Sunday, August 30, 2009

Teroris Berjenggot, Bersurban dan Bercadar

Teroris Berjenggot, Bersurban dan Bercadar


Alkisah di suatu desa pada suatu hari, tampak tua muda, laki perempuan anak bapak sedang berkumpul di depan sebuah rumah. Rupanya mereka sedang mengusir sebuah keluarga yang sudah menjadi tetangga mereka selama 3 bulan. Keluarga tersebut diusir karena yang lelaki memiliki jenggot, memiliki hobi memakai surban dan istrinya seorang perempuan berjilbab. Alasannya adalah karena takut mereka adalah terorisnya polisi yang memang diasosiasikan seperti itu.

Malam harinya mereka berkumpul di rumah Pak RT yang sedang mengadakan syukuran karena tidak jadi dipenjara. Memang Pak RT yang juga seorang pegawai negara sedang tersandung masalah terkait dengan korupsi yang dilakukannya. Sebenarnya warga desa tau kalau Pak RT koruptor, tapi karena sering diundang makan-makan merekapun tidak mempermasalahkannya.

Lain halnya di keluarga Pak Supri. Pak Supri sedang memarahi anak pertama dan keduanya. Si anak pertama, seorang anak laki-laki pendiam dimarahi karena sering mengikuti kegiatan di mushola. Anak kedua seorang perempuan yang ingin memakai kerudung juga dimarahi karena takut di kira teroris.
Sedang asyik-asyiknya marah, tiba-tiba anak bungsunya datang untuk berpamitan kepada Pak Supri. Di lihat dari pakaiannya yang hanya menggunakan kaos tanpa lengan dan celana pendek kayaknya dia ingin nongkrong di alun-alun yang berada di dekat rumah. Pak Supri pun tersenyum dan memberikan uang saku kepada anak bungsunya.

Begitulah bangsa kita saat ini. Mereka cenderung membenci orang karena cara berpakaian yang menurut mereka berbeda dengan orang kebanyakan. Akan tetapi mereka tidak membenci orang lain yang kelakuannya memperihatinkan karena dia berpakaian sama (bahkan lebih bagus).

Orang tua sekarang lebih suka anak perempuannya keluar rumah memakai pakaian seksi daripada pakaian yang menutup aurat + kerudungnya. Mereka lebih suka kalau anaknya nongkrong di kafe atau tempat hiburan malam daripada di masjid atau mushola.

Dan kitapun hanya bisa prihatin serta mengelus-elus dada
(dadanya sendiri tentunya)....!!!!

Thursday, August 27, 2009

Jual Pulau Murah Banget

Jual Pulau Murah Banget
(sebuah pencerahan ke 100 dari Kata Hati)


Suatu anomali terjadi dalam perjalanan bangsa kita. Nenek moyang kita berjuang untuk merebut dan mempertahankan seluruh wilayah nusantara, termasuk gugusan pulau pulau kecil yang ada didalamnya. Berbekal keris, pedang, tombak serta tameng mereka berjuang membela embrio negara Indonesia yang mulai dilirik oleh mata binal orang-orang Eropah.


Pendahulu kita setelah generasi nenek moyang yang diberi tugas merebut kembali dan mempertahankan kepulauan nusantarapun berjuang dengan sepenuh tenaga. Dengan peralatan seadanya mereka melawan Belanda, Jepang serta Sekutu yang bersenjatakan modern. Beribu-ribu nyawa dijadikan tumbal demi tugas mulia tersebut.

Dan kini dijaman kita, pulau pulau gugusan Nusantara yang dulu dimiliki, direbut orang, direbut kembali dan pertahankan satu persatu mulai hilang. Dengan berbekal "seragam institusi" serta koneksi internet, Pulau tersebut dijual dengan harga yang sangat murah.

Jadi teringat dengan anekdot akan keadilan Tuhan. Alkisah, saat Tuhan menciptakan dunia seisinya, para Malaikat melakukan protes:

"Wahai Tuhanku, kenapa Engkau berlaku tidak adil dalam menciptakan alam semesta ini ? ", protes malaikat

"Berlaku tidak adil bagaimana...? " tanya Tuhan sambil tersenyum

"Disana Kau ciptakan suatu daerah yang tandus, cuaca yang tidak bersahabat, kering, ada yang sangat dingin serta memiliki 4 musim yang menyusahkan. Namun di dekat Samudra Hindia kenapa engkau ciptakan suatu gugusan pulau yang indah, sangat subur, hanya memiliki cuaca yang hangat dan sedikit dingin, banyak tempat yang indah".

Dengan bijaksana Tuhan pun menjawab: "Aku memang telah menciptakan daerah yang alamnya sangat buruk serta sangat baik, akan tetapi jangan salah. Ditempat yang alamnya buruk tersebut akan aku tempatkan Makhluk bernama manusia yang pintar sehingga mereka bisa merekayasa alam untuk ditinggali dengan nyaman. Sedangkan di tempat yang indah, Aku akan menempatkan manusia yang bodoh dan serakah".

Dan sekarang benar-benar terbukti.......!!!!!!

Tuesday, August 25, 2009

Malaysia, Truly Indonesia

Malaysia, Truly Indonesia.



Lagu Rasa Sayange, yang merupakan lagu daerah dari Maluku diklaim oleh Malaysia. Sebagai saudara tua, kita turut gembira.

Reog, yang merupakan kebudayaan asli Ponorogo dikatakan oleh Malaysia sebagai kebudayaan mereka. Kita harusnya tersenyum mendengar pengakuan dari saudara muda kita.

Batik yang merupakan kerajinan asli negara kita, disebut sebut malaysia sebagai kerajinan mereka. Kitapun ikut berbahagia mendengarnya.

Dan lagi lagi, Tari Pandet yang hampir semua wisatawan di dunia tahu berasal dari Bali diperkenalkan oleh malaysia sebagai milik mereka. Lagi-lagi kita turut merasa bangga.


Dengan adanya klaim dari Malaysia, kita seharusnya bangga karena mereka memproklamirkan diri untuk bergabung dengan Indonesia. Orang malaysia yang mengklaim lagu Rasa Sayange ingin bergabung dengan Maluku. Adalagi yang ingin menjadi bagian dari propinsi Jawa Timur karena mupeng dengan Reog-nya. Sebagian lagi merasa menjadi bagian dari propinsi Jawa Tengah dan Bali karena tertarik dengan budayanya yang telah mendunia.

Sekali lagi kita harus mengapresiasikan niat Malaysia untuk bergabung dengan Indonesia tercinta.

Selamat datang saudaraku ke haribaan ibu pertiwi, ke pangkuan Sang Merah Putih yang tegak berdiri

Friday, August 21, 2009

Met puasa buat semua

Selamat menunaikan ibadah puasa

Hari ini, jumat 21 agustus 2009 merupakan hari yang bersejarah bagi umat Islam. Besuk adalah hari yang sangat dijanjikan oleh Tuhan sebagai awal bulan yang penuh berkah.

Semoga ibadah kita ditahun ini lebih baik dari pada tahun kemarin. Dan semoga saja toleransi terbalik tidak terjadi lagi. Kalau tahun-tahun kemarin orang puasa memberi toleransi pada orang yang tidak puasa.

Kali ini saya memohon kepada saudara saudaraku yang tidak puasa untuk memberikan penghormatan berupa kesempatan dan toleransi kepada saudaraku yang berpuasa.

Dan tak lupa saya mengucapkan mohon maaf kepada rekan-rekan semua.
Selamat menunaikan ibadah puasa di bulan Ramadhan 1430 H.

Tuesday, August 18, 2009

Beruntunglah kita

Beruntunglah Kita


Beruntunglah kita hidup pada masa kini, dimana negara kita sudah merdeka secara fisik. Tidak ada lagi penjajahan secara harfiah terhadap pribadi-pribadi kita.

Beruntunglah kita karena tidak pernah ikut memanggul senjata, mempertaruhkan nyawa kita untuk mengusir penjajah.

Beruntunglah kita bisa melihat film-film sejarah perjuangan bangsa sampil cekakak-cekikik tanpa merenungkan betapa susahnya berjuang demi sebuah keyakinan.

Beruntunglah kita bisa melihat kabar saudara-saudara kita dibelahan benua lain hanya dalam waktu sepersekian detik.

Beruntunglah kita bisa membaca dan menulis sehingga mampu mengukir jejak-jejak jaman di papan monitor

Beruntunglah kita karena masih memiliki keyakinan yang membara di dada.

Setidaknya kita lebih beruntung dibandingkan dengan saudara-saudara kita yang kurang beruntung dibandingkan kita.

Tapi jangan sampai keberuntungan melenakan kita......

Friday, August 14, 2009

Menunggu Email dari Nurdin M Top

Menunggu Email dari Nurdin M Top



Sebuah situs yang beralamat di bagustv.com sontak menjadi terkenal layaknya blog mas Bushro karena menampilkan sesuatu yang berhubungan dengan aktivitas Nurdin M Top. Pada suatu pagi yang cerah, pengelola bagustv.com yang bernama Bagus Febrianto Wibowo menerima email dari seseorang yang mengaku Nurdin M Top. Dan tanpa melalui pertimbangan yang panjang, layaknya email-email lain yang masuk ke websitenya, bagus segera menampilkan email tersebut.

Tanpa dinyana dan tanpa diduga, kemunculan email dari Sang Gembong teroris tersebut membuat masyarakat geger dan berdatangan di situs yang dimiliki pelajar SMKN 2 Jember itu. Dan saya yakin, semenjak tampilnya email tersebut, situs yang menampilkan video streaming dari beberapa stasiun televisi dan radio tersebut mendapat limpahan berkah dari trafic pengunjung.

Yang saya sesalkan, kenapa mas Nurdin yang memang TOP tersebut tidak mengirimkan email ke saya. Andaikata email tersebut ditujukan ke saya, dengan senang hati saya akan menampilkan ke blog "kata hati" ini dengan gratis. Oleh karena itu saya berharap agar mas Nurdin segera mendapat pencerahan dengan bertobat yang bisa dilakukan dengan mengirim email ke saya untuk saya umumkan ke khalayak ramai melalui blog saya ini.

ayo Mas Nurdin, Ku tunggu TOBATMU....!!!!

Saturday, August 8, 2009

Ketidakmungkinan yang tidak mungkin ada

Ketidakmungkinan
yang Tidak Mungkin Ada




Alkisah, di depan Raja, pejabat dan rakyat kerajaan Majapahit, Gajah Mada berdiri menghunuskan kerisnya dan bersumpah:

"Saya Gajahmada bersumpah atas nama almarhum ibu saya: Bahwa nanti akan ada benda mati berbentuk kotak yang bisa bicara. Dan apabila sumpah saya salah, maka saya bersedia untuk tidak makan buah palapa seumur hidup saya", Katanya dengan penuh berapi-api.

Mendengar sumpah tersebut karuan saja lawan-lawan politiknya yang kemarin kalah dalam pemilihan mahapatih (bahkan sampai menggugat ke Majelis Konstitusi Majapahit/MKM) tertawa dan mengejeknya

"Gajahmada gila....Baru memenangkan pemilihan Mahapatih versi hitungan cepat Panitia Pemilihan Mahapatih (PPM)saja udah mabuk", Kata Ra Semi sambil mencibir.

"Benar. Konsentrasi saja untuk menghadapi gugatan kami, jangan malah membicarakan hal-hal yang konyol dan tidak mungkin...!!!!", Ra Kuti menimpali sambil tertawa terbahak-bahak.
(Terinspirasi dari sebuah tulisan di Open Minds-Mini Magz beberapa tahun lalu)


Jika kita pada saat itu ikut menyaksikan dan mendengarkan Sumpah Palapa yang diucapkan oleh Gajahmada, apa yang kita lakukan ?
Saya yakin, hampir 90 % dari kita akan mengikuti jejak Ra Semi dan Ra Kuti yang mencemooh dan mengatakan bahwa isi sumpah tersebut hanyalah suatu bualan karena tidak akan mungkin ada benda mati berbentuk kotak yang bisa bicara sendiri.

Tapi karena kita hidup di jaman saat ini, maka kita justru mentertawakan Ra Kuti dan Ra Semi yang telah menghina dina Gajah Mada. Karena apa? Karena Sumpah Gajah Mada yang dulu dianggap imposible, tidak mungkin kini menjadi kenyataan. Saat ini, hampir di setiap rumah terdapat benda mati berbentuk kotak yang bisa bicara. bisa radio, televisi, HP, Speaker atau benda-benda tak bernyawa yang lain.

Dari cerita tersebut saya dapat sedikit menyimpulkan bahwa ketidakmungkinan (imposibility) hanya terjadi dalam pikiran manusia karena adanya keterbatasan kita (manusia) dalam mengoptimalkan kinerja indera kita.


Di dalam buku The Power of Kepepet di tuliskan bahwa salah satu cara untuk melawan dan merubah ketidakmungkinan akan suatu hal yang ada dalam pikiran kita adalah merubah rasa nyaman yang ada dalam diri kita menjadi tidak nyaman (kepepet).

Dalam kondisi normal, kebanyakan manusia (yang kondisi keuangannya terbatas) akan mengatakan tidak mungkin apabila ditantang untuk menyediakan uang tunai 100 juta dalam waktu 5 jam. Akan tetapi apabila ada salah satu anggota keluarganya yang mengalami kecelakaan sehingga kritis dan memerlukan operasi dengan biaya 100 juta yang harus dipenuhi dalam waktu 5 jam, saya yakin tidak akan keluar kata tidak mungkin dari mulutnya. Dia akan mengoptimalkan potensinya untuk menggunakan berbagai cara yang oleh sebagian orang dianggap tidak mungkin menjadi suatu hal yag benar-benar terjadi.


Pencerahan kita kali ini adalah agar kita senantiasa menjauhkan kata "tidak mungkin" dari pikiran kita. Ketidakmungkinan akan berubah menjadi kenyataan apabila kita bertindak dan berusaha dengan keras mengoptimalkan potensi yang ada pada diri kita.

Lebih baik berbuat dan gagal daripada gagal untuk berbuat...!!!!!


(Tulisan ini saya buat untuk diikutkan dalam Blog Contest Nothing Impossible / Tak Ada yang Tak Mungkin yang diadakan oleh Dindasmart [dot] Com)

Tuesday, August 4, 2009

Mbah Surip Meninggal Dunia

Mbah Surip Meninggal Dunia.

Terhitung sejak hari ini selasa, 4 Agustus 2009 kita tidak bisa mendengar tawa renyah dan ungkapan 'I love you pull' langsung dari pemiliknya. Yach, sekitar pukul 10.30 tadi, Mbah Surip (Surip Ariyanto) meninggal dunia. Pelantun lagu 'Bangun Tidur' dan 'Tak Gendong' tersebut dilarikan ke RS dalam keadaan meninggal dan diduga karena penyakit jantung.

Semoga arwahnya diterima di sisi-Nya. Dan semoga kesederhanaan dan lagu-lagunya tetap menjadi pencerahan bagi kita semua. Amien

Aburizal Bakrie, Surya Paloh dan Yudi Chrisnadi

Aburizal Bakrie, Surya Paloh dan Yudy Chrisnadi merupakan tiga serangkai Jilid II yang akan mengguncangkan dunia perpolitikan di indonesia. Setelah pertarungan Tiga Serangkai Jilid I (Sby, mega dan JK) yang anti klimaks, pertarungan Tiga Serangkai Jilid II akan menjadi pertarungan yang sangat seru.

Meskipun hanya memperebutkan kursi ketua partai, akan tetapi diramalkan menyuguhkan pertarungan politik tingkat tinggi. Apalagi partai Golkar, dimana bercokol politikus-politikus kelas wakhid di negeri kita. Tidak seperti partai partai lain yang mengaku menganut nilai-nilai demokrasi tapi kenyataannya hanya khultus individu, perebutan kursi ketum Partai Golkar akan menyajikan trik dan manuver politik yang dapat kita pelajari bersama.

Semoga saja pertarungan Tiga Serangkai Jilid II mampu memberikan pencerahan berupa tontonan dan tuntunan yang berkualitas bagi kita. Amien