Sunday, March 30, 2014

Kehilangan Tempat Bermain

 Kehilangan Tempat Bermain


Dulu waktu masih kecil, yang namanya permainan anak-anak begitu sering dilakukan. Ada yang namanya nekeran (stin), jamuran, gobag sodor, jepitan, bentik, dakon, sudah manda, lompat tali, jetungan, ingklo, gamparan dan lain sebagainya. Dan hampir semua anak bisa memainkan permainan yang bersifat kolosal ini demi kebersamaan.

Beda halnya sekarang, anak-anak lebih mengenal pleistesyen alias PS, nitendo, time zone, kids fun, fantasia dan permainan lainnya yang rata-rata bersifat soliter. Gimana mau tahu permainan tradisional diatas, la wong lahan yang biasa digunakan untuk bermain saja sudah hilang. Lapangan-lapangan semakin terdesak, apalagi lahan pekarangan termasuk halaman yang dulunya jadi tempat berkumpul dan bermainnya anak-anak.

Beruntunglah bagi manusia yang tinggal di pedesaan karena meskipun sedikit setidaknya masih ada lahan terbuka yang bisa digunakan untuk tempat bermain anak-anak. Bagi yang tinggal dikota, untuk mengatasi kejenuhan sementara waktu dengan bermain di tempat-tempat yang dipaksanakan untuk wahana permainan anak-anak di mall ataupun wahana permainan modern lainnya. 

Dan waktu libur adalah pelampiasan yang tepat untuk pergi ke luar kota mencari tempat yang lapang dan enak untuk area bermain. Tak heran mereka rela bermacet-macet ria untuk pergi ke pantai untuk sekedar main pasir, ke gunung melihat pemandangan alam, ke taman, tempat permainan air ataupun kebun binatang asal anak-anak mereka bisa bermain.

Semoga kita terus peduli dengan kebutuhan bermain anak-anak kita


Monday, March 10, 2014

Fortuner Diesel Berpenggerak 4x4

Seiring dengan semakin ketatnya persaingan SUV kelas  menengah membuat Toyota yang merupakan salah satu pabrikan mobil paling besar di Indonesia mulai berbenah.  
Pertengahan tahun ini, direncanakan Toyota akan mengenalkan Fortuner diesel berpenggerak 4x4. Hal itu akan dilakukan mengingat selama ini Toyota hanya memasarkan Fortuner dalam dua pilihan mesin, 2.5 liter diesel dan 2.7 liter bensin. 

Ingin tahu kebenaran berita ini...?   Kita tunggu saja tanggal mainnya

Sunday, March 9, 2014

Pemerintah Kabupaten Demak Siap Mendukung PLPBK

Pemerintah Kabupaten Demak siap melaksanakan dan menyukseskan pelaksanaan Penataan Lingkungan Permukiman Berbasis Komunitas (PLPBK) sebagai intervensi lanjutan dari PNPM Mandiri Perkotaan (dulunya P2KP )  yang akan dilaksanakan di 3 desa yaitu Mulyorejo, Turirejo dan Donorejo. Demikian salah satu kesimpulan dari sambutan yang disampaikan oleh Plt Sekretaris Daerah Kabupaten Demak dalam kegiatan Lokakarya Orientasi PLPBK di Gedung Bina Praja Kamis 6 Maret 2014

Lokakarya Orientasi PLPBK PNPM Mandiri Perkotaan Kabupaten Demak  yang dihadiri oleh 80 orang dari unsur SKPD, Pemerintah desa, BKM, fasilitator pendamping dan kelompok peduli ini memiliki tujuan untuk membangun kesamaan pemahaman substansi dan tanggung jawab pengendalian seluruh stakeholder di tingkat kabupaten.

Di dalam sesi diskusi, disampaikan materi tentang kebijakan penanggulangan kemiskinan yang sudah dilaksanakan Pemerintah Daerah Kabupaten Demak oleh Drs Sugeng Pujiono MSi (Bapermas & KB Kabupaten Demak), Lingkungan Permukiman dalam aspek penyehatan masyarakat oleh Nur Wahyu Rahayu SKM, Mkes (Dinkes Provinsi Jawa Tengah) serta Konsep penataan lingkungan permukiman berbasis komunitas yang dibawakan oleh Rudi Santosa, SE, MSi (OSP 5 Propinsi Jawa Tengah).

Sebagaimana diketahui, Sejak pelaksanaan P2KP hingga pelaksanaan PNPM Mandiri Perkotaan saat ini, pendampingan masyarakat diawali dari tahapan pemberdayaan masyarakat miskin menuju masyarakat berdaya dengan sejumlah intervensi dalam hal perubahan sikap, perilaku/ cara pandang masyarakat yang bertumpu pada nilai-nilai universal kemasyarakatan dan dilanjutkan dengan pendampingan yang berorientasi membangun transformasi menuju masyarakat mandiri.Selanjutnya, diharapkan transformasi masyarakat mandiri menuju masyarakat madani dilakukan melalui intervensi untuk meningkatkan kemampuan masyarakat dalam pengembangan kualitas lingkungan permukiman yang berkelanjutan (sustainable development) secara holistik dan terpadu pada tingkat lingkungan permukiman melalui pengembangan kegiatan usaha ekonomi masyarakat, pemberdayaan sumber daya manusia, serta penataan prasarana lingkungan dan kualitas hunian.

Kegiatan Penataan Lingkungan Permukiman Berbasis Komunitas diharapkan dapat memuat arahan rencana tata bangunan dan lingkungan (RTBL) dan program-program pembangunan lingkungan permukiman yang komprehensif, terpadu dan berkelanjutan dengan mengedepankan prinsip-prinsip perencanaan partisipatif dan pendekatan Tridaya (yaitu keterpaduan antara pembangunan sosial, ekonomi, dan lingkungan) yang merupakan aktualisasi dari prinsip-prinsip pembangunan berkelanjutan (sustainable development) sebagai upaya untuk meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM). 
(Eka Mariya Cahyadi, Askot UP Kab Demak)
 

Saturday, March 1, 2014

Antoine Griezmann

Di dalam dunia sepakbola, tiap tahun muncul ratusan orang bibit baru meskipun yang terkespos media hanya beberapa orang saja.  Dan dalam bulan februari 2014 ini, salah satu bintang baru yang menjadi sorotan media adalah Antoine Griezmann.  Pemain muda Perancis kelahiran 21 Mar 1991 ini mencuat saat Real Sociedad menaklukkan Barcelona, 22 Februari 2014 dengan mencetak satu gol dan satu assist yang membuat Barca takluk 1-3.

Akselerasi dan larinya yang cepat membuat pemain dengan  posisi utama di sayap kiri atau penyerang ini  membuat pelatih Prancis, Didier Deschamps  tak ragu untuk memanggil Griezmann  dalam  laga persahabatan kontra Belanda, 15 Maret 2014

Kegemilangan Griezmann  yang tampil konsisten di  La Liga musim ini membuat banyak klub top Eropa meminatinya.   Pemain 22 tahun ini telah mencetak 15 gol di La Liga, hanya kalah dari gol Cristiano Ronaldo dan Diego Costa. Menurut surat kabar Catalan, Sport, setidaknya ada 4 klub yang mengincar tanda tangan pemain ini. Klub-klub tersebut adalah Juventus, Paris Saint-Germain, Real Madrid, dan Arsenal.

Semoga saja permainan Antoine Griezmann semakin matang sehingga bisa menjadi bintang dan mampu mengangkat Perancis di kancah sepakbola internasional


Berita terkait: