Saturday, March 23, 2013

Earth Hour 2013

Bukan bermaksud melawan pemikiran global jik malam ini saia tidak ikut merayakan malam gelap-gelapan yang bertajuk Earth Hour. Sebagaimana banyak disampaikan oleh media bahwa pada malam minggu terakhir di bulan maret setiap tahunnya diperingati sebagai hari gelap-gelapan/  Earth Hour.

Memang untuk ikut berpartisipasi  Earth Hour, kita tidak harus dengan mematikan lampu saja, tapi bisa juga dengan mematikan peralatan yang menggunakan listrik selama kurang lebih satu jam. Harapan yang ingin diusung dengan adanya  Earth Hour ini adalah bahwa kita harus ingat bahwa sumber daya alam yang digunakan untuk menerangi bumi ada batasnya sehingga kita harus berhemat. 

Selain itu agar kita juga ingat bahha banyak saudara kita yang merayakan Earth Hour bukan hanya sekali setahun selama 1 jam, justru mereka merayakan Earth Hour selama 350 hari pertahun  3 jam sehari dengan dalih pemadaman bergilir atau memang karena tidak memiliki sambungan listrik

Semoga saja kegiatan ini tidak hanya berlangsung secara seremonial saja, tapi benar2 bisa dijadikan sebagai gerakan masal dan masif yang benar-benar dilakukan karena kesadaran masyarakat

Wednesday, March 6, 2013

Harlem Shake

Harlem Shake
Bermula dari Sini


Fenomena demam Harlem Shake ternyata bisa mengalahkan demam yang diakibatkan flu burung maupun flu-flu yang lain. Tak kurang ratusan ribu orang sudah membuat video ala Harlem Shake dan diunduh ke internet agar bisa dilihat oleh semua manusia yang tinggal di bumi. Berbagai kreatifitas mereka kembangkan agar video yang mereka ungguh memiliki penampilan yang unik, lucu dan bisa menarik perhatian para penonton.

Kira-kira, diantara temans2 adakah yang tahu awal mula dari demam yang indah ini? ternyata sejarah ini bermula dari sini:


 Akhir Juni tahun lalu, seorang disk jockey kurang terkenal di Brooklyn merilis lagu electronic dance music (EDM) berjudul Harlem Shake. Dia merilis lagu tersebut di website gratisan tanpa banyak keriuhan.

Tapi, di awal Februari 2013, Harlem Shake telah menjadi fenomena massa selevel Psy, penyanyi Gangnam Style. Orang-orang dengan gaya apa dan latar belakang apa pun melakukan Harlem Shake.

Kini, di YouTube, telah ada lebih dari 100 ribu posting-an video Harlem Shake. Ketika Billboard mengubah kriteria lagu-lagu ngehit dengan memasukkan data YouTube dalam sepekan, Harlem Shake meroket menjadi nomor satu dalam daftar 100 lagu hot.

Hal yang lucu adalah video Harlem Shake milik Baauer sendiri tidak pernah ada. Di YouTube, yang ada hanya versi resmi dalam bentuk audio, yang telah dilihat orang 14 juta kali.

Nasib baik terjadi setelah versi dansa Harlem Shake, yang dibuat komedian Filthy Frank di YouTube, menjadi virus pada 2 Februari. Video Harlem Shake versi Frank mencatat 17 juta penonton dan membuat ratusan ribu orang lainnya meniru dan membuat video Harlem Shake versi masing-masing. Bahkan ada lebih dari 70 video Harlem Shake yang dilihat sekurangnya 1 juta orang.

Karena YouTube mengizinkan artis, label rekaman, dan publisher untuk mengukur nilai uang dari lagu melalui layanan konten ID, Baauer akhirnya mampu meraih pendapatan dari versi orisinal dan dari versi cover-nya. Namun, beberapa orang yang berkecimpung di industri musik mengatakan bahwa aliran uang tidak akan bertahan. "Lebih baik tidak menghentikan pekerjaan sehari-hari mereka," kata Jamie Kitman, seorang manajer di OK Go.

Tapi, Matt Johnson, seorang musikus grup rock Matt and Kim, mengatakan, kemasyhuran Harlem Shake pantas ditujukan kepada Baauer. Dia pun mengaku menyukai lagu Harlem Shake. "Ada energi tertentu yang diciptakan dalam 30 detik yang merupakan bagian dari lagu dan video-video lainnya. Anda tidak perlu memiliki keterampilan menari atau belajar dengan rutinitas yang lama," kata dia.

Matt and Kim mem-posting video Harlem Shake versi sendiri pada 11 Februari lalu. Kini, video mereka telah dilihat oleh 9 juta penonton. (http://www.tempo.co/read/news/2013/03/03/112464751/Harlem-Shake-Mendunia-Begini-Awal-Ceritanya)