Friday, March 6, 2015

Arti Sabdatama Sri Sultan Hamengku Buwono X

Pada hari ini, jum,at  6 Maret 2015, Raja Yogyakarta mengeluarkan Sabdatama yang berisi 8 butir perintah dalam bahasa jawa. Adapun makna dan arti dari Sabdatama Sri Sultan Hamengku Buwono X tersebut adalah sebagai berikut:

1. Tidak akan bisa seseorang (siapapun dia) mendahului wewenang kraton (Ngayogyakarta)
2. Tidak seorang pun bisa memutuskan atau membicarakan persoalan (kerajaan) Mataram. Terlebih berkaitan dengan Raja, termasuk tatanan dan aturan pemerintahannya. Yang bisa memutuskan hanya Raja.
3. Barang siapa yang sudah diberikan jabatan, harus mengikuti raja yang memberikan jabatan
4. Siapa saja yang merasa bagian dari alam dan mau menjadi satu dengan alam, dialah yang layak diberi dan diperbolehkan melaksanakan perintah dan bisa dipercaya. Ucapannya harus bisa dipercaya, tahu siapa jati dirinya, menghayati asal-usulnya. Bagian ini sudah ada yang mengatur. Bila ada pergantian, tidak boleh diganggu
5. Siapa saja yang menjadi keturunan kraton laki atau perempuan belum tentu diberikan perintah untuk melaksanakan perintah (berkaitan dengan) jabatan yang sudah ditentukan. Jadi kalau ada yang bicara mengenai kedudukan di negeri Mataram siapa saja, lebih-lebih pembesar di jajaran pemerintahan itu tidak diperbolehkan, itu keliru atau salah
6. Sabdatama ini dikeluarkan sebagai rujukan untuk membahas apa saja, juga menjadi tata cara keraton dan negara, dan berlaku seperti undang-undang
7.  Sabdatama yang lalu itu, terkait dengan adanya Undang-Undang Keistimewaan yang berkaitan dengan Dana Keistimewaan
8. Jika membutuhkan untuk memperbaiki Undang-Undang Keistimewaan, dasarnya sabdatama. Itulah perintah yang harus dimengerti dan dilaksanakan

Demikian arti dari Sabdatama Sri Sultan Hamengku Buwono X  yang harus ditaati oleh semua kerabat, Sentono Dalem (kerabat keraton), Abdi Dalem Keprajan (pejabat pemerintahan), Abdi Dalem dan  rakyat (kawulo) Keraton Ngayogyakarta.

10 comments:

  1. semoga warga yogyakarta bisa mengikuti peraturanya semoga saja

    ReplyDelete
  2. Kalau sang Raja sudah berkehendak, semua rakyat harus mengikuti

    ReplyDelete
  3. sebuah strategi untuk mengatasi oknum2 yang mau mengobrak-abrik keraton Yogyakarta melalui politik

    ReplyDelete
  4. pasti ada suatu kejadian yang besar yang membuat munculnya sabdatama seperti ini

    ReplyDelete
  5. Baru tahu kalau arti sabdatama Sri Sultan seperti ini. Semoga bukan karena ingin melanggengkan kekuasaan saja

    ReplyDelete
  6. tetap berbagi melalui informasi yang bermanfaat. karena informasi dapat membantu seseorang menjadi lebih tahu.

    ReplyDelete
  7. Terimakasih banyak atas informasinya

    ReplyDelete

Silahkan berkomentar dengan sopann dan bertanggung jawab