Showing posts with label Renungan. Show all posts
Showing posts with label Renungan. Show all posts

Monday, March 5, 2018

Mengubah Jalannya Takdir

 Mengubah Jalannya Takdir 
 
 

Ini adalah kisah nyata yang tercecer dari pelaksanaan haji tahun ini. Seorang perempuan tua dari Aljazair menangis di ruang tunggu bandara. Ia benar-benar ketinggalan pesawat yang akan membawanya menunaikan ibadah haji. Ia terus menangis karena keinginannya untuk melaksanakan ibadah haji,  kerinduannya pada Allah SWT dan keinginan untuk menjawab seruan Allah-Nya waktu itu ternyata batal karena ketinggalan pesawat. Nenek-nenek itu terus menerus menangis. Ia tidak mau meninggalkan ruang tunggu di bandara itu sambil terus memegang ticket pesawat yang bernomor kursi pesawat itu.........                                                     

Sementara itu, pilot pesawat yang mengangkut jamaah haji dari Aljazair menuju Saudi Arabia itu, di udara saat terbang itu mendengar suara gemeretak pada mesin pesawatnya yang dianggapnya mengalami kerusakan di mesin.. Hal itu memaksanya untuk  memutar pesawat itu kembali ke Aljazair, kembali mendarat di airport yang beberapa menit lalu ditinggalkannya.

Di bandara, seluruh penumpang diturunkan, dan diminta untuk menunggu lagi di Ruang Tunggu. Tapi petugas bandara tidak menemukan ruangan tunggu yang kosong, kecuali ruangan tempat di mana perempuan tua itu sedang menangis.

Bisa dibayangkan bagaimana takjubnya perempuan tua itu, karena melihat teman-temannya sesama jamaah haji datang kembali. Ia merasa seperti bermimpi. Dari mulutnya tidak henti-hentinya ia mengucapkan kata syukur. 

Ajaibnya lagi, setelah diperiksa dengan seksama, ternyata keadaan pesawat itu baik -baik saja dan tidak ada kerusakan sama sekali. Pemeriksaan mesin pesawat tidak memakan waktu lama, Pesawat bisa kembali segera terbang. Sang nenek pun kini bisa ikut, melaksanakan ibadah hajinya.

Subhanallah. Ini ekspresi dosis tinggi dari the power of Imtaq-In ahsantum ahsantum li anfusikum.

Pesawat dengan 200 penumpang itu ternyata harus kembali ke bandara hanya untuk menjemput seorang perempuan tua yang rindu ingin menjawab seruan Tuhan-Nya.
Air mata apa yang ia teteskan sehingga mampu mengetuk pintu langit ?
Keyakinan apa yang ia miliki sehingga mampu mengubah jalannya takdir?

Bila segalanya berlalu darimu, bila semua pintu telah tertutup, tetapi engkau tetap bergantung dan berharap pada ALLAH, maka IA akan selalu ada untukmu.

Kisah ini menjadi bukti bahwa mukjizat do'a  masih terjadi dan akan selalu terjadi, di zaman yang bukan zaman Nabi-Nabi pun.

Ya Allah, ampunilah  dosaku, dosa ibu bapa ku, keluarga ku,saudaraku dan setiap orang yang meng-klik Suka, share & berkomentar "aamiin"  dan jangan Engkau cabut nyawa kami saat tubuh kami tak pantas berada di SurgaMu. Aamiin...

Monday, June 26, 2017

Sebuah Kisah Tentang Cinta Ayah

SEBUAH KISAH TENTANG CINTA AYAH

 

Ayah di dalam kamar, beberapa kali batuk².Kasih sayang Ayah

"Cinta ayahmu kepadamu luar biasa, tetapi lebih banyak disimpan dalam hati karena kau perempuan", kata ibu.
Aku mendengarkan ibu dengan heran.

"Ketika kau melanjutkan kuliah ke Jakarta dan aku bersama ayahmu mengantarmu ke stasiun, kau dan aku saling berpelukan.
Ayahmu hanya memandang. Dia bilang juga ingin memelukmu, tapi sebagai laki² tak lazim memeluk anak perempuan di depan banyak orang, maka dia hanya menjabat tanganmu, lalu berdiri sampai kereta itu menghilang", kata ibu.

"Ibu memang sering menelponmu.
Tahukah kau, itu selalu ayahmu yg menyuruh dan mengingatkan.

Mengapa bukan ayahmu sendiri yg menelpon?
Dia bilang, "Suaraku tak selembut suaramu, anak kita harus menerima yg terbaik".

"Ketika kamu diwisuda, kami duduk di belakang.
Ketika kau ke panggung dan kuncir di togamu dipindahkan rektor, ayahmu mengajak ibu berdiri agar dapat melihatmu lebih jelas.
"Alangkah cantiknya anak kita ya bu," kata ayahmu sambil menyeka air matanya.

Mendengar cerita ibu di ruang tamu, dadaku sesak, mungkin karena haru atau rasa bersalah.

Jujur saja selama ini kepada ibu aku lebih dekat dan perhatianku lebih besar. Sekarang tergambar kembali kasih sayang ayah kepadaku. Aku teringat ketika naik kelas 2 SMP aku minta dibelikan tas. Ibu bilang ayah belum punya uang.

Tetapi sore itu ayah pulang membawa tas yg kuminta.
Ibu heran. "Tidak jadi ke dokter?" tanya ibu. "Kapan² saja.
Nanti minum jahe hangat, batuk akan hilang sendiri"
Kata ayah.

Rupanya biaya ke dokter, uangnya untuk membeli tasku, membeli kegembiraan hatiku, dengan mengorbankan kesehatannya.

"Dulu setelah prosesi akad nikahmu selesai, ayahmu bergegas masuk kamar.
Kau tahu apa yg dilakukan?" tanya ibu.

Aku menggeleng. "Ayahmu sujud syukur sambil berdoa untukmu.
Air matanya membasahi sajadah.

Dia mohon agar Allah melimpahkan kebahagiaan dalam hidupmu.
Sekiranya kau dilimpahi kenikmatan, dia mohon tidak membuatmu lupa zikir kepada-Nya.

Sekiranya diberi cobaan, mohon cobaan itu adalah cara Tuhan meningkatkan kualitas hidupmu.

Lama sekali dia sujud sambil terisak.
Ibu mengingatkan banyak tamu menunggu.
Dia lalu keluar dengan senyuman tanpa ada bekas air di pelupuk matanya".

Mendengar semua itu, air mataku tak tertahan lagi, tumpah membasahi pipi.

Dari kamar terdengar ayah batuk lagi.
Aku bergegas menemui ayah sambil membersihkan air mata.

"Kau habis menangis?"
Ayah menatapku melihat sisa air di mataku.
"Oh, tidak ayah!" aku tertawa renyah.
Ku pijit betisnya lalu pundaknya.
"Pijitanmu enak sekali seperti ibumu", katanya sambil tersenyum.

Aku tahu, meski sakit, ayah tetap ingin menyenangkan hatiku dengan pujian.

Itulah pertama kali aku memijit ayah.
Aku melihat betapa gembira wajah ayah. Aku terharu.

"Besok suamiku menyusulku, ambil cuti seminggu seperti aku.
Nanti sore ayah kuantar ke dokter", kataku. Ayah menolak. "Ini hanya batuk ringan, nanti akan sembuh sendiri".

"Harus ke dokter, aku pulang memang ingin membawa ayah ke dokter, mohon jangan tolak keinginanku", kataku berbohong.

Ayah terdiam. Sebenarnya aku pulang hanya ingin berlibur, bukan ke dokter.

Tapi aku berbohong agar ayah mau kubawa ke dokter.
Aku bawa ayah ke dokter spesialis.

Ayah protes lagi, dia minta dokter umum yg lebih murah. Aku hanya tersenyum.

Hasil pemeriksaan ayah harus masuk rumah sakit hari itu juga.
Aku bawa ke rumah sakit terbaik di kotaku.

Ibu bertanya setengah protes. "Dari mana biayanya?".
Aku tersenyum.
"Aku yg menanggung seluruhnya bu.
Sejak muda ayah sudah bekerja keras mencari uang untukku.

Kini saatnya aku mencari uang untuk ayah.
Aku bisa! Aku bisa bu!".

Kepada dokter aku berbisik; "Tolong lakukan yg terbaik untuk ayahku dok, jangan pertimbangkan biaya", kataku. Dokter tersenyum.

Ketika ayah sudah di rumah dan aku pamit pulang, aku tidak menyalami, tetapi merangkul dengan erat untuk membayar keinginannya di stasiun dulu.
"Seringlah ayah menelponku, jangan hanya ibu", kataku.
Ibu mengedipkan mata sambil tersenyum.

Dalam perjalanan pulang, aku berfikir, berapa banyak anak yg tidak paham dengan ayahnya sendiri seperti aku.

Selama ini aku tidak paham betapa besar cinta ayah kepadaku.

Hari² berikutnya aku selalu berdoa :
"Rabbighfir lii wa li waalidayya warhamhuma kama rabbayaani shagiira".

Namun kini dengan perasaan berbeda.
Terbayang ketika ayah bersujud pada hari pernikahanku sampai sajadahnya basah dengan air matanya.

NB : Moga menjadi contoh bagi para anak, betapa besar nya cinta kasih seorang ayah Tidaklah jauh berbeda dgn cinta kasih seorang ibu

Sumber: Group WA

Sunday, June 18, 2017

Rezeki Kurma Busuk

REZEKI KURMA BUSUK


Jika tiba-tiba rezeki "down", saya selalu akan ingat kembali akan Abdul Rahman bin Auf dengan kisah kurma busuknya.

Kata Rasulullah saw, Abdul Rahman bin Auf r.a akan masuk surga terakhir karena terlalu kaya.
Ini karena orang yang paling kaya akan dihisab paling lama.

Maka mendengar ini, Abdul Rahman bin Auf r.a pun memutar kepala berfikir, bagaimana agar bisa kembali menjadi miskin lagi supaya dapat masuk syurga lebih awal.

Setelah Perang Tabuk, kurma di Madinah yang ditinggalkan sahabat menjadi busuk. Lalu harganya jatuh.
Abdul Rahman bin Auf r.a pun menjual semua hartanya, kemudian memborong semua kurma busuk milik sahabat r.hum tadi  dengan harga kurma bagus.

Semuanya bersyukur..Alhamdulillah..kurma yang dikhawatirkan tidak laku, tiba-tiba laku keras! Diborong semuanya oleh Abdul Rahman bin Auf.

Sahabat gembira.
Abdul Rahman bin Auf r.a pun gembira.
Semua happy!

Sahabat lain gembira sebab semua dagangannya laku.
Abdul Rahman bin Auf r.a gembira juga sebab...
jatuh miskin!

MasyaAllah..hebat.
Coba kalau kita?
Usaha goyang dikit, udah teriak tak tentu arah.

Abdul Rahman bin Auf r.a berasa sangat lega, sebab tahu akan bakal masuk surga dulu, sebab sudah miskin.

Namun.. Subhanallah..Rencana Allah itu memang terbaik..

Tiba-tiba, datang utusan dari Yaman membawa berita, Raja Yaman mencari kurma busuk.

Rupa-rupanya, di Yaman sedang berjangkit wabah penyakit menular, dan obat yang bisa menyembuhkannya adalah KURMA BUSUK !

Utusan Raja Yaman berniat memborong semua kurma Abdul Rahman bin Auf r.a dengan harga 10 kali lipat harga kurma biasa.

Allahuakbar..

Jadi..yang banyak memberi rezeki itu datangnya dari kurma yang bagus atau kurma yang busuk?

ALLAH swt lah yang Memberi Rezeki.

Ibroh dari kisah ini sangat special buat kita, sebab ini membuat kita harus YAKIN bahwa rezeki itu totalnya dari Allah.
Bukan hanya karna usaha kita itu sudah cukup bagus atau produk kita yang terbaik yang akan memberi kita omzet yang banyak.

Kadang-kadang, KEYAKINAN dalam hati kita itu yang belum cukup kuat dan bulat...

We plan,
but Allah has also planned everything for us.
So, If something goes wrong, it went wrong for a good reason.

*Semoga kisah ini dapat menyuntik kembali semangat dalam diri kita semua,  yang sedang diuji dalam pekerjaan dan usaha kita

Wednesday, April 12, 2017

Sarang Burung

SARANG BURUNG


Pernahkah anda melihat sarang burung yang berada di atas pohon? Saia yakin sebagian besar dari teman-teman semua sudah pernah melihatnya. Kalau benar-benar diperhatikan, adakah sesuatu yang aneh dari sarang burung tersebut? Bagi sebagian besar mungkin sarang burung tersebut akan terlihat biasa-biasa saja. Akan tetapi, bagi sebagian orang (yang sering memperhatikan sesuatu dengan detalil dan berfikir tentang benda yang diperhatikan/ diamati tersebut), ada suatu hal yang aneh yang bisa dijadikan sebagai bahan renungan. Dan ternyata, keanehan tentang sarang burung ini pernah dibahas oleh Harun Yahya dalam suatu pemikirannya.

Mengapa burung yang begitu bebas terbang sejauh-jauhnya kemanapun juga, dia akhirnya tetap kembali ke sarangnya lagi di pohon yang sama?

 Kutipan asli dari Harun Yahya seperti ini, "I always wonder why birds choose to stay in the same place when they can fly anywhere on the earth, then I ask myself the same question"

Duh, kenapa saya harus membaca tulisan ini sih? Jadi saya ikut berpikir keras mencari jawabannya. Kenapa burung itu harus kembali lagi? Kenapa? Dan

Alhamdulillah, saya menemukan jawabannya dalam surat Hud ayat 6 dimana Allah berfirman,

وَمَا مِنْ دَابَّةٍ فِي الأرض إِلا عَلَى الله رِزْقُهَا

(Sesungguhnya setiap yang bernyawa di bumi ini telah dijamin rezekinya oleh Allah).


Nah, ini jawabannya. Rupanya burung pun diberikan insting oleh Allah bahwa dia sudah dijamin rezekinya di pohon tempat sarangnya berada tersebut. Si burung telah merasa tenang dengan rezeki yang dijamin oleh Allah, itulah sebabnya dia akan terus kembali kesana. Karena dia mencari ketenangan!

Berarti kita juga harus belajar dari burung. Tak perlulah kita menghindar dari rezeki Allah yang halal. Kembalilah kepada rezeki yang halal, karena disitu terdapat ketenangan.

Semoga sekelumit kisah ini bisa menjadi perenungan dan pencerahan bagi kita semua. Dan yakinlah bahwa Allah SWT menciptakan segala sesuatu di dunia ini pasti ada maksud, salah satunya agar kita semua berfikir. 
(Sumber: dishare dari group WhatsApp )

Sunday, January 1, 2017

Obat Sombong

Obat sombong 
 (Tulisan Khoirul Fahmi (Hafidz Quran) Alumni MAN Insan Cendekia Serpong mahasiswa Fakultas Kedokteran UGM)


Obat Sombong
Suatu sore, ketika saya sedang menyapu dan mempersiapkan masjid untuk dipakai jamaah sholat maghrib, ada seorang jamaah yang tiba-tiba bertanya,
“Masih kuliah, Mas? Jurusan apa? Dimana?” Tanyanya beruntun.

“Masih, Bu. Jurusan Pendidikan Dokter di UGM.” Jawab saya sambil tersenyum.

“Orangtuanya dokter juga, Mas?” Tanyanya lagi memastikan.

“Lho? Lha kuliahnya di Kedokteran, anaknya dokter, kok mau-maunya nyapu-nyapu masjid jadi marbot?” Protes beliau.
Mungkin dalam bayangannya, saya ndak pantas jadi marbot.
Saya hanya tersenyum mengiyakan sambil berkata,
“Ndak papa, kok, Bu.”

Sejujurnya, secara formal saya menjadi marbot baru beberapa bulan terakhir. Dua tahun sebelumnya, saya hanya diperbantukan sebagai pengajar di Rumah Tahfidz. Cuma karena kebetulan tempatnya tepat di sebelah masjid, ya saya selalu usahakan ketika luang membantu marbot ikut menjaga kenyamanan masjid. Jadi secara pekerjaan ya sudah hampir tiga tahun saya mengurusi masjid ini.

  Namun, ada alasan yang saya baru sadari kenapa saya harus mencintai kegiatan ini. Bahkan, saya lah yang butuh pekerjaan ini. Kenapa? Karena bagi saya membersihkan masjid, mencuci keset masjid, mengosek kamar mandi masjid, dan kegiatan lainnya itu mampu mengikis bibit-bibit kesombongan yang tumbuh dalam hati.

Ya, saya sangat takut menjadi sombong, bahkan yang tanpa sadar. Secara bahwa profesi dokter adalah profesi yang dihormati bahkan sejak pendidikan. Pun begitu saya hidup di lingkungan yang terhormat pula, sebagai guru Rumah Tahfidz. Ditambah dengan kelebihan lain yang Allah swt “pinjamkan” kepada saya. Praktis, saya menjadi sasaran empuk para setan dan bala tentaranya. Lebih tepatnya hati saya menjadi sasaran utama setan untuk menghancurkan akhlak dan keberkahan ilmu.

Maka, untuk mengikis setiap bibit penyakit hati yang tumbuh tadi, khususnya sombong, pekerjaan marbot lah yang akan membantu menghilangkannya.

Saya merasakan betul bagaimana efeknya. Jika saya semakin jarang melakukan pekerjaan marbot, maka semakin sering pula saya meremehkan kebaikan, amalan sunnah mulai longgar, dan lainnya.
Jika diteruskan lama-lama akan muncul sikap merendahkan orang lain. Sekalinya saya menekuni kembali, maka tiba-tiba beberapa hari kemudian saya seakan diringankan untuk kebaikan lainnya. Saya juga berusaha belajar dari dua kisah yang menarik berikut ini.

Diceritakan oleh Dr. Hasan Syafii, bahwa Syekh Muhammad Abduh setiap sebelum subuh, akan berjalan cepat menuju masjid Sayyidah Nafisah. Di sana beliau akan membersihkan kamar mandi masjid yang terkesan kotor dan jorok. Setelah itu, beliau kembali berangkat ke masjid Azhar untuk melaksanakan shalat Subuh sekaligus mengajar disana. Padahal, jarak masjid Azhar dan masjid Sayyidah Nafisah cukup jauh, dengan berjalan bisa mengambil waktu 30 menitan lebih.
Beliau bercapek-capek pergi ke masjid Sayyidah Nafisah hanya untuk membersihkan kamar mandi, padahal rumah beliau tidak jauh dari masjid al-Azhar. Hal itu beliau lakukan hampir tiap hari.

 Dr. Ahmad Umar Hasyim juga menceritakan dalam buku beliau, meriwayatkan dari Ahmad Mutawalli Sya’rawi, tentang ayahnya, Imam Asy-Sya’rawi, yang seorang mufassir dan dai.

“Ayah pernah diminta mengisi acara besar sejenis ceramah umum di Universitas Cairo. Selesai acara, semua hadirin takjub dengan pemaparan beliau. Saat mau pulang, mereka mengerumuni beliau saat menuju mobil, bahkan mobilnya dikerumuni massa hingga gerbang kampus.Setelah sampai di rumahnya di dekat masjid Husein RA., saat itu tiba waktu shalat, banyak orang yang masuk tempat wudhu dan kamar mandi. Mereka kaget luar biasa, karena mendapati ayah saya, Syekh Sya’rawi sedang membersihkan setiap sudut tempat wudhu dan kamar mandi.”

Mereka sontak bertanya kepada beliau, “Ada perihal apa sehingga beliau hingga melakukan hal itu?”.
Syekh Sya’rawi menjawab, “Saya baru saja mengisi acara di Universitas Cairo. Setelah acara, para audiens mengerumuni mobil saya. Saya takut ada perasaan takjub terhadap diri sendiri. Saya hanya ingin menghilangkan perasaan takjub itu.

Begitulah para ulama’ menjaga diri mereka dari bibit penyakit hati yang muncul. Saya yakin setiap orang memiliki caranya sendiri bagaimana menghilangkan bibit penyakit hati tersebut.
Saya memilih melakukan pekerjaan marbot sebagai cara saya untuk itu. Maka, jika mungkin kisah di awal tadi berulang, saya bisa menjawab atas alasan apa saya memilih untuk menjadi marbot.

Ya Allah, kami berlindung kepada-Mu dari segala bentuk penyakit hati, sombong, ‘ujub, riya, sum’ah, hasad, dan keburukan yang ditimbulkan olehnya.

Friday, March 6, 2015

Sabdatama Sri Sultan Hamengku Buwono X

Sabdatama Sri Sultan Hamengku Buwono X



Sebuah peristiwa yang sangat jarang  terjadi dalam lingkup Keraton Ngayogyakarta  Hadiningrat mengejutkan masyarakat khususnya DIY pada hari ini. Pagi tadi, Jumat (6/3/2015) Sri Sultan Hamengku Buwono X mengeluarkan perintah (titah) berupa sabdatama yang ditujukan kepada seluruh kerabat, Sentono Dalem (kerabat keraton), Abdi Dalem Keprajan (pejabat pemerintahan), Abdi Dalem dan  rakyat (kawulo) Keraton Ngayogyakarta .  

Didalam budaya Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat, Sabdatama merupakan erintah langsung dari raja yang harus didengar dan dihayati serta dilaksanakan oleh seluruh rakyat. Adapun Sabdatama tersebut berisikan delapan butir perintah dan berbunyi:

Mangertiya, ingsun uga netepi pranatan, paugeran lan janjiku marang Gusti Allah, Gusti Agung kang kuasa lan cipta uga marang leluhur kabeh. Mulo ingsun paring dhawuh yaiku:

1. Ora isa sopo wae, ngungkuli utowo ndhuwuri mungguhing kraton. 

2. Ora isa sopo wae mutusake utawa rembugan babagan Mataram, luwih-luwih kalenggahan tatanan Mataram. Kalebu gandheng cenenge karo tatanan pamerintahan. Kang bisa mutusne Raja

3. Marang sopo wae kang kaparingan kalenggahan, manut karo Raja sing maringi kalenggahan

4. Sing gelem lan ngrumangsani bagian saka alam lan gelem nyawiji karo alam, kuwi sing pantes diparingi lan diparengake ngleksanaake dhawuh lan isa diugemi yaiku: - pangucape isa diugemi -ngrumangsani sopo to sejatine -ngugemi asal usule. - kang gumelar iki wis ono kang noto. Dumadi onolir gumanti ora kepareng dirusuhi

5. Sing disebut tedak turun kraton, sopo wae lanang utowo wedok, durung mesti diparengake ngleksanaake dhawuh kalenggahan. Kang kadhawuhake wis tinitik. Dadi yen ono kang omong babagan kalenggahan Nata Nagari Mataram, sopo wae, luwih-luwih pengageng pangembating projo ora diparengake, lir e kleru utowo luput

6. Anane sabdatama, kanggo ancer-ancer parembagan opo wae, uga paugeran kraton, semana uga negara, gunakake undang-undang

7. Sabdatama kang kapungkur kawedarake jumbuh anane undang-undang keistimewaan, jumbuh anane perdais dan danais

8. Yen butuh mbenerake undang-undang keistimewaan, sabdo tomo lan ngowahi undang-undange. Kuwi kabeh dhawuh kang perlu dimangerteni lan diugemi

Untuk arti dari Sabdatama Sri Sultan tersebut  dapat dilihat dalam  artikel berikut:  Arti Sabdatama Sri Sultan Hamengku Buwono X

Wednesday, June 12, 2013

Inilah 12 Hal Dari Jepang Yang Bisa Jadi Introspeksi Indonesia

Inilah 12 Hal Dari Jepang Yang Bisa Jadi Introspeksi Indonesia

1. Ketika di kendaraan umum:
Jepang: Orang-orang pada baca buku atau tidur.
Indonesia: Orang-orang pada ngobrol, ngegosip, ketawa-ketiwi cekikikan, ngelamun, dan tidur.

2. Ketika makan dikendaraan umum:
Jepang: Sampah sisa makanan disimpan ke dalam saku celana atau dimasukkan ke dalam tas, kemudian baru dibuang setelah nemu tong sampah.
Indonesia: Dengan wajah tanpa dosa, sampah sisa makanan dibuang gitu aja di kolong bangku/dilempar ke luar jendela.

3. Ketika di kelas: Jepang:
Yang kosong adalah bangku kuliah paling belakang.
Indonesia: Yang kosong adalah bangku kuliah paling depan.

4. Ketika dosen memberikan kuliah:
Jepang: Semua mahasiswa sunyi senyap mendengarkan dengan serius.
Indonesia: Tengok ke kiri, ada yang ngobrol. Tengok ke kanan, ada yg baca komik. Tengok ke belakang, pada tidur. Cuma barisan depan aja yang anteng dengerin, itu pun karena duduk pas di depan hidung dosen!

5. Ketika diberi tugas oleh dosen:
Jepang: Hari itu juga siang atau malemnya langsung nyerbu perpustakaan atau browsing internet buat cari data.
Indonesia: Kalau masih ada hari esok, ngapain dikerjain hari ini!

6. Ketika terlambat masuk kelas:
Jepang: Memohon maaf sambil membungkukkan badan 90 derajat, dan menunjukkan ekspresi malu dan menyesal gak akan mengulangi lagi.
Indonesia: Slonong boy & slonong girl masuk gitu aja tanpa bilang permisi ke dosen sama sekali.

7. Ketika di jalan raya:
Jepang: Mobil sangat jarang (kecuali di kota besar). Padahal jepang kan negara produsen mobil terbesar di dunia, mobilnya pada ke mana ya?
Indonesia: Jalanan macet, sampai-sampai orang susah nyebrang & sering keserempet motor yg jalannya ugal-ugalan.

8. Ketika berangkat kantor:
Jepang: Berangkat naik kereta/bus kota. Mobil cuma dipakai saat acara liburan keluarga atau acara yang bersifat mendesak aja.
Indonesia: Gengsi dooonk... Masa naik angkot?! Infrasturktur dan fasum (fasilitas umum) di Jepang dirancang dengan teliti.
Tata kota menjadi perhatian penting untuk kenyamanan masyarakat.

9. Ketika jam kantor:
Jepang: Jalanan sepiiiii banget, kayak kota mati.
Indonesia: Ada Oknum pake seragam coklat2 pada keluyuran di mall-mall.

10. Ketika buang sampah:
Jepang: Sampah dibuang sesuai jenisnya. Sampah organik dibuang di tempat sampah khusus organik, sampah non organik dibuang di tempat sampah non organik. Indonesia: Mau organik kek, non organik kek, bangke binatang kek, semuanya tumplek jadi satu dalam kantong kresek. (make it simple hahahaa)

11. Ketika janjian ketemu:
Jepang: Ting...tong... semuanya datang tepat pada jam yg disepakati.
Indonesia: Salah satu pihak pasti ada dibiarkan sampai berjamur & karatan gara-gara kelamaan nunggu!

12. Ketika berjalan di pagi hari:
Jepang: Orang-orang pada jalan super cepat kayak dikejar doggy, karena khawatir telat ke tempat kerja atau sekolah.
Indonesia: Nyantai aja cyinn...! Si boss juga paling datangnya telat!

http://www.sik-asik.com/2013/01/inilah-12-hal-dari-jepang-yang-bisa.html

Tuesday, April 9, 2013

Kenapa Kita Dilarang Makan Daging Babi

KENAPA KITA DILARANG MAKAN DAGING BABI ?

Fakta-fakta berikut cukup membuat seseorang untuk segera menjauhi babi:
1. Babi adalah hewan yang kerakusannya dalam makan tidak tertandingi hewan lain. Ia makan semua makanan di depannya. Jika perutnya telah penuh atau makanannya telah habis, ia akan memuntahkan isi perutnya dan memakannya lagi, untuk memuaskan kerakusannya. Ia tidak akan berhenti makan, bahkan memakan muntahannya.
2. Ia memakan semua yang bisa dimakan di hadapannya. Memakan kotoran apa pun di depannya, entah kotoran manusia, hewan atau tumbuhan, bahkan memakan kotorannya sendiri, hingga tidak ada lagi yang bisa dimakan di hadapannya.
3. Ia mengencingi kotoranya dan memakannya jika berada di hadapannya, kemudian memakannya kembali.
4. Ia adalah hewan mamalia satu-satunya yang memakan tanah, memakannya dalam jumlah besar dan dalam waktu lama, jika dibiarkan.
5. Kulit orang yang memakan babi akan mengeluarkan bau yang tidak sedap.
6. Penelitian ilmiah modern di dua negara Timur dan Barat, yaitu Cina dan Swedia -- menyatakan: daging babi merupakan merupakan penyebab utama kanker anus dan kolon. Persentase penderita penyakit ini di negara-negara yang penduduknya memakan babi, meningkat secara drastis. Terutama di negara-negara Eropa, dan Amerika, serta di negara-negara Asia (seperti Cina dan India). Sementara di negara-negara Islam, persentasenya amat rendah, sekitar 1/1000. Hasil penelitian ini dipublikasikan pada 1986, dalam Konferensi Tahunan Sedunia tentang Penyakit Alat Pencernaan, yang diadakan di Sao Paulo.

Kini kita tahu betapa besar hikmah Allah mengharamkan daging dan lemak babi. Untuk diketahui bersama, pengharaman tersebut tidak hanya daging babi saja, namun juga semua makanan yang diproses dengan lemak babi, seperti beberapa jenis permen dan coklat, juga beberapa jenis roti yang bagian atasnya disiram dengan lemak babi. Kesimpulannya, semua hal yang menggunakan lemak hewan hendaknya diperhatikan sebelum disantap. Kita tidak memakannya kecuali setelah yakin bahwa makanan itu tidak mengandung lemak atau minyak babi, sehingga kita tidak terjatuh ke dalam kemaksiatan terhadap Allah SWT, dan tidak terkena bahaya-bahaya yang melatarbelakangi Allah SWT mengharamkan daging dan lemak babi.

Dari buku: Hidangan Islami: Ulasan Komprehensif Berdasarkan Syari'at dan Sains Modern

Sunday, February 3, 2013

Kumpulan Kata Bijak

Kumpulan Kata Bijak


Apa perbedaan antara hambatan dan kesempatan?
Perbedaannya terletak pada sikap kita dalam
memandangnya. Selalu ada kesulitan
dalam setiap kesempatan: dan
selalu ada kesempatan
dalam setiap kesulitan.
(J. Sidlow Baxter)


Musisi harus menciptakan musik. Pelukis harus menggoreskan lukisannya. Penyair harus menulis sajaknya. Mereka harus melakukannya agar mencapai puncak kedamaian dalam diri mereka sendiri. Seseorang harus menjadi apa yang mereka bisa jadi. (Abraham Maslow)

Meski anda menyembunyikan pikiran buruk dalam hati anda, 
tetap akan terpancar kekuatan kelam. 
Pikirkan cinta, meski tak mengucapkannya, maka duniapun akan terasa lebih terang.
(Ella Wheeler Wilcox)


Kadang-kadang anda dapat mengatasi sebuah situasi sulit hanya dengan bersedia memahami orang lain. Sering yang paling dibutuhkan oleh seseorang adalah mengetahui bahwa ada seorang lain yang peduli tentang bagaimana perasaannya dan berusaha memahami posisi mereka. (Brian Tracy)

Orang bijak adalah dia yang hari ini mengerjakan apa yang orang bodoh 
akan mengerjakannya tiga hari kemudian. 
(Abdullah Ibnu Mubarak)


Kebahagiaan anda tumbuh berkembang manakala anda membantu orang
lain. Namun, bilamana anda tidak mencoba membantu sesama,
kebahagiaan akan layu dan mengering. Kebahagiaan itu bagaikan sebuah
tanaman; harus disirami setiap hari dengan sikap dan tindakan memberi.
(J. Donald Walters)


Kesempatan anda untuk sukses di setiap kondisi
selalu dapat diukur oleh seberapa besar
kepercayaan anda pada diri sendiri.
(Robert Collier)


Saya tak pernah menjumpai seseorang yang menderita karena terlalu
banyak bekerja. Lebih banyak orang yang menderita karena terlalu banyak
ambisi tetapi tak cukup berusaha.
(Dr. James Mantague)


Nilai manusia, bukan bagaimana ia mati. melainkan bagaimana ia hidup; bukan apa yang diperoleh, melainkan apa yang telahdiberikan; bukan apa pangkatnya, melainkan apa yang telah diperbuat dengan tugas yang diberikan Tuhan kepadanya. (Ministry)

Tuesday, May 10, 2011

Tak Sesulit yang Kita Bayangkan

Di sebuah ladang terdapat sebongkah batu yang amat besar Dan seorang petani tua selama bertahun-tahun membajak tanah yang ada di sekeliling batu besar itu. Sudah cukup banyak mata bajak yang pecah gara-gara membajak di sekitar batu itu. Padi-padi yang ditanam di sekitar batu itu pun tumbuh tidak baik. Hari ini mata bajaknya pecah lagi. la lalu memikirkan bahwa semua kesulitan yang dialaminya disebabkan oleh batu besar ini. Lalu ia memutuskan untuk melakukan sesuatu pada batu itu. Lalu ia mengambil linggis dan mulai menggali lubang di bawah batu.

Betapa terkejutnya ia ketika mengetahui bahwa batu itu hanya setebal sekitar 6 inchi saja. Sebenarnya batu itu bisa dengan mudah dipecahkan dengan palu biasa. Kemudian ia lalu menghancurkan batu itu sambil tersenyum gembira, la teringat bahwa semua kesulitan yang di alaminya selama bertahun-tahun oleh batu itu ternyata bisa diatasinya dengan mudah dan cepat.

Renungan:
 Kita sering ditakuti oleh bayangan seolah permasalahan yang kita hadapi tampak besar, padahal ketika kita mau melakukan sesuatu, persoalan itu mudah sekali diatasi. Maka. atasi persoalan anda sekarang. Karena belum tentu sebesar yang anda takutkan, dan belum tentu sesulit yang anda bayangkan.
(Dari milis motivasi)

Monday, March 21, 2011

Kenapa Gagal...?

 Kenapa Gagal...?


[www.pencerah.blogspot.com] Pernahkah anda merasa gagal...? menyalahkan diri sendiri karena kegagalan ? atau justru tidak pernah gagal karena memang tidak pernah berbuat/bertindak ?

Sesungguhnya kegagalan yang kita alami tidak berasal dari orang lain. Bukan atasan yang galak, bukan bawahan yang sulit diatur, bukan teman kerja yang malas, tapi karena kita sendirilah yang mengambil keputusan dengan penuh kesadaran untuk... Gagal....

Berikut ada beberapa kisah yang bisa kita jadikan pencerahan bagi hidup kita


Seorang pesenam dari Jepang meraih medali emas impiannya setelah menari dengan indah di Olympiade. Padahal hari sebelumnya, tumitnya retak dan dokter mengatakan di akan cacat seumur hidupnya. Rasa sakit dikalahkan oleh kemauan yang kuat untuk mempersembahkan medali emas bagi negaranya.

Sepasang mahasiswa drop-out memulai sebuah perusahaan software kecil-kecilan yang sama sekali tidak diperhitungkan akan menjadi besar. Kini Bill Gates dan Tim Allen merupakan dua orang legenda software dunia, padahal hanya berijazahkan high school (SMA). 
Seorang veteran perang dunia pertama menawarkan resep masakan keluarganya kepada lebih dari seribu orang yang dinilainya dapat memberinya modal usaha mengembangkan restoran. Seribu orang itu menolaknya. Tapi ia tidak menyerah. Bayangkan bila saat itu Kolonel Sanders memutuskan berhenti pada penolakan yang ke 999, hari ini kita tidak akan mengenal Kentucky Fried Chicken. 

Ketika percobaan lampunya yang ke-sekian ratus gagal. Thomas Alfa Edison berkata pada seorang wartawan. "Saya tidak gagal! Bahkan saya baru saja berhasil menemukan cara ke 879 untuk tidak membuat lampu !" 
(cerita-cerita diatas bersumber dari milis motivasi)


Wednesday, January 12, 2011

Kesubukan Malaikat di Akhirat

Lagi-lagi sebuah pencerahan yang didapat dari milis. Semoga bisa dijadikan sebagai renungan bagi kita semua untuk menuju kebaikan.

Seseorang bercerita, aku bermimpi suatu hari aku pergi ke surga dan seorang malaikat menemaniku serta menunjukkan keadaan di surga.


Memasuki suatu ruang kerja yang penuh dengan para malaikat. Malaikat yang mengantarku berhenti di depan ruang kerja pertama dan berkata,"


Ini adalah Seksi Penerimaan.Disini, semua permintaan yang ditujukan pada Allah, diterima".


Aku melihat-lihat sekeliling tempat ini dan aku dapati tempat ini begitu sibuk dengan begitu banyak malaikat yang memilah-milah seluruh permohonan yang tertulis pada kertas dari manusia di seluruh dunia.


Kemudian,....aku dan malaikat-ku berjalan lagi melalui koridor yang panjang. lalu sampailah kami pada ruang kerja kedua.


Malaikat-ku berkata,"Ini adalah Seksi Pengepakan dan Pengiriman.Disini, kemuliaan dan rahmat yang diminta manusia diproses dan dikirim ke manusia-manusia yang masih hidup yang memintanya".


Aku perhatikan lagi betapa sibuknya ruang kerja itu. Ada banyak malaikatyang bekerja begitu keras karena ada begitu banyaknya permohonan yang dimintakan dan sedang dipaketkan untuk dikirim ke bumi.


Kami melanjutkan perjalanan lagi hingga sampai pada ujung terjauh koridor panjang tersebut dan berhenti pada sebuah pintu ruang kerja yang sangat kecil.


Yang sangat mengejutkan aku, hanya ada satu malaikat yang duduk disana, hampir tidak melakukan apapun.

"Ini adalah Seksi Pernyataan Terima Kasih", kata Malaikatku pelan.,,,Dia tampak malu.


"Bagaimana ini? Mengapa hampir tidak ada pekerjaan disini?", tanyaku.

Menyedihkan", Malaikat-ku menghela napas. "Setelah manusia menerima rahmat yang mereka minta, sangat sedikit manusia yang mengirimkan pernyataan terima kasih".


"Bagaimana manusia menyatakan terima kasih atas Rahmat Tuhan?", tanyaku.

"Sederhana sekali", jawab Malaikat."Cukup berkata,'ALHAMDULILLAHI RABBIL AALAMIIN, Terima kasih, Tuhan' ".


"Lalu, rahmat apa saja yang perlu kita syukuri?”, tanyaku


Malaikat-ku menjawab,


"Jika engkau mempunyai makanan di lemari es, Pakaian yang menutup tubuhmu, atap di atas kepalamu dan tempat untuk tidur, Maka engkau lebih kaya dari 75% penduduk dunia ini.


"Jika engkau memiliki uang di bank, di dompetmu, dan uang-uang receh, maka engkau berada diantara 8% kesejahteraan dunia.


"Dan jika engkau mendapatkan pesan ini di komputermu,engkau adalah bagian dari 1% di dunia yang memiliki kesempatan itu.


Juga.... Jika engkau bangun pagi ini dengan lebih banyak kesehatan daripada kesakitan ... engkau lebih dirahmati daripada begitu banyak orang di dunia ini yang tidak dapat bertahan hidup hingga hari ini.


"Jika engkau tidak pernah mengalami ketakutan dalam perang, kesepian dalam penjara, kesengsaraan penyiksaan, atau kelaparan yang amat sangat ....Maka,engkau lebih beruntung dari 700 juta orang di dunia".



"Jika,........ engkau dapat menghadiri Masjid atau pertemuan religius tanpa ada ketakutan akan penyerangan, penangkapan, penyiksaan,atau kematian ... M a k a,....engkau lebih dirahmati daripada 3 milyar orang didunia."Jika,....orangtuamu masih hidup dan masih berada dalam ikatan pernikahan ...Maka,.....engkau termasuk orang yang sangat jarang.


"Jika engkau dapat menegakkan kepala dan tersenyum, maka,.....engkau bukanlah seperti orang kebanyakan, engkau unik dibandingkan emua mereka yang berada dalam keraguan dan keputusasaan."Jika,...engkau dapat membaca pesan ini, maka engkau menerima rahmat ganda yaitu bahwa seseorang yang mengirimkan ini padamu, berpikir bahwa engkau orang yang sangat istimewa baginya, dan bahwa, engkau lebih dirahmati daripada lebih dari 2 juta orang di dunia yang bahkan tidak dapat membaca sama sekali"
.

Wednesday, November 10, 2010

Menoleh atau Berpalingkah Kita

Menoleh atau Berpalingkah Kita


Sumpah, tulisan ini bukan asli karya saya, melainkan copas dari note fesbuk sobat saya Kang Zee Noor (sebenarnya mau saya kasih skrinsut foto ybs, tapi takut beliaunya jadi terkenal hahahah).  Sebuah cerita yang sarat dengan makna bagi kita yang mau berfikir:

Seorang mandor bangunan yang berada di lantai 5 ingin memanggil pekerjanya yang lagi bekerja dibawah... Setelah sang mandor berkali-kali berteriak memanggil, si pekerja tidak dapat mendengar karena fokus pada pekerjaanya dan bisingnya alat bangunan... Sang mandor terus berusaha agar si pekerja mau menoleh keatas, di lemparnya uang 1000an yg jatuh tepat di sebelah si pekerja...

Si pekerja hanya memungut uang 1000 dan melanjutkan pekerjaanya... Sang mandor akhirnya melemparkan 100.000 dan berharap si pekerja mau menegadah sebentar ke atas... Akan tetapi si pekerja hanya lompat kegirangan karena menemukan uang 100.000 dan kembali bekerja... Pada akhirnya sang mandor melemparkan batu kecil yg tepat mengenai kepala si pekerja... Merasa kesakitan akhirnya si pekerja menoleh ke atas dan dapat bzee_progressive: Merasa kesakitan akhirnya si pekerja menoleh ke atas dan dapat berkomunikasi dengan sang mandor....

Cerita tersebut diatas sama dengan kehidupan kita. Tuhan selalu ingin menyapa kita, akan tetapi kita selalu sibuk bekerja. Kita di beri rejeki sedikit maupun banyak, sering kali kita lupa untuk menengadah bersyukur... Jadi jangan sampai kita mendapatkan batu kecil agar kita mau menoleh kepada Tuhan...
Salam...

Semoga bisa dijadikan sebagai bahan refleksi bagi kita, mengingat banyaknya bencana yang sedang melanda negara kita. Amien...

Monday, October 4, 2010

Berfikir dengan Sederhana

Berfikir dengan Sederhana
(Kerja Keras VS Kerja Keras)


Kisah ini sebenarnya sudah beredar cukup lama di dunia internet, dari era milis, friendster, facebook hingga dunia blog (salah satu media yang eksis dari dulu hingga sekarang). Di belahan dunia yang lain, dikenal dengan istilah Keep It Simple Stupid (KISS) yang bila diartikan secara bebas adalah berfikir sederhana untuk memecahkan masalah yang sebenarnya juga bisa dilakukan oleh orang-orang bodoh.  Adapun kisah-kisahnya adalah sebagai berikut:


Kisah I
Di salah satu perusahaan kosmetik, suatu saat mendapat keluhan dari seorang pelanggan yang mengatakan bahwa ia telah membeli sabun yang ternyata kosong. Dengan segera, para pimpinan perusahaan menceritakan masalah tersebut ke bagian pengepakan yang bertugas memindahkan semua kotak sabun yang telah di pak ke depatermen pengiriman. Manajemen  meminta para teknisi utk memecahkan masalah tersebut dan dengan segera para teknisi bekerja keras utk membuat mesin sinar X dgn monitor resolusi tinggi yg dioperasikan oleh 2 orang utk melihat semua kotak sabun yang melewati sinar tersebut.
Kedua orang tersebut ditugaskan untuk memastikan bahwa kotak sabun yang lewat tidak kosong. Tak diragukan lagi, mereka bekerja keras dgn cepat, dan biaya yang dikeluarkan pun tidaklah sedikit. 

Akan tetapi, pada saat yang sama ada seorang karyawan di sebuah perusahaan kecil dihadapkan pada permasalahan yang sama pula. Dia tidak berpikir ttg hal-hal yang rumit. Dia muncul dengan solusi yang berbeda. dengan membeli sebuah kipas angin listrik utk industri yang memiliki tenaga cukup besar dan mengarahkannya ke garis pengepakan. Kemudian kipas itu dinyalakan, sehingga meniup kotak sabun yang kosong keluar dari jalur pengepakan.

Kisah II
Pada suatu hari, seorang pemilik apartemen menerima komplai dari pelanggannya. Para pelanggan mulai merasa bahwa waktu tunggu mereka di pintu lift terasa lama seiring bertambahnya penghuni di apartemen itu. Sang pemilik apartemen mengundang sejumlah pakar utk memecahkan masalah tersebut.
Seorang pakar menyarankan agara menambah sejumlah lift, sedangkan pakar kedua meminta pemilik utk mengganti lift dengan yang lebih cepat dengan asumsi bahwa semakin cepat lift, orang yang terlayani akan banyak. Kedua saran tersebut tentu memerlukan biaya yang tidak sedikit. 
Namun, pakar ketiga hanya menyarankan satu hal bahwa inti dari komplain pelanggan adalah mereka merasa menunggu terlalu lama. pakar tadi hanya menyarankan kepada sang pemilik apartemen utk menginvestasikan kaca cermin di depan lift, supaya perhatian para pelanggan teralihkan dari pekerjaan "menunggu" agar merasa "tidak menunggu lift". Dan ternyata...berhasil....

Kisah III
Pada saat NASA mulai mengirimkan astronot ke luar angkasa mereka menemukan bahwa pulpen mereka tidak bisa berfungsi di gravitasi nol karena tinta pulpen tersebut tidak akan mengalir ke mata pena. Untuk memecahkan masalah tersebut, mereka menghabiskan waktu satu dekade dan 12 juta dolar. Mereka mengembangkan sebuah pulpen yang dapat berfungsi pada keadaan-keadaan seperti gravitasi nol, terbalik dalam air, dalam berbagai permukaan termasuk kristal, dan dalam derajat temperatur, mulai dari di bawah titik beku sampai lebih dari 300 derajat celcius. 
Dan apakah yang dilakukan para orang rusia? Mereka menggunakan pensil!!


 Bagaimana teman-teman, sudahkah menemukan moral ketiga tersebut...?
Saya jadi ingat filosofi teman2 kuliah saya dulu 
"kalau bisa tidur, ngapain harus lembur?" 
 
Sebuah filosofi yang bisa diartikan positif dan negatif. Secara negatif filosofi tersebut diartikan secara tekstual yaitu kalau ada tugas di tinggal tidur saja, toh besuk juga bisa copy paste. Sedangkan bagi sebagian orang diartikan bekerja cerdas dengan memanfaatkan waktu sehingga tidak harus lembur dalam mengerjakan tugas. 

Thursday, March 4, 2010

Kebenaran

Kebenaran


Sebuah pertanyaan yang menggelitik muncul dihati saya, "apakah kebenaran yang saya anut benar-benar benar..?". 

Semua orang pasti mendambakan kebenaran dalam setiap lini kehidupannya. Akan tetapi, beberapa orang tidak sadar akan kebenaran dari kebenaran yang mereka dambakan tersebut. 
Pada dasarnya, kebenaran adalah suatu hal yang relatif. Benar menurut saya belum tentu benar menurut panjenengan semua. Kalau dalam ilmu matematika, 1+1 = 2 adalah benar, namun dalam biologi 1+1 = 2 atau 3 atau 4 juga merupakan suatu kebenaran

Akhirnya didapat suatu kesimpulan awal bahwa kebenaran yang kita anut belum tentu benar, karena kebenaran yang paling benar adalah hasil pemikiran dari masing-masing personal. Jadi apabila ada yang menasbihkan dirinya sebagai pembela kebenaran, maka tak lebih hanya pembela egonya sendiri atau sebagian orang yang sepaham dengannya.

Saturday, December 12, 2009

Ramalan Jaya Baya (bagian IV)

Ramalan Jaya Baya (bagian IV/Terakhir)


Akhirnya, tulisan mengenai Ki Jaya Baya berakhir pada edisi ini. Bagi teman-teman yang percaya ya sumonggo, bagi yang tidak saya juga nggak bakalan menolak. Saya sendiri sebenarnya tidak percaya ramalan, akan tetapi tulisan ini tetap bisa jadikan sebagai ajang introspeksi pada diri saya sendiri.

165. Wong sing jahat lan pinter jilat saya derajat---Yang jahat dan pandai menjilat makin kuasa.

166. Pemerasan saya ndadra---Pemerasan merajalela.

167. Maling lungguh wetenge mblenduk --- Pencuri duduk berperut gendut.

168. Pitik angrem saduwure pikulan---Ayam mengeram di atas pikulan.

169. Maling wani nantang sing duwe omah---Pencuri menantang si empunya rumah.

170. Begal pada ndhugal---Penyamun semakin kurang ajar.

171. Rampok padha keplok-keplok---Perampok semua bersorak-sorai.

172. Wong momong mitenah sing diemong---Si pengasuh memfitnah yang diasuh

173. Wong jaga nyolong sing dijaga---Si penjaga mencuri yang dijaga.

174. Wong njamin njaluk dijamin---Si penjamin minta dijamin.

175. Akeh wong mendem donga---Banyak orang mabuk doa.

176. Kana-kene rebutan unggul---Di mana-mana berebut menang.

177. Angkara murka ngombro-ombro---Angkara murka menjadi-jadi.

178. Agama ditantang---Agama ditantang.

179. Akeh wong angkara murka---Banyak orang angkara murka.

180. Nggedhekake duraka---Membesar-besarkan
durhaka.

181. Ukum agama dilanggar---Hukum agama dilanggar.

182. Prikamanungsan di-iles-iles---Perikemanusiaan diinjak-injak.

183. Kasusilan ditinggal---Tata susila diabaikan.

184. Akeh wong edan, jahat lan kelangan akal budi---Banyak orang gila, jahat dan hilang akal budi.

185. Wong cilik akeh sing kepencil---Rakyat kecil banyak tersingkir.

186. Amarga dadi korbane si jahat sing jajil---Karena menjadi kurban si jahat si laknat.

187. Banjur ana Ratu duwe pengaruh lan duwe prajurit---Lalu datang Raja berpengaruh dan berprajurit.

188. Lan duwe prajurit---Dan punya prajurit.

189. Negarane ambane saprawolon---Lebar negeri seperdelapan dunia.

190. Tukang mangan suap saya ndadra---Pemakan suap semakin merajalela.

191. Wong jahat ditampa---Orang jahat diterima.

192. Wong suci dibenci---Orang suci dibenci.

193. Timah dianggep perak---Timah dianggap perak.

194. Emas diarani tembaga---Emas dibilang tembaga

195. Dandang dikandakake kuntul---Gagak disebut bangau.

196. Wong dosa sentosa---Orang berdosa sentosa.

197. Wong cilik disalahake---Rakyat jelata dipersalahkan.

198. Wong nganggur kesungkur---Si penganggur tersungkur.

199. Wong sregep krungkep---Si tekun terjerembab.

200. Wong nyengit kesengit---Orang busuk hati dibenci.

201. Buruh mangluh---Buruh menangis.

202. Wong sugih krasa wedi---Orang kaya ketakutan.

203. Wong wedi dadi priyayi---Orang takut jadi priyayi.

204. Senenge wong jahat---Berbahagialah si jahat.

205. Susahe wong cilik---Bersusahlah rakyat kecil.

206. Akeh wong dakwa dinakwa---Banyak orang saling tuduh.

207. Tindake manungsa saya kuciwa---Ulah manusia semakin tercela.

208. Ratu karo Ratu pada rembugan negara endi sing dipilih lan disenengi---Para raja berunding negeri mana yang dipilih dan disukai.

209. Wong Jawa kari separo---Orang Jawa tinggal setengah.

210. Landa-Cina kari sejodho --- Belanda-Cina tinggal sepasang.

211. Akeh wong ijir, akeh wong cethil---Banyak orang kikir, banyak orang bakhil.

212. Sing eman ora keduman---Si hemat tidak mendapat bagian.

213. Sing keduman ora eman---Yang mendapat bagian tidak berhemat.

214. Akeh wong mbambung---Banyak orang berulah dungu.

215. Akeh wong limbung---Banyak orang limbung.

216. Selot-selote mbesuk wolak-waliking zaman teka---Lambat-laun datanglah kelak terbaliknya zaman.

Monday, December 7, 2009

Ramalan Jaya Baya (bagian III)

Ramalan Jaya Baya (bagian III)


Tulisan ini merupakan sambungan dari Ramalan Jaya Baya bagian II . Semoga  teman-teman semua tidak bosan membacanya dan saya juga berharap agar tulisan ini bisa dijadikan renungan bagi kita semua. 


117. Wong dora ura-ura---Orang (yang) bohong berdendang.

118. Ratu ora netepi janji, musna panguwasane---Raja ingkar janji, hilang wibawanya.

119. Bupati dadi rakyat---Pegawai tinggi menjadi rakyat.

120. Wong cilik dadi priyayi---Rakyat kecil jadi priyayi.

121. Sing mendele dadi gedhe---Yang curang jadi besar.

122. Sing jujur kojur---Yang jujur celaka.

123. Akeh omah ing ndhuwur jaran---Banyak rumah di punggung kuda.

124. Wong mangan wong---Orang makan sesamanya.

125. Anak lali bapak---Anak lupa bapa.

126. Wong tuwa lali tuwane---Orang tua lupa ketuaan mereka.

127. Pedagang adol barang saya laris---Jualan pedagang semakin laris.

128. Bandhane saya ludhes---Namun harta mereka makin habis.

129. Akeh wong mati kaliren ing sisihe pangan---Banyak orang mati lapar di samping makanan.

130. Akeh wong nyekel bandha nanging uripe sangsara---Banyak orang berharta tapi hidup sengsara.

131. Sing edan bisa dandan---Yang gila bisa bersolek.

132. Sing bengkong bisa nggalang gedhong---Si bengkok membangun mahligai.

133. Wong waras lan adil uripe nggrantes lan kepencil---Yang waras dan adil hidup merana dan tersisih.

134. Ana peperangan ing njero---Terjadi perang di dalam.

135. Timbul amarga para pangkat akeh sing padha salah paham---Terjadi karena para pembesar banyak salah faham.

136. Durjana saya ngambra-ambra---Kejahatan makin merajalela.

137. Penjahat saya tambah---Penjahat makin banyak.

138. Wong apik saya sengsara---Yang baik makin sengsara.

139. Akeh wong mati jalaran saka peperangan---Banyak orang mati karena perang.

140. Kebingungan lan kobongan---Karena bingung dan kebakaran.

141. Wong bener saya thenger-thenger---Si benar makin tertegun.

142. Wong salah saya bungah-bungah---Si salah makin sorak sorai.

143. Akeh bandha musna ora karuan lungane---Banyak harta hilang entah ke mana

144. Akeh pangkat lan drajat pada minggat ora karuan sababe---Banyak pangkat dan derajat lenyap entah mengapa.

145. Akeh barang-barang haram, akeh bocah haram---Banyak barang haram, banyak anak haram.

146. Bejane sing lali, bejane sing eling---Beruntunglah si lupa, beruntunglah si sadar.

147. Nanging sauntung-untunge sing lali---Tapi betapapun beruntung si lupa.

148. Isih untung sing waspada---Masih lebih beruntung si waspada.

149. Angkara murka saya ndadi---Angkara murka semakin menjadi.

150. Kana-kene saya bingung---Di sana-sini makin bingung.

151. Pedagang akeh alangane---Pedagang banyak rintangan.

152. Akeh buruh nantang juragan---Banyak buruh melawan majikan.

153. Juragan dadi umpan---Majikan menjadi umpan.

154. Sing suwarane seru oleh pengaruh---Yang bersuara tinggi mendapat pengaruh.

155. Wong pinter diingar-ingar---Si pandai direcoki.

156. Wong ala diuja---Si jahat dimanjakan.

157. Wong ngerti mangan ati---Orang yang mengerti makan hati.

158. Bandha dadi memala---Hartabenda menjadi penyakit

159. Pangkat dadi pemikat---Pangkat menjadi pemukau.

160. Sing sawenang-wenang rumangsa menang --- Yang sewenang-wenang merasa menang

161. Sing ngalah rumangsa kabeh salah---Yang mengalah merasa serba salah.

162. Ana Bupati saka wong sing asor imane---Ada raja berasal orang beriman rendah.

163. Patihe kepala judhi---Maha menterinya benggol judi.

164. Wong sing atine suci dibenci---Yang berhati suci dibenci.

 
.................Lagi-lagi tulisan ini bersambung

Thursday, December 3, 2009

Ramalan Jaya Baya (bagian II)

Ramalan Jaya Baya (bagian II)


Tulisan ini merupakan sambungan dari Ramalan Jaya Baya bagian I . Semoga bisa dijadikan renungan bagi kita semua. 



59. Ngakune suci, nanging sucine palsu--- Mengaku suci, tapi palsu belaka.

60. Akeh bujuk akeh lojo--- Banyak tipu banyak muslihat.

61. Akeh udan salah mangsa--- Banyak hujan salah musim.

62. Akeh prawan tuwa--- Banyak perawan tua.

63. Akeh randha nglairake anak--- Banyak janda melahirkan bayi.

64. Akeh jabang bayi lahir nggoleki bapakne--- Banyak anak lahir mencari bapaknya.

65. Agama akeh sing nantang--- Agama banyak ditentang.

66. Prikamanungsan saya ilang--- Perikemanusiaan semakin hilang.

67. Omah suci dibenci--- Rumah suci dijauhi.

68. Omah ala saya dipuja--- Rumah maksiat makin dipuja.

69. Wong wadon lacur ing ngendi-endi--- Perempuan lacur dimana-mana.

70. Akeh laknat--- Banyak kutukan

71. Akeh pengkianat--- Banyak pengkhianat.

72. Anak mangan bapak---Anak makan bapak.

73. Sedulur mangan sedulur---Saudara makan saudara.

74. Kanca dadi mungsuh---Kawan menjadi lawan.

75. Guru disatru---Guru dimusuhi.

76. Tangga padha curiga---Tetangga saling curiga.

77. Kana-kene saya angkara murka --- Angkara murka semakin menjadi-jadi.

78. Sing weruh kebubuhan---Barangsiapa tahu terkena beban.

79. Sing ora weruh ketutuh---Sedang yang tak tahu disalahkan.

80. Besuk yen ana peperangan---Kelak jika terjadi perang.

81. Teka saka wetan, kulon, kidul lan lor---Datang dari timur, barat, selatan, dan utara.

82. Akeh wong becik saya sengsara--- Banyak orang baik makin sengsara.

83. Wong jahat saya seneng--- Sedang yang jahat makin bahagia.

84. Wektu iku akeh dhandhang diunekake kuntul--- Ketika itu burung gagak dibilang bangau.

85. Wong salah dianggep bener---Orang salah dipandang benar.

86. Pengkhianat nikmat---Pengkhianat nikmat.

87. Durjana saya sempurna--- Durjana semakin sempurna.

88. Wong jahat munggah pangkat--- Orang jahat naik pangkat.

89. Wong lugu kebelenggu--- Orang yang lugu dibelenggu.

90. Wong mulya dikunjara--- Orang yang mulia dipenjara.

91. Sing curang garang--- Yang curang berkuasa.

92. Sing jujur kojur--- Yang jujur sengsara.

93. Pedagang akeh sing keplarang--- Pedagang banyak yang tenggelam.

94. Wong main akeh sing ndadi---Penjudi banyak merajalela.

95. Akeh barang haram---Banyak barang haram.

96. Akeh anak haram---Banyak anak haram.

97. Wong wadon nglamar wong lanang---Perempuan melamar laki-laki.

98. Wong lanang ngasorake drajate dhewe---Laki-laki memperhina derajat sendiri.

99. Akeh barang-barang mlebu luang---Banyak barang terbuang-buang.

100. Akeh wong kaliren lan wuda---Banyak orang lapar dan telanjang.

101. Wong tuku ngglenik sing dodol---Pembeli membujuk penjual.

102. Sing dodol akal okol---Si penjual bermain siasat.

103. Wong golek pangan kaya gabah diinteri---Mencari rizki ibarat gabah ditampi.

104. Sing kebat kliwat---Yang tangkas lepas.

105. Sing telah sambat---Yang terlanjur menggerutu.

106. Sing gedhe kesasar---Yang besar tersasar.

107. Sing cilik kepleset---Yang kecil terpeleset.

108. Sing anggak ketunggak---Yang congkak terbentur.

109. Sing wedi mati---Yang takut mati.

110. Sing nekat mbrekat---Yang nekat mendapat berkat.

111. Sing jerih ketindhih---Yang hati kecil tertindih

112. Sing ngawur makmur---Yang ngawur makmur

113. Sing ngati-ati ngrintih---Yang berhati-hati merintih.

114. Sing ngedan keduman---Yang main gila menerima bagian.

115. Sing waras nggagas---Yang sehat pikiran berpikir.

116. Wong tani ditaleni---Orang (yang) bertani diikat.



 .................Masih ada sambungannya

Tuesday, December 1, 2009

Ramalan Ki Jaya Baya (bagian I)

Ramalan Jaya Baya (bagian I)



Lagi-lagi tulisan ini berasal dari facebook sahabat saya, Muhamad Vesovshchikov yang katanya jiplakan dari wikipedia. Sebuah catatan menarik berkaitan dengan ramalan Ki Jaya Baya, yaitu raja Kediri yang bertahta sekita tahun 1135-1157. Ramalan Ki Jaya Baya ini berkaitan dengan gambaran tentang kondisi nusantara pada masa yang akan datang. Adapun ramalannya adalah sebagai berikut:

1. Besuk yen wis ana kreta tanpa jaran --- Kelak jika sudah ada kereta tanpa kuda.

2. Tanah Jawa kalungan wesi --- Pulau Jawa berkalung besi.

3. Prahu mlaku ing dhuwur awang-awang --- Perahu berjalan di angkasa.

4. Kali ilang kedhunge --- Sungai kehilangan mata air.

5. Pasar ilang kumandhang --- Pasar kehilangan suara.

6. Iku tandha yen tekane zaman Jayabaya wis cedhak --- Itulah pertanda zaman Jayabaya telah mendekat.

7. Bumi saya suwe saya mengkeret --- Bumi semakin lama semakin mengerut.

8. Sekilan bumi dipajeki --- Sejengkal tanah dikenai pajak.

9. Jaran doyan mangan sambel --- Kuda suka makan sambal.

10. Wong wadon nganggo pakeyan lanang --- Orang perempuan berpakaian lelaki.

11. Iku tandhane yen wong bakal nemoni wolak-waliking zaman--- Itu pertanda orang akan mengalami zaman berbolak-balik

12. Akeh janji ora ditetepi --- Banyak janji tidak ditepati.

13. keh wong wani nglanggar sumpahe dhewe--- Banyak orang berani melanggar sumpah sendiri.

14. Manungsa padha seneng nyalah--- Orang-orang saling lempar kesalahan.

15. Ora ngendahake hukum Hyang Widhi--- Tak peduli akan hukum Hyang Widhi.

16. Barang jahat diangkat-angkat--- Yang jahat dijunjung-junjung.

17. Barang suci dibenci--- Yang suci (justru) dibenci.

18. Akeh manungsa mung ngutamakke dhuwit--- Banyak orang hanya mementingkan uang.

19. Lali kamanungsan--- Lupa jati kemanusiaan.

20. Lali kabecikan--- Lupa hikmah kebaikan.

21. Lali sanak lali kadang--- Lupa sanak lupa saudara.

22. Akeh bapa lali anak--- Banyak ayah lupa anak.

23. Akeh anak wani nglawan ibu--- Banyak anak berani melawan ibu.

24. Nantang bapa--- Menantang ayah.

25. Sedulur padha cidra--- Saudara dan saudara saling khianat.

26. Kulawarga padha curiga--- Keluarga saling curiga.

27. Kanca dadi mungsuh --- Kawan menjadi lawan.

28. Akeh manungsa lali asale --- Banyak orang lupa asal-usul.

29. Ukuman Ratu ora adil --- Hukuman Raja tidak adil

30. Akeh pangkat sing jahat lan ganjil--- Banyak pejabat jahat dan ganjil

31. Akeh kelakuan sing ganjil --- Banyak ulah-tabiat ganjil

32. Wong apik-apik padha kapencil --- Orang yang baik justru tersisih.

33. Akeh wong nyambut gawe apik-apik padha krasa isin --- Banyak orang kerja halal justru merasa malu.

34. Luwih utama ngapusi --- Lebih mengutamakan menipu.

35. Wegah nyambut gawe --- Malas untuk bekerja.

36. Kepingin urip mewah --- Inginnya hidup mewah.

37. Ngumbar nafsu angkara murka, nggedhekake duraka --- Melepas nafsu angkara murka, memupuk durhaka.

38. Wong bener thenger-thenger --- Orang (yang) benar termangu-mangu.

39. Wong salah bungah --- Orang (yang) salah gembira ria.

40. Wong apik ditampik-tampik--- Orang (yang) baik ditolak ditampik (diping-pong).

41. Wong jahat munggah pangkat--- Orang (yang) jahat naik pangkat.

42. Wong agung kasinggung--- Orang (yang) mulia dilecehkan

43. Wong ala kapuja--- Orang (yang) jahat dipuji-puji.

44. Wong wadon ilang kawirangane--- perempuan hilang malu.

45. Wong lanang ilang kaprawirane--- Laki-laki hilang perwira/kejantanan

46. Akeh wong lanang ora duwe bojo--- Banyak laki-laki tak mau beristri.

47. Akeh wong wadon ora setya marang bojone--- Banyak perempuan ingkar pada suami.

48. Akeh ibu padha ngedol anake--- Banyak ibu menjual anak.

49. Akeh wong wadon ngedol awake--- Banyak perempuan menjual diri.

50. Akeh wong ijol bebojo--- Banyak orang tukar istri/suami.

51. Wong wadon nunggang jaran--- Perempuan menunggang kuda.

52. Wong lanang linggih plangki--- Laki-laki naik tandu.

53. Randha seuang loro--- Dua janda harga seuang (Red.: seuang = 8,5 sen).

54. Prawan seaga lima--- Lima perawan lima picis.

55. Dhudha pincang laku sembilan uang--- Duda pincang laku sembilan uang.

56. Akeh wong ngedol ngelmu--- Banyak orang berdagang ilmu.

57. Akeh wong ngaku-aku--- Banyak orang mengaku diri.

58. Njabane putih njerone dhadhu--- Di luar putih di dalam jingga.


.................Masih ada sambungannya

DOWNLOAD MOVIE