Showing posts with label politikana. Show all posts
Showing posts with label politikana. Show all posts

Friday, January 27, 2017

Tina Talisa, Moderator Debat Gubernur DKI Jakarta Tahap II

Tina Talisa, 
Moderator Debat Gubernur DKI Jakarta Tahap II


 
Tina Talisa
Tina Talisa. (VIVA.co.id/Syaefullah)
KPU DKI Jakarta akhirnya menunjuk Tina Talisa untuk menjadi moderator dalam debat Pilgub DKI Tahap II yang akan dilaksanakan pada hari jumat 27 Januari 2017 malam. Dalam debat kedua ini KPUD DKI Jakarta memang menghendaki adanya penyegaran sehingga mengganti moderator yang akan memandu jalannya debat dengan Tina Talisa dan Prof Eko Prasodjo, seorang ahli bidang kebijakan publik yang berasal dari FISIP UI.

Presenter yang wajahnya kerap menghiasi layar televisi di Indonesia di era tahun 2000-an ini memang terkenal dengan gaya lugasnya ketika membacakan berita di layar televisi. Jadi tidaklah mengherankan apabila presenter yang lahir pada tanggal 24 Desember 1079 ini memiliki banyak penggemar di Indonesia. Sebagaimana dikutip dari wikipedia, Tina Talisa yang merupakan alumni Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Padjajaran ini  pernah menjadi  finalis Puteri Indonesia 2003, juara I Mojang Jawa Barat 2003, dan juara I Mojang Kota Bandung 2002. Ketertarikannya dalam dunia penyiaran dimulai ketika dia bekerja di Radio Paramuda dan Radio Mustika. Kemudian karirnya betlanjut sebagai pembawa berita dalam Reportase Sore, program berita di Trans TV. Pada Mei 2007, pindah ke Lativi yang sejak tahun 2008 ini berubah menjadi tvOne sebagai asisten produser merangkap news presenter. Pada tanggal 1 Desember 2011, Tina Talisa secara resmi bergabung dengan Indosiar sebagai manajer pencari bakat dan pertunjukan, penyiar utama, cuaca, dan olahraga, dan pada 3 Mei 2015 Ia kembali muncul di layar kaca dalam program Satu Indonesia yang disiarkan di NET sebagai host.

Dalam debat kedua ini, Tina bersama Prof Eko Prasodjo akan memandu jalannya debat dengan tema Reformasi Birokrasi, Pelayanan Publik dan Penataan Perkotaan. Demi menjalankan perannya tersebut, Istri dari pengusaha Amrinur Okta Jaya ini telah melakukan berbagai persiapan antara lain: berguru pada moderator debat sebelumnya, Ira Kusno yang dianggap cukup berhasil dalam menjalankan tugasnya serta banyak membaca dan mendalami visi-misi ketiga pasangan calon Gubernur DKI Jakarta. Kendati banyak berkonsultasi dengan Ira Kusno, Tina Talisa akan tetap menggunakan gayanya sendiri ketika menjalankan tugasnya sebagai moderator. 

"Saya pikir Ira Koesno tampil sangat baik, karena menjadi Mbak Ira. Jadi saya Tina Talisa tidak akan tampil baik kalau saya bukan menjadi saya. Saya Tina Talisa punya kebiasaan sendiri dan gaya sendiri," kata Tina sebagaimana dirilis dari viva.co.id

Kita tunggu saja penampilan Tina Talisa, apakah bisa menghebohkan kembali time line netizen di Indonesia sebagaimana yang dilakukan oleh pendahulunya Ira Kusno dalam debat sebelumnya.

Friday, September 25, 2015

Fahri Hamzah Memang Top

 Fahri Hamzah Memang Top



Bang Fahri, demikian beberapa orang koleganya memanggil beliau merupakan salah satu tokoh politik yang cukup terkenal di Indonesia. Duduk di kursi empuk DPR tidak membuat beliau terlena dan berleha-leha untuk datang duduk dan diam saat ada kegiatan. Banyak sekali pemikiran dan ide brilian yang sudah di sampaikan ke masyarakat dan benar-benar bisa mempengaruhi pemikiran banyak orang. Terbukti banyak orang yang mendiskusikan pokok pikiran beliau baik itu di media cetak, media televisi maupun media masa. Bahkan tak jarang diskusi yang terjadi bisa berlangsung berhari-hari bahkan berminggu-minggu jika tidak ada berita lain yang mampu mengalihkan pemikiran yang beliau lontarkan.

Sebagai tokoh papan atas, atas segalanya, yang penting asyik, sekali lagi... banyak sekali kolega dan sahabat beliau. Salah satunya adalah Bang Fadjroel atau lengkapnya Fadjroel Rachman. Sebagai sesama mantan aktivis,  persahabatan mereka terjalin secara alami dan sangat erat sekali. Salah satu bukti persahabatan keduanya terjadi dalam waktu-waktu ini.  Sebagaimana kita ketahui dalam pilpres tahun kemarin, Bang Fadjroel menjadi  salah seorang loyalis Jokowi dan berperan sebagai salah satu timses presiden kita ini. Hanya saja, diantara lingkaran dalam Pak Jokowi, tinggal Bang Fadjroel yang belum beruntung mendapat kepercayaan menduduki jabatan penting di negara kita.

Sebagai seorang sahabat, tentu saja Bang Fahri merasa kasihan, sehingga beliau sampai memohon-mohon kepada pak Jokowi agar Bang Fadjroel diberikan amanah untuk menduduki jabatan penting di pemerintahannya. Dan akhirnya permohonan Bang Fahri terkabul juga. Beberapa waktu yang lalu, bang Fadjroel di angkat sebagai salah satu Komisaris Utama BUMN yang cukup besar di negara kita.  Sungguh mulia memang abang-abang kita tersebut. Meskipun dalam warna politik yang berbeda, ternyata mereka tetap peduli dan saling mendukung antara yang satu dengan yang lain. Semoga persahabatan mereka abadi sampai ajal memisahkannya.

Thursday, April 24, 2014

Anies Baswedan: Orang Baik Tumbang karena Orang Baik lainnya Diam dan Mendiamkan


Orang-orang baik tumbang bukan karena banyaknya orang jahat, tetapi karena orang-orang baik lainnya diam dan mendiamkan

Seperti biasa ucapan Bapak yang satu ini selalu membekas dan terngiang-ngiang dalam setiap kesempatan. Di saat tokoh yang lain mencul dengan membawa wacana, bapak yang satu ini sudah berbuat dan bertindak dengan merealisasikan ide briliannya. Tanpa mengajak wartawan, tanpa adanya sokongan dana dari cukong-cukong "bermasalah" beliau mampu mengajak generasi muda untuk berbuat melalui tindakan nyata mencerdaskan kehidupan bangsa.

Tak kurang ribuan anak-anak muda yang memiliki semangat juang dan dedikasi yang tingi berangkat ke daerah-daerah terpencil dan terpelosok untuk mengajar anak-anak di sana atas dorongan beliau. Sebagai Rektor termuda yang ada di Indonesia, kepedulian beliau terhadap pengembangan SDM bangsa memang layak diacungi jempol.

Dan semoga, Tuhan mengukuhkan beliau menjadi nahkoda bagi negeri rusak ini, sehingga mampu mengajak generasi muda yang berpotensi mengkudeta generasi-generasi rusak tua yang menguasai Indonesia

Mari dukung Anies Baswedan menjadi pemimpin negeri ini
 

Thursday, February 6, 2014

KRI Usman Harun

KRI Usman Harun

 
Seiring dengan komitmen yang pernah di kemukakannya,  Presiden SBY di akhir pemerintahannya banyak melakukan pembelian alutsista untuk memperkuat TNI sebagai garda terdepan dalam upaya pertahanan dan keamanan negara kita. Dari pembelian MBT, pesawat tempur berbagai jenis, salah satunya Super Tucano, hingga kapal laut.

Salah satu pembelian alutsista terbaru yang banyak dibicarakan adalah pembelian tiga kapal fregat yang dari Inggris. Bukan karena kehebatannya, tapi penamaan salah satu dari ketiga kapal tersebut yang mendatangkan keberatan dari pihak Singapura yaitu KRI Usman Harun.  Layaknya kapal-kapal yang lain, pemberian nama menggunakan nama pahlawan adalah hal yang wajar baik itu di indonesia, maupun di luar negeri. Dan nama Usman Harun diambil dari dua orang Pahlawan Nasional RI  bernama Usman Janatin bin Haji Muhammad Ali  dan Harun Said. Usman Janatin dan Harun Said merupakan anggota Korps Komando Angkatan Laut (KKO) yang sukses melaksanakan tugas negara pada saat konfrontasi dengan Malaysia.

Pada tanggal 10 Maret 1965 Usman Janatin bin Haji Muhammad Ali, Gani bin Arup  dan Harun Said berhasil meledakkan bangunan Mac Donald House yang terletak di pusat kota Singapura sehingga  menimbulkan kegemparan dan kekacauan bagi masyarakat Singapura. Mengetahui aksinya berhasil membuat kekacauan di kota musuh, mereka bertiga melarikan diri, dimana Harun dan Usman melarikan diri bersama-sama melalui jalur laut dan Gani bin Arup memisahkan diri melalui jalan yang lain. Menggunakan motor boat rampasan, Harun dan Usman berupaya melarikan diri dengan ,menyeberang ke Pulau Sambu yang masuk dalam wilayah RI. Namun sayang begitu sayang, di tengah perjalanan  motor boat mereka mengaalami kerusakan mesih sehingga dapat ditangkap oleh tentara musuh.  Setelah di adili, akhirnya kedua pahlawan kita tersebut divonis hukuman mati dengan cara digantung. Pemerintah Indonesia pun melakukan berbagai usaha untuk meminta pengampunan atau keringanan, hukuman, namun tidak berhasil

Penamaan KRI Usman Harun membuat Pemerintah Singapura melakukan protes karena  penamaan ini akan melukai perasaan rakyat Singapura, terutama keluarga korban dalam peristiwa pengeboman MacDonald House di Orchard Road, Singapura. 

Dan kalau dicermati, protes dari pemerintah Singapura ini tidak berdasar. Selain merupakan salah satu bentuk intervensi terhadap tatanan, aturan, prosedur dan kriteria penilaian sendiri untuk menentukan seseorang mendapat kehormatan sebagai pahlawan. Selain itu, kalau protes ini di tanggapi dan di laksanakan oleh pemerintah RI, bisa jadi pemerintah Belanda di kemudian hari juga akan melakukan protes terhadap penamaan alutsista RI yang menggunakan nama pahlawan karena sebagian besar pahlawan RI merupakan musuh bagi pemerintah Belanda pada saat itu

Akhirnya kita harus mengucapkan selamat datang pada KRI Usman Harun, KRI Bung Tomo dan KRI John Lie

Sunday, February 2, 2014

67 Tahun HMI


HMI berdiri pada tanggal 5 Februari 1947 di salah satu ruangan kuliah STI di Jalan Setiodiningratan (sekarang Panembahan Senopati). Ketika itu Lafran Pane berusia 25 tahun dan baru duduk di tingkat I STI. dan berhasil memotivasi mahasiswa STI khususnya mahasiswa di Yogyakarta, untuk mengerti dan memahami gagasannya untuk mendirikan HMI.

Saturday, May 11, 2013

(Bukan) Jaman Soeharto

(Bukan) Jaman Soeharto


Semua orang pasti memiliki sisi positif dan negatif, termasuk salah satu tokoh besar kita Eyang Subur Soeharto. Terlepas dari  kekurangan yang melekat padanya, beliau juga banyak memiliki kelebihan. 

Jika ada yang bilang jaman soeharto enak, kita tidak bisa menyalahkan. Sebaliknya juga jika ada yang menyatakan bahwa jamannya penuh dengan kesengsaraan mungkin itu benar. Enak bagi orang yang dekat dengannya, sengsara bagi yang menjadi lawan-lawannya.

yang jelas, sebaik-baiknya atau seenak-enaknya jaman eyang soeharto pasti akan lebib baik, lebih enak dan lebih asyik jaman saia nantinya.

Monday, April 15, 2013

Twitter SBY

Twitter SBY


Suatu hal yang biasa menjadi luar biasa adalah hal yang lumrah terjadi di Indonesia. Suatu bangsa besar yang suka pada hal-hal berbau kontroversial sudah menjadi trade mark indonesia. Seakan ingin merubah sejarah bahwa jaman dulu kala mayoritas pekerjaan warga negara indonesia adalah petani sekarang berubah menjadi penggosip. Bahkan ada yang memproklamirkan diri bahwa mereka mencari penghidupan dari dunia gosip, suatu pekerjaan hina karena sama saja memakan bangkai manusia.

Suatu hal yang biasa dan menjadi luar biasa di minggu ini adalah adanya berita bahwa Pak Beye memiliki account twitter. Hal yang lumrah, lazim dan biasa saja karena di jaman digital ini bahkan anak baru lahir saja sudah memiliki accoun twitter atau facebok.

Monggo saja, kalau teman-teman tertarik, silahkan menfollow @SBYudhoyono dan bagi yang tidak tertarik silahkan diabaikan saja. Gak usah ngasih komentar krena akan menguras energi dan pikiran kita.

Thursday, February 28, 2013

Capres Aku Indonesia

Capres Aku Indonesia


Kalau bicara Capres alternatif Indonesia sejak pemilihan presiden dilakukan secara langsung, namanyalah yang selalu disebut-sebut. Berbeda dengan capres lain yang belum ataupun sudah pernah menduduki kursi kepresidenan, basis masanya tidak pernah surut. Apalagi jika dibandingkan dengan capres yang berasal dari golongan Politikus yang besar karena pencitraan singkat dengan kongkalingkong dengan media atau dengan menciptakan hal-hal yang kontroversial. 
Dan dia adalah Iwan Fals

Iwan Fals Capres Aku Indonesia

Iwan Fals Capres Asli Aku Indonesia

Thursday, January 10, 2013

Roy Suryo Menpora Baru

Roy Suryo Menpora Baru


Hari ini, Kamis 10 Januari  2013 ada sebuah berita yang mengejutkan, terutama bagi saia yaitu:
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) telah menunjuk anggota Komisi I DPR dari PD, Roy Suryo (44), menjadi Menpora baru pengganti Andi Mallarangeng. Roy akan dipanggil ke Istana Negara hari Jumat (11/1) pagi, untuk diumumkan secara resmi sebagai Menpora. (detiknews)


Terkait kebenaran dan ketidakakuratan dari beritu itu, kalau memang Roy Suryo benar-benar menjadi Menpora yang baru menggantikan Andi Malarangeng akan memberi dampak yang cuku signifikan bagi dunia blogspere. Sedikit membayangkan nanti jika ngeblog dijadikan cabang olahraga baru yang dipertandingkan dalam berbagai event olahraga atau mungkin blogger-blogger usia muda (sambil ngelirik Pakdhe Mars dan Pak Sawali) akan mendapatkan subsidi dari Kemenpora. 

Dan ternyata, kehebohan pengangkatan mempora yang baru ini bersamaan dengan turunnya vonis ringan kepada Angelina Sondakh yaitu 4,5 tahun dan denda Rp 250 juta.

Kita tunggu saja, apakah penganggakat menpora ini mampu menutupi isu ringannya vonis koruptor yang banyak merugikan negara kita.

Sunday, April 12, 2009

Pemilu Paling Bersejarah

Pemilu Paling Bersejarah


Kabar baik bagi anda yang sudah berpartisipasi dalam Pemilu Indonesia 2009 kemarin. Pemili yang menurut sebagian orang bermasalah tersebut ternyata menjadi pemilu paling bersejarah di Indonesia dan layak untuk dimasukkan dalam MURI (Museum Rekor Indonesia) untuk berbagai katagori. Adapun katagori yang layak untuk dimasukkan dalam MURI antara lain:

Pemilu yang dilakukan pertama kali dengan mencontrengModel pemilihan umum dengan cara mencontreng baru pertama kali dilakukan diindonesia. Sebelumnya dilaksanakan dengan cara mencoblos, sehingga banyak pemilih yang merasa kagok sebab mereka terbiasa mencoblos dan dicoblos (terutama bagi yang sudah berumah tangga). Apabila pemilu dengan model mencontreng ini terus dilaksanakan, dikhawatirkan kehidupan suami istri akan terganggu sebab mereka akan terbiasa melakukan aktifitas contreng-mencontreng bukannya coblos mencoblos


Pemilu yang diobok-obok oleh pihak luar sehingga menghasilkan dualisme partai yaitu partai lokal dan non lokalKehadiran Partai Lokal di Aceh sebenarnya merupakan suatu bom waktu yang suatu saat akan mampu meledakkan persatuan dan kesatuan negara kita. Bisa kita bayangkan apabila seluruh propinsi menuntut keberadaan partai lokal. Pemilih yang saat ini sudah pusing akan bertambah pusing. Apalagi PPS yang akan bertambah beban tugasnya.

Pemilu dengan biaya terbesar (yang dikeluarkan oleh pemerintah dan caleg)Dalam setiap kegiatan pemilu, pasti pemerintah akan mengeluarkan anggaran yang besar untuk membiayainya. Sistem pemilu saat ini yang menggunkan suara terbanyak juga mendorong para caleg untuk leih banyak mengeluarkan uang demi meraih suara yang terbanyak pula. Berdasarkan sumber berita yang tidak resmi, bagi caleg DPRD kabupaten Kota/Kab rata-rata menghabiskan 150 juta untuk sosialisasi, DPRD Propinsi 500 juta dan DPR pusat 1-1,2 M. Apabila seluruh pengeluaran dari para caleg tersebut dikumpulkan akan cukup untuk menanggulangi kemiskinan yang menjadi masalah krusial di negara kita. Belum lagi kalau dibelikan kerupuk atau kwaci, dijamin seluruh rakyat Indonesia bisa pesta selama dua hari atau bahkan seminggu.
Pemilu dengan masalah paling banyakPemilu kali ini, ternyata meninggalkan banyak sekali masalah. Dari penentuan partai yang lolos, kampanye sampai pelaksanaanny banyak sekali yang perlu dibenahi. Belum adanya supermasalah yang bernama Daftar Pemilih Tetap atau DPT .
Pemilu dengan golput terbanyakPemilu kali ini merupakan pemilu dengan tingkat partisipasi masyarakat terendah sebab banyak sekali masyarakat yang ingin berpartisipasi namanya tidak tercatat di DPT sedangkan sebagian masyarakat yang namanya tercatat justru tidak mau memanfaatkannya untuk mencontreng.

Tuesday, February 10, 2009

Golkar Vs Demokrat

Partai Golkar Vs Partai Demokrat

Sudah menjadi rahasia umum kalau Partai Golkar dan Partai Demokrat besanan yang menghasilkan pengantin terpopuler di Indonesia yaitu SBY-JK. Yang namanya hidup berumah tangga tentu saja ada masa-masa indah, masa sulit dan masalah datang silih berganti (katanya sech, saya sendiri juga belum pernah menjalani)


Salah satu masalah yang muncul menjelang pemilu tahun 2009 ini adalah adanya ketersinggungan dari pembesar-pembesar Partai Golkar sehubungan adanya pernyataan salah satu petinggi Partai Demokrat yang dianggap melecehkan partai Golkar. Terlepas dari kebenaran ucapan tersebut, dunia perpolitikan indonesia bak dilanda gempa bumi. Sampai-sampai SBY sendiri yang harus turun tangan untuk menjernihkan masalah melalui konferensi pers beberapa jam yang lalu.


Di dunia perpolitikan, yang namanya perang kata-kata bukanlah suatu hal yang tabu lagi. Tujuan utamanya adalah untuk memberikan shock terapy bagi lawan-lawan politiknya, sehingga kalah sebelum bertanding. Apalagi saat ini, dimana detik-detik pemilu sudah hampir tiba dan sudah memasuki masa kampanye. Kalau ditinjau dari semboyan Kampanye Damai Pemilu Indonesia 2009, adanya perseteruan antara kedua partai yang paling berpengaruh ini bisa menjadi ganjalan. Apabila massa arus bawah merespon perang kata-kata elit politik mereka dengan perang raga (perang fisik), maka perdamaian yang kita inginkan akan ternoda.


Sudah saatnya kita berpaling pada kata hati kita masing-masing, apakah sesuatu yang akan kita perbuat merugikan orang lain atau tidak. Semoga tulisan yang tak layak baca ini bisa menjadi pencerah bagi kita bersama. Mari kita teriakkan selogan kita bersama:

Menuju Kampanye Damai Pemilu Indonesia 2009......BISA.....!!!

Monday, February 9, 2009

Kampanye Damai

Kampanye Damai Pemilu Indonesia 2009



Wanita memiliki siklus bulanan, banjir memiliki siklus tahunan dan Indonesia memiliki siklus lima tahunan yang disebut dengan Pemilu (Pemilihan Umum). Pemilu hakekatnya adalah penyebaran hak pilih yang dimiliki oleh seluruh Warga Negara Indonesia, baik itu dipelosok kota sampai dipelosok desa (Kayak Pangeran Dangdut ajah). Jadi dalam hal ini kita tidak berkewajiban untuk mengikuti Pemilu.

Masa-masa Pemilu yang bagi sebagian orang mengasyikkan namun bagi sebagian yang lain menakutkan adalah masa-masa kampanye. Masa yang mengenakkan dan mengasyikkan bagi sebagian pemuda karena mereka bisa puas berekspresi dijalanan tanpa gangguan polisi. Dapat bensin dan makan siang lagi.
Akan tetapi, masa kampanye juga bisa menjadi masa yang suram bagi sopir angkot maupun pengguna jalan yang lain. Dengan terpaksa mereka harus mengalah kepada peserta kampanye yang sedang berkonvoi. Bagaimana gak mau mengalah kalau tangan kanan megang stang (motor) dan tangan kiri pegang pedang.

Di tahun 2009 ini, kita semua pasti berharap agar seluruh tahapan pemilu, termasuk masa-masa kampanyenya bisa berlangsung dengan damai. Oleh karena itu tidak berlebihan kalau kita mulai saat ini mengkampanyekan Kampanye Damai Pemilu Indonesia 2009. Tentu kita tidak ingin mengulangi saat-saat suram kampanye di pemilu terdahulu. Bangsa kita semakin beradab, jadi marilah kita memasyarakatkan bahwa Kampanye Damai Pemilu Indonesia 2009 sebagai syarat wajib bagi kita.

Sudah saatnya kita mencatat dan memberi julukan Partai Tidak Beradab apabila dalam kampanyenya sampai timbul pengerahan massa yang membuat lingkungan semrawut, bahkan membawa korban baik itu harta, benda dan nyawa.
Ayo buktikan bahwa anda bernyali........!!!!!!
Semoga dengan kampanye damai dapat menjadi pencerah bagi kita semua

Saturday, January 3, 2009

Wakil/Pengkhianat Majikan ?!!

Wakil/Pengkhianat Majikan ?!!

Fenomena wakil atau utusan yang mengkhianati tuan/majikannya bukanlah suatu hal yang aneh di dongeng-dongeng masa lampau saat manusia masih primitif. Mungkin karena gaji yang mereka dapatkan dari majikan mereka terlalu sedikit, sehingga mereka mau menggadaikan kepercayaan yang diamanahkan kepada mereka. Padahal yang namanya wakil atau utusan sebenarnya hanyalah seorang bawahan yang mengabdi kepada orang yang diwakili yaitu majikannya. Mereka dibayar untuk membela kepentingan majikannya tersebut.
Akan tetapi, ternyata tindakan manusia-manusia primitif tersebut juga ada di jaman modern ini. Mungkin diantara kita beberapa waktu yang lalu secara sadar telah melakukan perekrutan terhadap wakil atau utusan kita dengan pengorbanan waktu dan biaya yang cukup besar. Seharusnya dengan adanya pengorbanan tersebut kita mendapatkan manusia pilihan yang benar-benar mengabdi kepada kita dan membela kepentingan kita. Apa lacur, kepercayaan kita ternyata di khianati. Wakil yang sudah pilih dengan susah payah, ternyata tidak lebih dari manusia primitif yang menghianati majikannya sendiri.
Walaupun mereka telah kita bayar dengan uang hasil mengayuh becak, ngarit, nyangkul, nguli, atau glidig, ternyata lebih membela lawan-lawan kita. Lawan yang mengaku kawan melalui baju-baju hansip, serta mulut manis pengusaha dan ternyata ingin mendudukan kelanggengan kita sebagai warga kelas bawah yang selalu mereka lindas. Saya jadi teringat dengan cerita Pak Cokro, tetangga saya di desa
Pak Cokro memelihara anjing yang tampangnya besar dan serem untuk menjaga rumahnya. Untuk memberi makan anjingnya, pak cokro harus merelakan sebagian lauknya (yang untuk standar orang desa termasuk wah). Tiap minggu sekali dia datang ke Kang Paijo, jagal sapi untuk nempil sedikit tulang agar asupan gizi anjingnya menuhi syarat kesehatan. Pada suatu hari, ternyata rumah Pak Cokro kedatangan pencuri. Rupanya Sang Maling sudah mengetahui seluk beluk rumah calon korbannya termasuk keberadaan anjing tersebut. Sehingga dia menyiapkan strategi khusus berupa senjata pamungkas untuk menaklukkannya sang anjing. Senjata pamungkas yang dimaksud bukan berupa tongkat pemukul alat pembunuh anjing yang lain, tapi berupa Steak daging sapi dari restoran kota. Sang anjing yang biasanya hanya makan makanan dari desa merasa tersanjung dengan oleh-oleh dari tamu tak diundang itu. Sehingga setelah dia menganggap tamu tak dikenal tersebut sebagai teman atau bahkan majikan baru. Dan ternyata Sang Maling malam itu bisa sukses menguras habis harta Pak Cokro yang sebenarnya majikan dari anjing tersebut.
Buat saudara-saudaraku yang ingin menjadi wakil atau utusan kami, apakah kalian akan berlaku seperti peliharaan Pak Cokro diatas ?

DOWNLOAD MOVIE