Saturday, November 21, 2015

UMK Jawa Tengah 2016

Daftar Upah Munimum Kabupaten/Kota  UMK  Jawa Tengah 2016


UMK Jateng
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo akhirnya pada hari jumat 20 November 2015 menetapkan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK)  tahun 2016 se-Provinsi Jawa Tengah.  Mayoritas penetapannya menggunakan formula Peraturan Gubernur (Pergub), hanya sebagian yang menggunakan Peraturan Pemerintah (PP) tentang Pengupahan.‬


Berikut ini adalah daftar UMK Jateng 2016
UMK Kota Semarang Rp 1.909.000
UMK Kab Demak Rp 1.745.000
UMK kab Kendal Rp 1.639.000
UMK Kab Semarang Rp 1.610 .000
UMK Kab Kudus ; Rp 1.608.200
UMK Cilacap Kota ; Rp 1.608.000
UMK Kota Pekalongan : Rp 1,500.000
UMK Cilacap timur : Rp 1.490.000
UMK Cilacap Barat : Rp 1.483.000
UMK Kab Batang ; Rp 1.467.500
UMK Kab Pekalongan : Rp 1.463.000
UMK Kota Salatiga Rp 1.450.953
UMK Kab Karangnyar ; Rp 1.420.000
UMK Kota Surakarta : Rp 1.418.000
UMK Kab Magelang ; Rp 1.410.000
UMK Kab Boyolali Rp 1.403.500
UMK Kab Klaten : Rp 1.400.000
UMK Kab Sukoharjo Rp 1.396.000
UMK Kota Tegal ; Rp 1.385.000
UMK Kab Purbalingga : Rp 1.377.500
UMK Kab Tegal : Rp 1.373.000
UMK Kab Banyumas ; Rp 1.350.000
UMK Kab Jepara : Rp 1.350.000
UMK Kota Magelang ; Rp 1.341.000
UMK Kab Blora : Rp 1.328.000
UMK Kab Wonosobo : Rp 1.326.000
UMK Kab Pemalang : Rp 1.325.000
UMK Kab Kebumen ; Rp 1.324.000
UMK Kab Temanggung; Rp 1.313.000
UMK Kab Brebes : Rp 1.310.000
UMK Kab Pati : Rp 1.310.000
UMK Kab Grobogan : Rp 1.305.000
UMK Kab Rembang Rp 1.300.000
UMK Kab Sragen Rp 1.300.000
UMK Kab Purworejo ; Rp 1.300.000
UMK Kab Wonogiri ; Rp 1.293.000
UMK Kab Banjarnegara ; Rp 1.265.000

Saturday, November 14, 2015

RISHA Rumah Instan Sederhana Sehat

RISHA: Rumah Instan Sederhana dan Sehat


rumah instan
Rumah Instan Sederhana Sehat (RISHA) buatan PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk
Rumah merupakan salah satu kebutuhan dasar bagi manusia baik itu di desa paupun kota dari daerah pantai sampai gunung, dari kutub sampai gurun. Salah satu permasalahan dalam membangun rumah adalah banyaknya biaya yang harus di keluarkan serta waktu yang diperlukan cukup lama (tergantung jenis bahan, ukuran, model dan ketersediaan tukang).  Dan bagi daerah terpencil, kesulitan akan bertambah lagi karena keterbatasan bahan material kecuali yang biasa terdapat di alam.

Berbekal kesulitan-kesulitan itulah akhirnya Kementerian PUPR mengembangkan teknologi rumah instan yang disebuut dengan RISHARISHA bukanlah nama sembarangan, karena di dalamnya mengandung filosofi singkatan yang cukup mudah diingat yaitu Rumah Instan Sederhana dan Sehat. Tidak seperti bahan instan yang lain  terutama makanan instan, rumah instan ini sudah diterapkan dalam penyediaan rumah pasca gempa di Aceh dan Nias.

Meskipun di bangun dengan sistem bongkar pasang, RISHA tetap mengedepankan keselamatan penggunanya dengan memperhatikan aspek kenyamanan serta keselamatan karena dirancang dengan standar bangunan tahan gempa anti rayap dan anti karat.  Struktur utama bangunan menggunakan komponen pracetak berukuran modular dengan menggunakan komponen utama  panel struktur utama, panel dinding, dan kusen beton.  Komponen-komponen bangunan tersebut dapat diaplikasikan untuk pondasi, sloof, kolom, balok, kuda-kuda termasuk dinding dan juga dapat digunakan untuk pembangunan infrastruktur lainnya, seperti tower menara air, kanstin jalan, drainase jalan, pedestrian, kebutuhan lansekap [bangku, meja , prasasti, dsb, bahkan landasan helikopter] sebagaimana dirilis dari www.litbang.pu.go.id.

Beberapa keunggulan RISHA dibandingkan dengan rumah konvensional antara lain:
1.    Tidak memerlukan tenaga kerja yang banyak untuk merakitnya, sehingga meminimalisir biaya
        tenaga kerja
2.    Kualitasnya lebih terjaga, karena dibuat dalam satu pabrikan yang selalu menerapkan 
       teknologi penjaminan mutu
3.    Lebih menghemat bahan bangunan
4.    Tahan gempa, tahan rayap dan tahan karat
5.    Dapat diaplikasikan untuk rumah biasa mmaupun rumah tingkat

Sumber:
1.    http://properti.kompas.com/read/2015/11/12/143000721/Amankah.Rumah.Instan.Buatan.Indocement.
2.    http://properti.kompas.com/read/2015/11/12/013826521/Kementerian.PUPR.Kembangkan.15.000.Rumah.Instan?
3.    http://bisnis.tempo.co/read/news/2015/11/12/090718069/pemerintah-bangun-15-ribu-rumah-instan-di-daerah-perbatasan
4.    https://litbang.pu.go.id/risha-rumah-instan-sederhana-sehat.balitbang.pu.go.id