Wednesday, December 21, 2016

Om telolet om

Om telolet om


Om telolet omEntah dosa dari mana siapa yang memulai, fenomena "om telolet om" saat ini menjadi viral di dunia maya dan asyik dilakukan di dunia nyata. Jika anda sedang lewat di suatu jalan kemudian banyak anak-anak maupun orang dewasa yang bergerombol di tepi jalan sambil bawa poster atau mengacung-acungkan hp dan jempol ke arah bus yang lewat jangan mengambil kesimpulan kalau mereka sedang berdemo atau mau naik bus tersebut.

Yah, perlu diketahui mereka sedang asyik menunggu rejeki dari sopir bus berupa bunyi klakson yang berbunyi telolet atau sejenisnya. Ketika sopir membunyikan klakson, tampak ekspresi kebahagiaan dan kebanggaan yang mereka tunjukkan bisa dengan bertepuk tangan, mengucapkan terima kasih atau bahkan borgoyang sambil tertawa-tawa.

Mungkin bagi sebagian orang mereka dianggap norak, tapi percaya atau tidak apabila diukur tingkat kebahagiaan orang-orang yang menunggu telolet dengan yang menganggap mereka norak ternyata tinggi kaum teloleter tersebut. Hanya bermodal tulisan atau jempol mereka bisa mendapatkan dan mengekspresikan kebahagiaan mereka tanpa dibuat-buat. Berbeda dengan sebagian orang lainnya yang dengan bersusah payah dan mengeloarkan biaya yang besar demi meraih dan mengekspresikan kebahagiaannya.

Dan ternyata fenomena "om telolet om" tersebut sampai menginspirasi manusia-manusia di belahan bumi lainnya untuk ikut mengekspresikan walaupun mungkin mereka gak tau maksudnya. Jadi janganlan heran jika suatu saat nanti di amerika atau eropa banyak yang meniru kegiatan tersebut mengingat mudahnya mencari kebahagiaan ala Indonesian people. Dan mungkin gangnam style yang dulunya sempat berjaya dan menguasai peradaban dunia akan bertekuk lutut pada budaya baru dari indonesia yang bernama "om telolet om".

Di Indonesia sendiri diprediksikan akan muncul sesuatu yang baru berkaitan dengan fenomena ini, bisa lagu, film, kaos atau apapun yang bertema om telolet om. 
Gimana sudahkah anda bertelolet hari ini?

4 comments:

  1. boleh ber telolet tapi jangan (jadi orang yang) tulalit ya... enggak banget dech

    ReplyDelete
  2. masih bingung sih, kenapa banyak anak2 yang ngikutin hal2 yang seperti ini. di satu sisi memang jadi hiburan, tapi disisi lain membahayakan karena berada di pinggir jalan raya

    ReplyDelete
  3. Saya malah pasang aplikasi om telolt om di hp untuk menghilangkan stress, hehehe... Lumayan menghibur.

    ReplyDelete

Silahkan berkomentar dengan sopann dan bertanggung jawab