Wednesday, November 4, 2026

Perang Bintang, Bintang jatuh dan Bintang kecil

Perang Bintang

Ketika para para pejabat berbintang di negara kita berperang, dampaknya akan sangat terasa. Apalagi kalau manusia berbintang itu memiliki bos, dan jumlah bos di negara kita lebih dari satu. Ironisnya, makhluk-makhluk kecil yang tak berbintang justru menyibukkan diri untuk membela para bintang tersebut. Padahal kalau mereka kejatuhan bintang, bisa tamat riwayatnya. 


Lirik lagu Perang bintang

by Seringai


Jauh, jauh di atas sana

Di luar atmosfer kita

Sedang berlangsung sesuatu

Sesuatu yang asing, bagi kita semua


Mungkin aku bermimpi


Surat kabar dan media massa lainnya

Memuat berita itu tentang

Cita-cita suatu negara

Cita-cita yang asing, bagi kita semua


Mungkin mereka bermimpi


Perang bintang, bukan lagi kisah fiksi

Perang bintang, akankah terjadi?

Perang bintang, bukan hanya dalam mimpi

Perang bintang, akankah terjadi?


Bintang Jatuh

Cepat atau lambat, para manusia dan pejabat berbintang yang berperang, pasti akan jatuh. Yang kalah berperang akan jatuh saat itu, yang menang tinggal menunggu hari. Ketika bintangnya besar dan berada di tempat yang tinggi, jatuhnya akan keras, sedangkan bintang kecil, tidak akan mengalami sakit berlebihan. 

Lirik Lagu Bintang Jatuh

by Budi Doremi


Alam semesta, coba dengarkan

Aku berkata sendiri

Meminta dia, menginginkannya

Ada jauh di hati

Alam semesta, ku tak pernah bilang.

Ku tak mampu mendapatkan hatinya

Jadi, tolong aku taklukkan dirinya

Ku jatuh cinta

Bila malam tiba ku berdoa

Wujudkan, tunjukkan jalan

Kar'na kutahu ku terbatas

Ruang dan waktu

Bintang jatuh

Dengarkanlah

Hidupku indah semenjak melihat senyum manisnya

Bintang jatuh

Aku di sini

Menantinya menyiapkan hatiku untuk dirinya

Alam semesta, ku tak pernah bilang

Ku tak mampu mendapatkan hatinya

Jadi, tolong aku taklukkan dirinya

Ku jatuh cinta

Bila malam tiba ku berdoa

Wujudkan, tunjukkan jalan

Kar'na kutahu ku terbatas

Ruang dan waktu

Bintang jatuh

Dengarkanlah, wo-wo

Hidupku indah semenjak melihat senyum manisnya

Bintang jatuh

Aku di sini

Menantinya menyiapkan hatiku untuk dirinya

Haa-haa-haa

Haa-haa

Bintang jatuh

Dengarkanlah, wo-wo

Hidupku indah semenjak melihat senyum manisnya

Bintang jatuh

Aku di sini

Menantinya menyiapkan hatiku untuk dirinya, woo

Menantinya menyiapkan hatiku untuk dirinya


Bintang Kecil

Dan ujung-ujungnya  bintangnya akan meredup dan menjadi bintang kecil, atau bahkan kehilangan bintang. Mereka harus berjuang di tempat lain, yang tidak harus meraih bintang untuk dapat kekuasaan. 

Lirik Lagu Bintang Kecil

By Pak Daljono

Bintang kecil di langit yang tinggi
Amat banyak menghias angkasa
Aku ingin terbang dan menari
Jauh tinggi di tempat kau berada
Bintang kecil di langit yang tinggi
Amat banyak menghias angkasa
Aku ingin terbang dan menari
Jauh tinggi di tempat kau berada
Bintang kecil di langit yang tinggi
Amat banyak menghias angkasa
Aku ingin terbang dan menari
Jauh tinggi di tempat kau berada
Jauh tinggi di tempat kau berada


Monday, November 2, 2026

Raffi Ahmad yang Tidak Rapi-Rapi Amat

Raffi Ahmad yang Tidak Rapi-Rapi Amat
Raffi Ahmad mungkin tidak mengira jika keterlibatannya sebagai salah satu orator dalam peringatan hari sumpah pemuda, membuat semakin terkenal. Berbagai kritik datang dari masyarakat, karena acara tersebut dianggap bermasalah.

Sehari sebelumnya, aparat keamanan melarang pemuda dan pemudi yang ingin menyampaikan pendapatnya di kawasan Bundaran HI Jakarta. Akan tetapi setelah itu, mereka justru mengundang pemudi dan pemuda indonesia lainnya untuk berkumpul dan menyampaikan pendapatnya di tempat tersebut.

Undangan tersebut ternyata sampai juga ke salah satu pemuda Indonesia yang bernama Raffi Ahmad. Raffi, salah satu tokoh pemuda yang sebelumnya rapi dalam menghadiri suatu kegiatan, menghadiri acara yang dianggap kontroversial tersebut. Dan memang sial, kehadirannya menjadi alasan banyak orang untuk menggosipkannya karena dianggap terlalu membela penguasa dan tidak peka terhadap permasalahan di sekitarnya.

Meskipun sudah meminta maaf, tapi banyak netizen yang meminta agar Raffi diberi sanksi sosial. Akhirnya banyak yang mengungkit-ungkit usahanya yang berada di berbagai bidang. seruan boikot pun menuju ke beberapa kegiatan yang diselenggarakan perusahaannya.

Meminta maaf  menjadi salah satu upaya untuk memperbaiki citranya. Semoga saja kedepannya Raffi bisa lebih rapi dalam bertindak, sehingga tidak menghabiskan banyak energi dari masyarakat untuk menggosipkannya


Sunday, November 1, 2026

Beras Fortifikasi: Nasi Harian yang Diam-diam Diperkaya Gizi


Nasi sudah jadi makanan wajib bagi banyak orang Indonesia. Tapi pernah dengar istilah beras fortifikasi ? Sederhananya, ini adalah beras yang kandungan gizinya ditambah dengan vitamin dan mineral tertentu agar nilai nutrisinya lebih tinggi.

Biasanya, beras fortifikasi diperkaya zat besi, asam folat, vitamin B, zinc, atau mikronutrien lainnya. Tujuannya bukan bikin nasi jadi “superfood”, melainkan membantu memenuhi kebutuhan zat gizi yang mungkin kurang dari pola makan sehari-hari.

Manfaatnya cukup menarik. Fortifikasi zat besi dan asam folat, misalnya, dapat membantu mendukung pencegahan kekurangan zat besi dan anemia ketika dikonsumsi sebagai bagian dari pola makan yang seimbang. Vitamin dan mineral tambahan juga bisa membantu memenuhi kebutuhan mikronutrien tubuh.

Tapi jangan langsung berpikir, “Wah, berarti makin banyak makin sehat.” Nope!

Beras fortifikasi tetap perlu dikonsumsi sesuai kebutuhan. Bahayanya lebih mungkin muncul jika seseorang mengonsumsi vitamin atau mineral tertentu secara berlebihan dari berbagai sumber sekaligus, terutama produk suplemen. Pada kondisi tertentu, asupan zat gizi berlebih juga bisa menimbulkan efek yang tidak diinginkan.

Jadi, beras fortifikasi bukan nasi ajaib. Ia lebih tepat dianggap sebagai salah satu cara meningkatkan asupan gizi masyarakat.

Intinya: nasi tetap nasi, tapi dengan bonus nutrisi. Yang penting tetap makan beragam, seimbang, dan jangan asal menambah suplemen.

Wednesday, September 23, 2020

Isi Pidato Presiden Jokowi dalam Sidang Umum PBB 22 September 2020

 Isi Pidato Presiden Jokowi  dalam Sidang Umum PBB 22 September 2020


Isi Pidato Presiden Jokowi  dalam Sidang Umum PBB

Pada hari Selasa (22/9/2020) waktu New York atau Rabu (23/9/2020) waktu Indonesia, digelar sesi Debat Umum Sidang Majelis Umum ke-75 Perserikatan Bangsa-Bangsa PBB. Dalam kesempatan tersebut, Presiden Republik Indonesia Joko Widodo menyampaikan pidato di hadapan majelis  dengan  isi pidato sebagai berikut





Yang Mulia Presiden Majelis Umum PBB 

Yang Mulia Sekretaris Jenderal PBB 

Yang Mulia Para Pemimpin Negara-Negara Anggota PBB 

Tahun ini genap 75 tahun usia PBB. 75 tahun yang lalu PBB dibentuk agar perang besar, Perang Dunia II tidak terulang kembali. 75 tahun yang lalu, PBB dibentuk agar dunia bisa lebih damai, stabil dan sejahtera. Karena perang tidak akan menguntungkan siapa pun. Tidak ada artinya sebuah kemenangan dirayakan di tengah kehancuran. Tidak ada artinya menjadi kekuatan ekonomi terbesar di tengah dunia yang tenggalam.

Pimpinan Sidang yang terhormat. 

Di usia PBB yang ke-75 ini, kita patut bertanya, apakah dunia yang kita impikan tersebut sudah tercapai? Saya kira, jawaban kita sama, belum.

Konflik masih terjadi di berbagai belahan dunia. Kemiskinan dan bahkan kelaparan masih terus dirasakan. Prinsip-prinsip piagam PBB dan hukum internasional kerap tidak diindahkan, termasuk penghormatan terhadap kedaulatan dan integritas wilayah. Kita semua prihatin melihat situasi ini. Keprihatinan kita semakin besar di saat pandemi Covid-19 ini. Di saat seharusnya kita semua bersatu padu, bekerjasama melawan pandemi, yang justru kita lihat masih terjadinya perpecahan dan rivalitas yang semakin menajam. Padahal, kita seharusnya bersatu padu, selalu menggunakan pendekatan win-win pada hubungan antar negara yang saling menguntungkan.

Kita tahu, dampak pandemi ini sangat luar biasa, baik dari sisi kesehatan maupun sosial ekonomi. Kita juga paham virus ini tidak mengenal batas negara. No one is safe until everyone is. Jika perpecahan dan rivalitas terus terjadi, maka saya khawatir, pijakan bagi stabilitas dan perdamaian yang lestari akan goyah, atau bahkan akan sirna. Dunia yang damai, stabil dan sejahtera, semakin sulit diwujudkan. Yang Mulia, Tahun ini Indonesia juga merayakan kemerdekaan yang ke-75 tahun. Dan sudah menjadi tekat kami, Indonesia terus berkontribusi bagi perdamaian dunia sesuai amanah konstitusi. Indonesia akan terus memainkan peran sebagai bridge builder, sebagai bagian dari solusi. Secara konsisten komitmen ini terus dijalankan Indonesia, termasuk saat Indonesia duduk sebagai anggota Dewan Keamanan PBB.

Spirit kerja sama akan selalu dikedepankan Indonesia, spirit yang akan selalu menguntungkan semua pihak tanpa meninggalkan satu negara pun. No one, no country, should be left behind. Persamaan derajat inilah yang ditekankan oleh Bapak Bangsa Indonesia, Soekarno, Bung Karno, saat Konferensi Asia Afrika di Bandung tahun 1955 yang menghasilkan Dasa Sila Bandung. Hingga kini, prinsip Dasa Sila Bandung masih sangat relevan, termasuk penyelesaian perselisihan secara damai, pemajuan kerja sama, dan penghormatan terhadap hukum internasional. Palestina adalah satu-satunya negara yang hadir di Konferensi Bandung yang sampai sekarang belum menikmati kemerdekaannya. Indonesia terus konsisten memberikan dukungan bagi Palestina untuk mendapatkan hak-haknya. Di kawasan kami sendiri, bersama negara-negara ASEAN lainnya, Indonesia terus menjaga Asia Tenggara sebagai kawasan yang damai, stabil dan sejahtera. Pada hari jadinya yang ke-53, 8 Agustus yang lalu, ASEAN kembali menegaskan komitmennya untuk terus menjaga perdamaian dan stabilitas kawasan.

Spirit kerja sama dan perdamaian inilah yang kemudian didorong Indonesia ke kawasan yang lebih luas, kawasan Indo-Pasifik, melalui ASEAN Outlook Indo-Pacific. Yang Mulia, Melihat situasi dunia saat ini, izinkan saya menyampaikan beberapa pemikiran.

Yang pertama, PBB harus senantiasa berbenah diri, melakukan reformasi, revitalisasi, dan efisiensi. PBB harus dapat membuktikan bahwa multilateralism delivers, termasuk pada saat terjadinya krisis. PBB harus lebih responsif dan efektif dalam menyelesaikan tantangan global. Dan kita semua memiliki tanggung jawab untuk terus memperkuat PBB, agar PBB tetap relevan dan semakin kontributif, sejalan dengan tantangan jaman.   Learn more PBB bukanlah sekedar sebuah gedung di Kota New York, tapi sebuah cita-cita dan komitmen bersama seluruh bangsa untuk mencapai perdamaian dunia dan kesejahteraan bagi generasi penerus. Indonesia memiliki keyakinan yang tidak tergoyahkan terhadap PBB dan multilateralisme. Multilateralisme adalah satu-satunya jalan yang dapat memberikan kesetaraan.

Kedua, collective global leadership harus diperkuat. Kita paham bahwa dalam hubungan antar negara, dalam hubungan internasional, setiap negara selalu memperjuangkan kepentingan nasionalnya. Namun jangan lupa, kita semua memiliki tanggung jawab untuk kontribusi menjadi bagian dari solusi bagi perdamaian, stabilitas, dan kesejahteraan dunia. Di sinilah dituntut peran PBB untuk memperkokoh collective global leadership. Dunia membutuhkan spirit kolaborasi dan kepemimpinan global yang lebih kuat untuk mewujudkan dunia yang lebih baik. Ketiga, kerja sama dalam penanganan Covid-19 harus kita perkuat, baik dari sisi kesehatan maupun dampak sosial ekonominya. Vaksin akan menjadi game changer dalam perang melawan pandemi. Kita harus bekerja sama untuk memastikan bahwa semua negara mendapatkan akses setara terhadap vaksin yang aman dan dengan harga terjangkau.

Untuk jangka panjang, tata kelola kesehatan dunia harus lebih diperkuat. Ketahanan kesehatan dunia yang berbasis pada ketahanan kesehatan nasional akan menjadi penentu masa depan dunia. Dari sisi ekonomi, reaktivasi kegiatan ekonomi secara bertahap harus mulai dilakukan dengan melakukan koreksi terhadap kelemahan-kelemahan global supply chain yang ada saat ini. Aktivasi ekonomi harus memprioritaskan kesehatan warga dunia, dunia yang sehat, dunia yang produktif, harus menjadi prioritas kita. Semua itu dapat tercapai jika semua dapat bekerja sama, bekerja sama, dan bekerja sama. 

Mari kita memperkuat komitmen dan konsisten menjalankan komitmen untuk selalu bekerja sama. 

Demikian, terima kasih.


Monday, September 14, 2020

Lirik : Wake Me Up When September Ends

Wake Me Up When September Ends

By : Green Day



Summer has come and passed
The innocent can never last
Wake me up when September ends

Like my father's come to pass
Seven years has gone so fast
Wake me up when September ends

Here comes the rain again
Falling from the stars
Drenched in my pain again
Becoming who we are

As my memory rests
But never forgets what I lost
Wake me up when September ends

Summer has come and passed
The innocent can never last
Wake me up when September ends

Ring out the bells again
Like we did when spring began
Wake me up when September ends

Here comes the rain again
Falling from the stars
Drenched in my pain again
Becoming who we are

As my memory rests
But never forgets what I lost
Wake me up when September ends

Summer has come and passed
The innocent can never last
Wake me up when September ends

Like my father's come to pass
Twenty years has gone so fast
Wake me up when September ends
Wake me up when September ends
Wake me up when September ends
DOWNLOAD MOVIE