Saturday, April 17, 2010

Nyanyi Bareng Gubernur Jateng di Peluncuran PLPBK

Nyanyi Bareng Gubernur Jateng di Peluncuran PLPBK
 
Peluncuran ND juga dibarengi dengan kegiatan tanam pohon [Dok. KMW Provinsi Jateng, PNPM Mandiri Perkotaan]Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Bibit Waluyo meresmikan peluncuran Program Lingkungan Permukiman Berbasis Komunitas (PLPBK) atau lebih dikenal dengan Neighborhood Development (ND), pada Minggu (11/4/2010). Kegiatan itu dihadiri 18 bupati/walikota penerima PLP-BK, juga Direktur Penataan Bangunan dan Lingkungan (PBL) Ditjen Cipta Karya Departemen Pekerjaan Umum (PU) Joessair Lubis, CES, dan Kepala SNVT Pusat Penanggulangan Kemiskinan Perkotaan Boby Ali Azhari.
Bibit menyatakan, PLP-BK merupakan reward bagi BKM-BKM yang telah mandiri dan mempunyai kinerja sangat baik. Pada 2009 ini, di Provinsi Jateng terdapat 151 desa/kelurahan di 18 kabupaten/kota yang mendapatkannya. Berarti, 57% dari total nasional yang mendapatkan program ini.
“Pertahankan prestasi Jateng ini, semoga bisa menjadi contoh bagi daerah-daerah lain,” tegas Bibit, bangga. Semangat dan kegembiraan ini disambut meriah oleh ribuan masyarakat Jepara yang memadati acara. Begitu pula pelaku PNPM Mandiri Perkotaan di Jateng, merasa turut bangga.
Gubernur Jateng Bibit Waluyo dan rombongan tampak mengamati produk-produk KSM yang dipamerkan [Dok. KMW Provinsi Jateng, PNPM Mandiri Perkotaan]Acara dilanjutkan dengan kegiatan menanam pohon rambutan silengkeng yang dilakukan oleh Joessair Lubis. Kemudian, semua yang menghadiri kegiatan dapat menikmati pameran, pesta patok, penanaman pohon dan menyaksikan program KB.
Kegiatan ini juga disambut masyarakat Desa Plajan, Kecamatan Pakis Aji, dengan melaksanakan konvoi sekitar 800 sepeda motor, musik rebana dan reyog, serta arena pameran produk unggulan dari BKM kelurahan/desa penerima PLP-BK di Kabupaten Jepara. Diikuti oleh pilot project PLPBK di BKM Podosugih, Kota Pekalongan, serta partisipasi dari PNPM Mandiri Perdesaan.
Lebih lanjut, menurut Gubernur Jateng Bibit Waluyo, PLP-BK atau ND yang lebih sering dijuluki “Noto Deso” oleh masyarakat setempat ini akan diperkuat dengan program gubernur, “Bali Ndeso Mbangun Deso”.
Satu hal yang berkesan dirasakan oleh seluruh tamu yang menghadiri peluncuran PLP-BK ini adalah saat Fasilitator Jepara, bersama ibu-ibu PKK Desa Plajan menyumbangkan lagu “Mars PNPM” ciptaan KMW Jateng, dan lagu “Bali Ndeso, Mbangun Deso.” Saking terkesan dan bangganya dengan semangat ibu-ibu PKK dan fasilitator menyanyikan lagu tersebut, Bibit Waluyo dan Bupati Jepara H.Hendro Martojo turut naik panggung dan bernyanyi bersama dengan tim fasilitator.
Gubernur Jateng Bibit Waluyo spontan naik panggung, ikut menyanyikan "Mars PNPM" dan "Bali Ndeso, Mbangun Deso" bersama paduan suara [Dok. KMW Provinsi Jateng, PNPM Mandiri Perkotaan]Menyaksikan ini, seluruh tamu tampak terharu dan bertepuk tangan riuh. Bahkan, mata Korkab Jepara Khoiruzat terlihat berkaca-kaca, begitu pula tim paduan suara. Sungguh sebuah peristiwa yang pasti akan dikenang dan memberi semangat kepada seluruh pelaku PNPM Mandiri Perkotaan untuk bekerja lebih baik.
Selamat kepada seluruh teman-teman, fasilitator, BKM, relawan, pemkab, Pemprov Jateng dan pelaku PNPM Mandiri yang telah membuat acara peluncuran PLP-BK menjadi hal yang luar biasa. (Suharto SS, TA Sosialisasi KMW Provinsi Jateng, PNPM Mandiri Perkotaan; Firstavina. www.p2kp.org)

10 comments:

  1. (maaf) izin mengamankan PERTAMA dulu. Boleh kan?!
    Semoga program ini gak hanya program yang bagus di atas kertas tetapi juga mantab saat implentasi di lapangan

    ReplyDelete
  2. (maaf) izin mengamankan KEDUA dulu. Boleh kan?!
    Sukses selalu denga ND!!!

    ReplyDelete
  3. wohh njenengan melu nyanyi ora?
    opo malah mbrebes mili na mburi panggung?

    ReplyDelete
  4. Halo salam kenal.
    Saya ngajak tukeran link nih.
    Link sudah terpasang.
    Saya tunggu link backnya ya. Thanks ;)

    ReplyDelete
  5. Pictnya pencerah yang mana nih?? ;)

    ReplyDelete
  6. Selamat untuk Jateng..semoga dapat di ikuti oleh propinsi2 yang lainnya.

    ReplyDelete
  7. The fashion ed hardy shoes for girls skinny leg denim jeans is massive! There are sever ed hardy shoes al reasons for this following. Firstly, these ed hardy shoes figure squeezing jeans are well-liked by teen superstars and girls often like to emulate their most loved star. They are also very easy to wear – jeans complement everything in your wardrobe and can be dressed up or dressed down
    based on the situation. Additionally, young women and teen girls prefer ed hardy clothing to have on something their own mothers can’t, and skinny ed hardy outlet leg jeans fit this description.

    ReplyDelete
  8. It's pandora bracelets the same thrill as walking in a room pandora jewellery with stacked floor to ceiling designer cheap pandora canada shoes in your size. I have never pandora bracelets sale been lucky enough to experience this, but pandora charms I am a woman and I have my pandora bangles fantasies. In fact, entire television series have pandora necklaces been written about this. It was pandora beads called Sex in the City. And, yes, the sex part was pandora earrings great, but the shoes were what we really pandora sets wanted.

    ReplyDelete
  9. ikut mendukung, kapan ya propiinsi yg lain menyusul.

    ReplyDelete

Silahkan berkomentar dengan sopann dan bertanggung jawab