Friday, February 27, 2009

Tukang Nggame

Tukang Nggame


Baru 3 bulan aktif ngeblog, ternyata tidak seperti yang ane bayangkan. Dunia perblogan ternyata dipenuhi oleh banyak hal antara lain lomba-lomba yang hampir tiap bulan ada. Dari lomba tulis review, lomba tebak gambar, sampe lomba SEO yang merupakan saripati dari perblogan.

Kali ini saya tertarik dengan berbagai lomba yang berkaitan dengan SEO. Awalnya saya tahu ada lomba kayak gini pada saat ada Busby SEO Contest dan pada saat itu saya mendukung Mb Evyta. Dilanjutkan dengan SEO contest Kampanye Damai Pemilu Indonesia 2009 dan saya sendiri mencoba berpartisipasi. Dan yang terakhir adalah adanya kontest SEO dengan tema Tukang Nggame. Hadiahnya juga cukup lumayan sehingga banyak blogger yang ikut berpartisipasi, termasuk teman saya ini. adapun pengumuman yang tepampang di blog empunya kontest adalah sebagai berikut:

Numpang pengumuman nih, saya sedang membuat lomba seo "kecil-kecilan" dengan tema "Tukang Nggame". Untuk pelaksanaan lomba mulai 21 Februari 2009 - 1 Juli 2009 (pukul 00.00 WIB), keyword yang dioptimasi "tukang nggame".

Peraturan:
1. Situs bisa bebas memakai platform apa saja (joomla, wp, drupal, blogspot dst)
2. Situs peserta tidak berisi materi melanggar hukum (warez, porno judi st).
3. Peserta wajib mendaftar di http://yudhis97.net/topsites dan memasang script dari topsites tersebut
4. Untuk situs non game direkomendasikan memilih kategori non game
5. Pihak yang tidak mendaftar atau melanggar peraturan dianggap gugur atau bukan sebagai peserta.

Pemenang:
Pemenang adalah peserta yang terdaftar di lomba dan menempati posisi 1, 2 dan 3 dengan kata kunci "tukang nggame" di hasil pencarian google.com.

Hadiah:
Juara 1 mendapat hadiah Rp. 1,5 juta
Juara 2 mendapat hadiah Rp. 1 juta
Juara 3 mendapat hadiah Rp. 1/2 juta



Semoga dengan adanya lomba dan kontes seperti ini muncul blogger-blogger baru yang siap menjadi pencerah bagi dunia perblogan. Dan sesuai dengan janji saya, saya akan berkampanye buat teman saya tersebut dengan menyebarkan scrip barnernya.
tukangnggame




Banner Tukang Nggame

Thursday, February 26, 2009

Amenangi jaman instan

Amenangi Jaman Instan

Amenangi jaman instan
Yen ra instan ora keduman


Kata-kata diatas, kendati mirip tapi bukanlah berasal dari pujangga terkenal Ronggowarsito. Itu hanyalah suatu perumpamaan yang secara tidak sengaja tercetus dari kata hati saya yang merasa prihatin melihat situasi dan kondisi pada saat ini.

Memang jaman ini merupakan jaman yang serba instan. Banyak sekali ibu-ibu yang tertolong dan terbantu akan keberanaan makanan instan. Dari makanan yang berupa mi instan, nasi instan, bumbu instan sampai bubur instan semuanya semakin diminati karena kepraktisannya. Kalau dulu untuk memasak makanan yang enak ibu-ibu harus belajar dengan rajin, sekarang tinggal baca petunjuk di bungkusnya, makanan sudah terhidang dengan cepat. Sangatlah aneh dan ketinggalan jaman apabila ada ibu-ibu yang tidak mengenal bahan makanan instan tersebut

Selain dalam hal makanan, fenomena keinstanan juga terjadi dalam perikehidupan yang lain. Dalam bidang kesejahteraan, orang-orang cenderung mencari kerja dan harta secara instan. Korupsi, mencuri, merampok dan merampas hak-hak orang lain merupakan cara yang cepat dan instan dibandingkan dengan bekerja secara konvensional

Di bidang politik, seseorang yang ingin menjadi pimpinan partai atau anggota h(d)ewan perwakilan rakyat tidak harus meniti karir dari bawah. Cukup memanfaatkan keinstanan dengan membagi-bagikan uang kepada yang berkepentingan. Dijamin akan beres segalanya.

Dan ternyata Tuhan maha adil. Jika Manusia cenderung menginginkan cara instan dalam bertindak, ternyata balasan yang ditimpakan kepada mereka juga instan. Mungkin sebelum jaman instan muncul balasan yang diberikan Tuhan kepada Manusia setelah berbuat jahat juga secara konvensional. Bahkan ada anak cucu mereka yang justru menerima akibat dari perbuatan manusia-manusia tersebut. Kini balasan yang menimpa orang yang berbuat jahat tidak harus menunggu tujuh turunan atau menunggu anak cucu mereka lahir, akan tetapi terjadi beberapa saat setelah kejahatan mereka dilakukan.

Lihat saja dengan banyaknya koruptor yang tertangkap, merajalelanya bencana non-alam seperti banjir, tanah longsor dan lain sebagainya. Itu juga menjadi konsekwensi logis dari keinginan manusia yang serba instan.

Oleh karena itu, marilah kita merenung untuk mengintrospeksi diri kita masing-masing. Apakah perbuatan instan kita bisa dipertanggungjawabkan kepada Tuhan atau tidak. Apabila tidak maka BERSIAPLAH....BERSIAPLAH...akan laknatNya yang datang secara instan pula

Monday, February 23, 2009

Pengembara

Pengembara


Yang namanya pengembara, pada jaman dahulu merupakan penampakan yang biasa bin wajar. Sering sekali kakek dan nenek buyut kita melihat pengembara yang mampir ke desa mereka untuk sekedar mampir beli makanan dan minuman atau istirahat saja. Dan biasanya orang-orang menaruh hormat kepada orang yang mendedikasikan hidupnya untuk berkelana, dari suatu tempat ke tempat yang lain untuk menikmati ciptaan Tuhannya.

Pada saat ini, pengembara ternyata tidaklah punah. Banyak juga orang yang (dengan terpaksa) menghabiskan waktunya dijalan. Termasuk dalam hal ini adalah sopir bus/angkutan umum dan kondektur, masinis, nahkoda, kurir maupun orang lain yang memang pekerjaannya berkaitan dengan jalan atau antar mengantar orang dan barang.

Yang menarik, ternyata ada juga orang yang terpaksa menjadi pengembara kendati di perjalanan mereka tidak melakukan suatu pekerjaan pun. Mereka adalah kaum-kaum penglajo/ komuter yang tempat bekerja mereka jauh dari rumah. Berjam-jam waktu yang mereka habiskan untuk sekedar berangkat atau pulang kerja.

Teman saya yang hidup di Jakarta mengatakan bahwa dia harus berangkat ke kantor pagi-pagi (abis subuh), jadi sekitar jam 5-an dan sampai kantor jam 8 kurang dikit. Sore harinya dia pulang jam 4 dan paling cepat sampai di rumah jam 8 malam. Jadi kalau dihitung waktu yang dihabiskan di jalan untuk berangkat dan pulang kerja adalah 7 jam (sama dengan waktu mereka kerja dikantor). Bayangkan saja, waktu mereka yang hanya dibatasi 24 jam sudah dihabiskan 14 jam di perjalanan dan dikantor. Tinggal 10 hari yang digunakan untuk istirahat dan bercengkerama dengan keluarga mereka.

Harusnya pengembaraan mereka di jalan bisa dikurangi apabila pemerintah bisa mengatur dan menyediakan sarana transportasi yang aman dan nyaman. Kemacetanlah yang memaksa orang-orang tersebut untuk menjadi pengelana dan pengembara. Kemacetan yang timbul karena kesemrawutan yang sebenarnya mereka sendiri juga ikut menciptakan (meskipun secara tidak langsung dan tidak sadar).

Semoga pemerintah bisa menciptakan pola transportasi yang ramah bagi warganya, semoga pengorbanan pengembara-pengembara tersebut tidak sia-sia dan semoga ungkapan keprihatinan saya pada mereka bisa dijadikan sebagai pencerah bagi kita semua
Amien


Nb: tulisan mengenai kemacetan akan segera dibuat dengan cara seksama dan dalam tempoh yang sesingkat-singkatnya

Thursday, February 19, 2009

Kekerasan di Markas Polisi

Kekerasan di Markas Polisi
(Ketika handpone bersaksi)



Minggu ini banyak diantara kita dihebohkan oleh adanya aksi-aksi kekerasan yang terekam dalam kamera hp. Aktor-aktor video 3gp itu beragam, dari pelajar sampai dengan polisi.


Berita terakhir adalah beredarnya video kekerasan yang dilakukan oleh oknum anggota polisi di Palu. Tampak pada rekaman itu seorang polisi dipukuli oleh rekan/seniornya
baik dengan tangan kosong maupun dengan sandal.

Terlepas dari kejadian tersebut direkayasa atau tidak, yang namanya pemukulan termasuk tindakan kriminal (kata salah seorang petinggi polisi terkait penangkapan pemain sepakbola yang sedang berkelahi dilapangan). Yang pasti, tindakan kekerasan termasuk pemukulan adalah tindakan yang tidak terpuji. Apalagi tindakan tersebut dilakukan oleh anggota polisi yang seharusnya menjadi pengayom dan pelindung masyarakat.

Setelah terbongkarnya video kekerasan polisi Palu itu, mata kita seakan terbuka. Ternyata kegiatan kekerasan yang dilakukan oleh (oknum) polisi tidak hanya terjadi pada saat pembubaran demonstrasi, introgasi atau saat mem-back up penggusuran saja, tapi juga terjadi di dalam markas-markas mereka.

Semoga dengan kejadian ini dapat dijadikan pembelajaran dan pencerahan bagi kita semua. Semoga bapak polisi pengayom kita bisa semakin profesional dalam bertugas. Dan yang paling perlu diingat, kita harus berhati-hati dalam menggunakan alat perekam di hp kita, karena pemburu 3gp berkeliaran disekitar kita

Tuesday, February 17, 2009

Kera

KERA


Ada banyak sekali kera di dunia ini. Ada yang berguna, ada yang jadi rebutan, ada yang menakutkan dan masih banyak lagi kera-kera yang lain.

Keranjang merupakan sesuatu yang berguna bagi kita. Ada keranjang sayur, sampah dan lain-lain.

Pada jaman dahulu, banyak penguasa yang saling memperebutkan kerajaan. Kalau sekarang yg diperebutkan mungkin kerajaan bisnis.

Ada yang tau kera apa yang menakutkan ?
jawabannya adalah kuburan keramat, kali keramat, hutan keramat dan tempat keramat yang lain.

Kalau kera yang paling dibenci ibu-ibu adalah apabila suami mereka keranjingan main judi ato main perempuan.

Ada lagi kera yang suka ngumpet dikamar mandi. Namanya keran air.

Ada juga kera yang bisa menyegarkan tubuh, yaitu keramas.

Sebenarnya masih banyak lagi kera yang lain. Hanya saja daya ingat saya sudah mentok. Saya tunggu pencerahan yang berasal dari kata hati teman-teman semua.

Dan saya berharap teman-teman tetap kerasan apabila mampir ke blog saya

Saturday, February 14, 2009

Pemain Bola dan Pak Polisi

Pemain Bola dan Pak Polisi



Mungkin kejadian ini baru pertama kali di Indonesia, bahkan di dunia. Pemain sepakbola yang sedang berkelahi di lapangan langsung diciduk oleh aparat keamanan aka Pak Polisi. Pertandingan sepakbola yang berlangsung di Stadion Sriwedari Solo tersebut mempertemukan Persis Vs Gresik United. Pemain yang menjadi lakon pada pertandingan dan perkelahian hari itu adalah Nova Zaenal dari Persis dan Bernard Mamadou dari Gresik United. Kapolda Jawa Tengah yang kebetulan menyaksikan langsung pertandingan tersebut langsung terjun ke lapangan untuk mencegah berkembangnya kerusuhan termasuk memerintahkan anak buahnya agar segera menangkap kedua pemain tersebut.

Pasca penangkapan kedua pemain tersebut, terjadi perang argumentasi dan kata-kata dari pihak kepolisian (Kapolda) dan pelaku persepakbolaan nasional termasuk PSSInya. Para praktisi persepakbolaan nasional menganggap kalau tindakan polisi tersebut melampaui batas, sebab pertikaian yang terjadi dalam permainan sepakbola cukup diatasi oleh Komdis PSSI sajah. Akan tetapi sang Kapolda juga berkilah bahwa kejadian itu terjadi pada saat bola mati, sehingga diluar permainan sepakbola. Selain itu, setiap bentuk penganiayaan dan pemukulan masuk dalam katagori tindakan kriminal dan bisa langsung diambil tindakan oleh polisi.

Yang pasti, peristiwa tersebut bisa menjadi refleksi dan pencerahan bagi kita semua. Bukan rahasia lagi kalau di persepakbolaan indonesia yang namanya kerusuhan dan perkelahian sudah menjadi bumbu sehari-hari. Dan selama ini, BLI maupun Komdis PSSI tidak tegas dalam memberikan sanksi kepada pihak-pihak yang terlibat. Misalkan mereka sudah tegas, keesokan hari kemudian terlena oleh loby-loby dari pihak lain yang kemungkinan besar membawa upeti bagi sang penegak disiplin.

Semoga saja seluruh insan persepakbolaan nasional sadar kalau tindakan tindakan kerusuhan tersebut menciderai seluruh hati rakyat indonesia, karena sebagian besar gaji mereka berasal dari pajak rakyat yang masuk dalam APBD. Sudah layaknya kita masyarakatkan Sepakbola Damai. Semoga ketegasan dari Pak Polisi juga bukan hangat-hangat tahi ayam dan bisa dipertahankan sampai kapanpun.

Marilah kita bertindak sesuai dengan kata hati dan nurani yang luhur agar tidak merugikan orang lain di sekitar kita.

Thursday, February 12, 2009

Gedung Baru Buat DPR

Gedung Baru Buat Anggota DPR




Berita sensasional itu datang dari Senayan, tempat anggota dewan yang (katanya) terhormat berkantor. Ditengah hujan bencana yang melanda negara kita, ditengah kemiskinan yang merajalela wakil-wakil rakyat berkeinginan untuk membangun gedung perkantoran baru. Bermilyar-milyar rupiah dana yang dibutuhkan untuk pembangunan itu nantinya akan diambilkan dari APBN.


Bukannya sok usil mau menyampuri urusan orang lain, tapi sebagai salah satu orang yang diwakili, saya tetap menentang pelaksanaan kegiatan itu. Setidaknya untuk saat ini. Toh uang yang akan mereka minta itu juga uang seluruh rakyat, termasuk uang saya, uang anda, uang panjenengan dan uang sampeyan.


Dengan uang yang cukup banyak itu, paling tidak bisa digunakan untuk memberdayakan masyarakat miskin atau pengemis dan anak jalanan yang tiap hari menadahkan tangan menharap belas kasihan dari kita. Belum lagi adanya bencana banjir yang untuk menanggulangi dan mencegahnya juga membutuhkan dana tidak sedikit.

Kalau merasa kantor mereka terlalu sempit, mereka harusnya ingat bahwa ada sekian juta pengangguran yang butuh pekerjaan (belum sampai pada kelas perkantoran). Jika memang kantor mereka kurang nyaman, silahkan berkunjung ke Sidoharjo, tempat korban Lapindo tinggak ditempat yang kurang/tidak layak.


Semoga saja ada anggota d(h)ewan yang (katanya) terhormat yang membaca tulisan amburadul saya ini, sehingga bisa dijadikan sebagai pencerah bagi mereka. Dan semoga isi kata hati saya ini bisa mengetuk perasaan mereka. Amien...

Tuesday, February 10, 2009

Golkar Vs Demokrat

Partai Golkar Vs Partai Demokrat

Sudah menjadi rahasia umum kalau Partai Golkar dan Partai Demokrat besanan yang menghasilkan pengantin terpopuler di Indonesia yaitu SBY-JK. Yang namanya hidup berumah tangga tentu saja ada masa-masa indah, masa sulit dan masalah datang silih berganti (katanya sech, saya sendiri juga belum pernah menjalani)


Salah satu masalah yang muncul menjelang pemilu tahun 2009 ini adalah adanya ketersinggungan dari pembesar-pembesar Partai Golkar sehubungan adanya pernyataan salah satu petinggi Partai Demokrat yang dianggap melecehkan partai Golkar. Terlepas dari kebenaran ucapan tersebut, dunia perpolitikan indonesia bak dilanda gempa bumi. Sampai-sampai SBY sendiri yang harus turun tangan untuk menjernihkan masalah melalui konferensi pers beberapa jam yang lalu.


Di dunia perpolitikan, yang namanya perang kata-kata bukanlah suatu hal yang tabu lagi. Tujuan utamanya adalah untuk memberikan shock terapy bagi lawan-lawan politiknya, sehingga kalah sebelum bertanding. Apalagi saat ini, dimana detik-detik pemilu sudah hampir tiba dan sudah memasuki masa kampanye. Kalau ditinjau dari semboyan Kampanye Damai Pemilu Indonesia 2009, adanya perseteruan antara kedua partai yang paling berpengaruh ini bisa menjadi ganjalan. Apabila massa arus bawah merespon perang kata-kata elit politik mereka dengan perang raga (perang fisik), maka perdamaian yang kita inginkan akan ternoda.


Sudah saatnya kita berpaling pada kata hati kita masing-masing, apakah sesuatu yang akan kita perbuat merugikan orang lain atau tidak. Semoga tulisan yang tak layak baca ini bisa menjadi pencerah bagi kita bersama. Mari kita teriakkan selogan kita bersama:

Menuju Kampanye Damai Pemilu Indonesia 2009......BISA.....!!!

Semarang Kaline Banjir

Semarang Kaline Banjir

Kota semarang yang secara fisik dibagi menjadi 2, yaitu semarang atas dan semarang bawah memang berpotensi untuk mengalami banjir, terutama semarang bawah. Hal itu terjadi karena semarang bawah merupakan daerah tujuan air limpasan dari semarang atas termasuk ungaran dan lain sebagainya.
Fenomena banjir yang terjadi di Kota Semarang sebenarnya sudah terjadi sejak jaman dahulu kala, eh sejak jaman Belanda. Hanya saja pada saat itu belum separah sekarang, sebab daerah Semarang atas termasuk Ungaran dan sekitarnya masih rimbun dengan pepohonan. Selain itu, bangsa Belanda terkenal dengan arsitek dan perancang kota yang bagus dan memiliki disiplin tinggi. Kota Semarang yang memang suudah diprediksikan akan menjadi langganan banjir dibagi menjadi kanal-kanal yang bermuara pada sungai besar yang memang sudah ada.
Seiring dengan meledaknya jumlah penduduk kota Semarang, maka penyimpangan terhadap Rencana Tata Ruang yang ada semakin meningkat. Oleh karena itu banjir yang dulunya hanya di tempat-tempat tertentu menjadi meluas. Disamping itu, mental manusianya yang cenderung primitif yaitu dengan membuang sampah di saluran air membuat bencana ini semakin menghantui.
Sudah saatnya kita meninggalkan ego masing-masing dalam upaya pencegahan banjir. Akan masih banyak lagi proyek-proyek lain apabila banjir sudah teratasi (karena memang bagi sebagian orang banjir harus dilestarikan agar dapat proyek terus), Berhentilah membuang sampah sembarangan, hentikan pembangunan perumahan di Semarang bagian atas, hentikan penyedotan air tanah secara berlebihan dan lain sebagainya.
Pencegahan banjir bukan hanya tanggung jawab pemerintah kota dan akademisi saja, tetapi tugas kita semua. Baik itu warga biasa, ketua RT, RW, LSM maupun Partai Politik. Bukan saatnya lagi partai politik berkampanye dengan mengobral janji atau berkonvoi. Marilah kita berbuat untuk rakyat. Semoga Tahun 2009 ini Semarang bisa bebas dari banjir.

Monday, February 9, 2009

Kampanye Damai

Kampanye Damai Pemilu Indonesia 2009



Wanita memiliki siklus bulanan, banjir memiliki siklus tahunan dan Indonesia memiliki siklus lima tahunan yang disebut dengan Pemilu (Pemilihan Umum). Pemilu hakekatnya adalah penyebaran hak pilih yang dimiliki oleh seluruh Warga Negara Indonesia, baik itu dipelosok kota sampai dipelosok desa (Kayak Pangeran Dangdut ajah). Jadi dalam hal ini kita tidak berkewajiban untuk mengikuti Pemilu.

Masa-masa Pemilu yang bagi sebagian orang mengasyikkan namun bagi sebagian yang lain menakutkan adalah masa-masa kampanye. Masa yang mengenakkan dan mengasyikkan bagi sebagian pemuda karena mereka bisa puas berekspresi dijalanan tanpa gangguan polisi. Dapat bensin dan makan siang lagi.
Akan tetapi, masa kampanye juga bisa menjadi masa yang suram bagi sopir angkot maupun pengguna jalan yang lain. Dengan terpaksa mereka harus mengalah kepada peserta kampanye yang sedang berkonvoi. Bagaimana gak mau mengalah kalau tangan kanan megang stang (motor) dan tangan kiri pegang pedang.

Di tahun 2009 ini, kita semua pasti berharap agar seluruh tahapan pemilu, termasuk masa-masa kampanyenya bisa berlangsung dengan damai. Oleh karena itu tidak berlebihan kalau kita mulai saat ini mengkampanyekan Kampanye Damai Pemilu Indonesia 2009. Tentu kita tidak ingin mengulangi saat-saat suram kampanye di pemilu terdahulu. Bangsa kita semakin beradab, jadi marilah kita memasyarakatkan bahwa Kampanye Damai Pemilu Indonesia 2009 sebagai syarat wajib bagi kita.

Sudah saatnya kita mencatat dan memberi julukan Partai Tidak Beradab apabila dalam kampanyenya sampai timbul pengerahan massa yang membuat lingkungan semrawut, bahkan membawa korban baik itu harta, benda dan nyawa.
Ayo buktikan bahwa anda bernyali........!!!!!!
Semoga dengan kampanye damai dapat menjadi pencerah bagi kita semua

Kunjungan Pak Menteri

Kunjungan Pak Menteri


Ada berita bagus sekaligus menyedihkan: Menko Kesra Aburizal Bakrie akan berkunjung ke Pemalang. Berita bagus karena akan bertemu dengan orang terkaya di indonesia, sedang berita buruknya harus repot membuat persiapan. Seperti biasa dan sudah bisa diduga, kalau ada event atau acara seperti itu yang paling repot adalah teman-teman faskel. Dari sibuk menyiapkan konsep stand, mengisi stand sampai teknik pembongkarannya (heheheheh). Iri juga dengan bigbos, dia bisa dengan santainya menyerahkan tetek bengek persiapan kunjungan ini kepada anak buahnya. Padahal kalau disuruh memilih, saya cenderung minta teteknya daripada bengeknya.

Kesibukan mulai terasa saat H-1, dimana stand sudah berdiri tapi masih kosong belum ada isinya. Akhirnya kami semua menyibukkan diri memasang banner, spanduk serta pernik-pernik lainnya. Meskipun harus bongkar pasang (atas perintah TL) akhirnya selesai sudah persiapan standnya. Setelah tengok kanan-tengok kiri melihat stand tetangga sudah meriah, jadi ngeper sendiri. Akhirnya dengan segela keterpaksaan yang ada bongkar-bongkar tas, ambil laptop langsung mendesain banner bersama om Corel. Setengah jam kemudian langsung dibawa ke tukang cetak dan langsung di print (meskipun dah jam 22.00).

Esok harinya persiapan untuk pemotongan balon. Setelah lingak-linguk tanya kesana kemari akhirnya ketemu juga abang tukang balon. Setelah pesan, kemudian langsung dirangkaikan dan siap untuk diterbangkan oleh Pak menteri. Namun sayang sungguh sayang, satu jam sebelum kedatangan pak menteri balon yang sudah siap disuruh menyingkirkan ke belakang. Usut punya usut ternyata tetangga yang mengisi stand sebelah protes karena mereka tidak kuat beli balon (huwakakakak).


Akhirnya tiba juga Pak menteri. Ternyata Pak menteri sama dengan kita, manusia biasa. Mungkin nasib aja yang membedakan sehingga dia bisa kemana-mana dengan gratis, disambut oleh beratus-ratus orang. Setelah pidato, Pak menteri akhirnya melihat-lihat stand kami yang isinya produk-produk unggulan dari masing-masing desa serta demo tentang pembuatan sarung tenun, pembuatan batik, pembuatan parut kelapa serta pembuatan kaos kaki. (bagi teman-teman yang mau pesan silahken, nanti saya fasilitasi).

Seiring dengan perginya menteri, berkurang sudah kesibukan saya. Sehingga bisa bebas lagi berkunjung ke blog teman-teman. Saya sudah kangen untuk membaca pencerahan-pencerahan dari teman-teman semua.

Saturday, February 7, 2009

Maaf....

Maaf....



Beribu dan beratus maaf harus saya ucapkan kepada teman-teman ngeblog saya. Beberapa hari ini saya belum bisa jeng-jeng ke blog panjenengan semua karena berbagai kesibukan. Dari pertemuan-pertemuan dangan masyarakat tiap malam sampai dengan persiapan kunjungan Menkokesra. Maklum sebagai prajurit rendahan (krocok) saya harus pontang-panting kesana-kemari sesuai kehendak bos.

Belum lagi gaji yang masih ogah nongol (biasanya tanggal 7 hape maraung-raung memberitahu kalo gaji dah di rekening). Dan ternyata kabar terbaru sang gaji baru nongol tanggal 15 besuk karena meskipun bekerja dari awal bulan kontrak yang diakui tangal 13 jan - 14 Feb (huwaaaaa ada yang mau ngasih pinjaman gak ?).

Udah dulu ya, bos saya dah tereak-tereak agar spanduk buat kunjungan pak menteri segera diselesaikan. Nanti saja laporan dan poto-potonya saya postingkan aja biar temen-temen bisa merasakan sibuknya saya.

Sekali lagi saya mohon maaf karena tulisan ini bukan berisi pencerahan yang berasal dari kata hati seperti biasa...


Monday, February 2, 2009

Blog Competition 09

Speedy Vaganza 2009




Blog Competition 2009



Blog Competition 2009 merupakan ajang kompetisi blogging bagi para pecinta Blog di internet. Ajang ini memang sudah sering diadakan di Internet dengan konsep yang menarik, maka dari itu kami mencoba mengadakan kontes serupa di kota Pekalongan. Kita mengangkat tema Blog Competition 2009. Melalui Speedy Vaganza ini kita coba gali lebih dalam kreatifitas para blogger pekalongan melalui kompetisi ini yang sama di Internet.
    Hal-hal yang perlu diperhatikan:
  1. Tema Blog adalah "Speedy Vaganza"
  2. Konten Blog merupakan serangkaian dari acara Speedy Vaganza mulai dari Even Fashion Contest & Miss Speedy hingga Moto Contest.
  3. Blog tidak harus baru, blog lama tidak masalah dan dalam salah satu post-ny terdapat liputan Speedy Vaganza dari tanggal 7-15 Februari
  4. Peserta diwajibkan memasukan logo Blog Kompetisi ukuran 150x53 pixel dan logo FTZ ukuran 150x43 pixel,logo tersebut bisa di download disini > FTZ dan BC09.
  5. Peserta bebas menggunakan template manapun asalkan sesuai dengan tema dan konten Blog.
  6. Daftarkan Blog anda secara Online di Blogger Contest 2009

Bagi rekan-rekan Blogger yang berdomisili di Pekalongan dan hinterland (daerah pinggiran)-nya silahkan berpartisipasi.