Saturday, January 3, 2015

Belajar dari Perampok Profesional

Belajar dari Perampok Profesional

Yang namanya belajar, tidak harus dengan berguru pada seorang cerdik atau cendikia. Dengan siapapun kita bisa belajar sesuatu, bahkan dengan orang yang dianggap paling jahat ataupun paling hina sekaligus. Berikut ini adalah salah satu contoh pembelajaran yang dapat kita ambil dari suatu kejadian yang bersumber dari milis motivasi

Pada suatu hari, terjadi  perampokan di Guangzhou, China. Perampok bank berteriak kesemua orang yang ada di  bank tersebut:
 "Jangan Bergerak. Uang ini Milik Negara, Hidupmu milikmu." Dengan ketakutan, semua orang di bank menunduk dengan tenang.

Ini yang disebut "Konsep Merubah Pikiran" Merubah cara berpikir yang konvensional.

Ketika melihat seorang wanita berbaring di meja secara provokatif, perampok berteriak padanya "Beradablah, Ini perampokan, bukan pemerkosaan!"

Ini yang disebut "Professional" fokus hanya kepada apa yang kamu dilatih

Ketika Perampok kembali kerumah, perampok yang lebih muda (lulusan s2) berkata kepada perampok yang tua (lulusan sd):
 "Bang, ayo kita hitung berapa yang kita dapat."
Perampok yang lebih tua bilang "Bego banget lo. Duitnya banyak gitu lama pasti ngitungnya. Malem ini lihat aja di TV bakal bilang berapa yang kita rampok dari bank!"

Ini yang disebut "Pengalaman." Sekarang pengalaman lebih penting dari gelar..!

Setelah perampok pergi, manajer bank bilang pada supervisor bank untuk menelpon polisi secepatnya. Tetapi supervisor berkata:
"Tunggu! Ayo kita ambil $80juta dollar dari bank untuk kita dan tambahkan ke $20juta dollar yang sudah diambil perampok dari bank".

Ini yang disebut "Sambil Berenang Minum Oplosan." Merubah keadaan tak baik menjadi keuntungan anda!


Supervisor berkata: " Akan sangat bagus bila ada perampokan setiap bulan."

Ini yang disebut "Membunuh Kebosanan" Kebahagiaan personal lebih penting dari pekerjaan anda.

Keesokan harinya, Berita TV melaporkan bahwa $100juta telah dicuri dari bank. Perampok menghitung dan menghitung, tetapi mereka hanya dapat $20juta dollar. Perampok sangat marah dan komplain
"Kita meresikokan hidup dan jabatan kita dan hanya dapat $20juta dollar. Pekerja Bank mengambil $80juta dollar dengan santai. Sepertinya mendingan menjadi teredukasi daripada perampok!"

Ini yang disebut "Pengetahuan bernilai lebih banyak dari emas"
Manajer bank tersenyum dan bahagia karena kekalahan di main saham dapat di bayarkan oleh perampokan yang terjadi.

Ini yang disebut "Mengambil kesempatan." Berani mengambil resiko!

Jadi siapakah pencuri Sejati dan lebih professional disini?