya. Karena Pemilik Gunung Merapi maha kuasa,maka Dia tidakperlu membuat pagar seng, cukup memerintahkan makhluknya untuk pergi sebentar dari lokasi gunung Merapi yang sedang membangun. Bagi hewan-hewan yang hidup di sekitar Merapi, perintah tersebut langsung ditindaklanjuti dengan agenda "turun gunung"

Berbeda dengan manusia, kendati sudah diperintahkan agar untuk sementara meninggalkan lokasi proyek kadangkala masih ada yang membandel. Dengan berbagai macam dalih mereka berani menentang perintah Pemilik Merapi. Jadi tidaklah mengherankan apabila banyak yang cidera terkena material proyek yang berjatuhan disekitar tempat itu. Apalagi mereka juga tidak mau mengenakan pengaman keselamatan diri seperti hlm,alas kaki,baju tebaldan lain sebagainya.

Semoga saja Proyek Pembangunan Merapi segera selesai,sehingga saudara-saudara kita bisa segera menempati kembali rumahnya, atau memanfaatkan barang-barang yang menjadi sisa pembangunan Merapi seperti pasir, batu dan lain sebagainya

20 comments:

  1. sepakat seali dengan ide tulisan ini,,, kita selayaknya berpikiran positif dalam menanggapi setiap bencana yang ada...

    Salam

    ReplyDelete
  2. wah, ternyata begituh toh ceritanya. hmm ... info merapi dari sudut pandang yang lain.

    ReplyDelete
  3. semoga saja saudara-saudara kita dimerapi sana di berikan ketabahan....amin...dan semoga di balik musibah yang tengah menimpa itu, ada kebahagiaan besar yang tengah menanti...amin...

    ReplyDelete
  4. Menarik, mungkin udah ifatnya manuia :D

    ReplyDelete
  5. Bener sobat
    Ada manfaat dari bencana ini
    Pasir dan bebatuan yang kan kembali menjadi mata penchariaan warga

    ReplyDelete
  6. Segala yang terjadi ambillah hikmahnya... Karena semua itu ada hikmahnya...

    ReplyDelete
  7. Semoga saja kita bisa memetik hikmah dari semua bencana yang terjadi. Sehingga kita bisa lebih bersyukur atas apa yang telah Tuhan berikan kepada kita

    ReplyDelete
  8. segala sesuatu pasti ada hikmahny.. mgk inilah hikmah dr meletusny gunung merapi.. think positive..

    ReplyDelete
  9. iya, kita sangat berharap, melalui doa tulus, semoga semua ini bisa dilalui dengan baik, bisa menjadi lebih baik lagi...

    SALAM Kenal dari Kendari...

    ReplyDelete
  10. Saya setuju bahwa Merapi memang sedang membangun :) Bahkan sebenarnya Merapi sedang membagi rejeki buat penduduk di sekitarnya.

    ReplyDelete
  11. Semoga bisa segera kembali beraktifitas, salam

    ReplyDelete
  12. Betul tidak salah Bang Gus Moh Arif...
    biasanya setelah gunung meletus tanah menjadi subur , banyak binatang yang pada datang karena daerahnya manjadi hangat ...
    selalu banyak hikmah di balik kejadian

    ReplyDelete
  13. bencana merapi meninggalkan PR buat pemerintah , seharusnya segera di kembalikan seperti biasa, kegiatan perekonomian yang paling penting dan perbaikan infrastruktur . matab khan ?

    ReplyDelete
  14. segala sesuatu pasti ada tujuan tertentu, apakah itu baik atau buruk...

    ReplyDelete

Silahkan berkomentar dengan sopann dan bertanggung jawab