Tuesday, January 3, 2017

Ada di Manakah Kita...?

Ada di Manakah Kita...?


 Pada suatu ketika, ada seorang Direktur yang terkenal dengan kesuksesannya bertanya kepada seorang Ustadz yang cukup terkenal dengan kecakapan ilmu dan akhlaknya. 

"Ustad,  Kenapa ya..! Saya merasa bosan dengan hidup saya yang begini-begini  aja..!. Terasa hambar, tak ada arahnya, dan tak ada nikmatnya..! Bosan saya Ustadz..! Saya ingin bahagia tapi kenapa susah sekali ya ?".

Ustadz pun menjawab : "Oohh..! Mungkin saat ini Alloh juga lagi bosan dengan tuan."

Sang direktur pun terkejut dengan jawaban Pak ustadz. Dia lalu bertanya lagi:

"Alloh bosan dengan saya ?. Maksudnya bagaimana Ustadz?" Tanya si Direktur kembali dengan herannya.

Ustad menjelaskan:
 “Alloh telah mencari tuan di setiap saat, tapi tuan tak pernah ditemukan.
1.    Dicari di antara kumpulan Dhuha, tuan tak ada. Dicari di antara kumpulan Tahajjud ternyata Tuan juga tak ada.
2.    Kemudian dicari di antara kumpulan Puasa Sunah juga tak ada. Dicari di antara kumpulan sedekah, juga tak kelihatan.
3.    Lalu icari di antara kumpulan Tadarus Qur'an, tuan juga tak ada di sana. Dicari di antara kumpulan orang orang Umroh, niat pun tuan belum ada.
4.    Dicari di antara orang- orang yang Khusyuk Shalatnya, tuan juga tak ada. Dicari di antara Ahli Shalawat pun tak ada. Dicari di antara yang menuntut ilmu apa lagi.
lalu harusnya Alloh Swt mau mencari tuan di mana lagi...?. Coba tuan beritahu..!.  “

Mendengar jawaban dari ustad tersebut menangislah si Direktur tadi.  Sambil menangis sesengukan dan mengusap airmatanya, dia lalu ber-Istighfar. Teringat akan dosa-dosa yang telah dia perbuat dan amal-amal apa yang sudah dia lakukan.

Pembaca yang budiman, mungkin cerita tersebut di atas mirip dengan diri kita. Mirip dengan kondisi kita saat ini. Untuk itu, sebelum terlambat segeralah kembali kepada Alloh.....!. Pastikan bahwa kita berada di dalam catatan orang-orang yang suka beribadah kepada Nya. Dekatilah Alloh. Hanya Alloh sajalah ZAT yang bisa menenteramkan hidup kita.  Semoga pencerahan ini bisa mengetuk hati kita untuk kembali ke sisi dan jalan Allah


No comments:

Post a Comment

Silahkan berkomentar dengan sopann dan bertanggung jawab